Pelatih Anyar Arema Siap Jawab Tantangan Aremania

Milomir Seslija sadar akan tantangan yang diberikan oleh Aremania. Seslija berjanji tampil maksimal untuk menjuarai Liga 1 2019 dengan memanfaatkan komposisi pemain yang ada.

Malang: Pelatih baru Arema FC, Milomir Seslija mengaku siap menjawab tuntutan dari suporter Arema (Aremania) untuk menjuarai Liga Indonesia 1 2019. Oleh karena itu, dia meminta seluruh komponen tim untuk bekerja bersama-sama.

“Saya harus positif menanggapi tuntutan itu (Aremania). Aremania boleh berikan pressure. Tapi saya berharap biarkan pemain Arema menikmati pertandingan agar target musim ini lebih baik dari musim lalu,” kata Seslija dalam konferensi pers, Rabu 9 Januari 2019.

Di sisi lain, pelatih yang akrab disapa Milo ini mengaku telah memahami komposisi pemain Arema untuk musim 2019. Sebab, mayoritas pemain Singo Edan saat ini sama seperti musim lalu.

“Saya menonton pertandingan Arema setelah meninggalkan Madura United musim lalu. Sebanyak 75 sampai 80 persen pemain bertahan. Saya mengapresiasi, itu keputusan yang bagus,” sambungnya.

Sehingga, mantan Pelatih Madura United ini menegaskan, bahwa pemain muda Arema harus diberikan pengalaman bermain. Hal itu untuk menambah jam terbang mereka.

Baca: Pelatih Arema Bakal Terapkan Larangan Makan Nasi Goreng ke Pemain

Seperti diketahui Arema memiliki sejumlah pemain muda gemilang. Sebut saja ada Hanif Sjahbandi, Bagas Adi Nugroho, Muhammad Rafli, Dedik Setiawan, Rivaldi Bawuo, Jayus Hariono, Ahmad Hardianto, dan lain-lain.

“Ditambah dengan pemain senior yang memiliki pengalaman seperti Hamka Hamzah, Dendi Santoso, Hendro Siswanto dan Makan Konate. Arema hanya butuh dua sampai tiga pemain lagi terutama di posisi striker,” tutur Seslija.

Sebelumnya, saat proses negoisasi dengan Arema, Milo mengaku telah merekomendasikan kepada pihak manajemen untuk mempertahankan beberapa pemain senior. Seperti Hamka Hamzah dan Makan Konate.

“Tidak bisa ketika hanya mengandalkan pemain muda, mereka butuh proses. Sebab, saat proses itu, justru biasanya kesalahan terjadi saat pertandingan. Maka dari itu dibutuhkan pemain senior dan berpengalaman,” pungkasnya.

Video: Timnas U-22 Asah Penyelesaian Akhir dan Kekompakan Lini Pertahanan

(ASM)