Ikut Piala Indonesia, PSIS Semarang Buka Peluang Seleksi Pemain Asing

Pesepak bola klub PSIS Semarang, Ibrahim Conteh. (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

Semarang: PSIS Semarang akan menghadapi lanjutan Piala Indonesia menghadapi Persibat Batang pada babak 32 besar Piala Indonesia 2018. Ajang tersebut akan dimanfaatkan sebagai kesempatan menyeleksi pemain baru yang ingin bergabung. 

General Manager (GM) PSIS, Wahyu Winarto mengungkapkan, pihaknya akan menyeleksi para pemain baru dari lokal maupun asing. 

“Bisa jadi ajang seleksi karena beberapa agen sudah menawarkan pemain asing untuk dicoba. Namun semua keputusan nanti menunggu rapat dan program dari coach Jafri Sastra,” ujar Wahyu di Semarang, Rabu 9 Januari 2019. 

Laskar Mahesa Jenar sudah diperkuat beberapa pemain antara lain Joko Ribowo, Fauzan Fajri, Ibrahim Conteh, dan terbaru M Rio Saputro. Dengan demikian, PSIS saat ini masih membutuhkan pemain untuk menghadapi Piala Indonesia. 

Baca: Jadwal Pertandingan Sepak Bola Hari Ini

“Kami segera menggelar rapat untuk menindaklanjuti jadwal Piala Indonesia. Rapat nanti juga membahas langkah strategis seperti apa guna memaksimalkan turnamen tersebut,” tandasnya. 

Video: PBSI akan Tingkatkan Fasilitas Pelatnas

(ASM)

Victor Igbonefo Tinggalkan Persib Bandung

Victor Igbonefo memutuskan pisah jalan dengan Persib Bandung. Dia menuju klub Thailand, PTT Rayong dalam keterangannya via instagram pribadi.

Bandung: Pemain berposisi sebagai bek murni, Victor Igbonefo, dipastikan tidak akan memperkuat Persib Bandung untuk musim 2019 ini. Pasalnya, Victor telah menyetujui untuk bergabung dengan klub asal Thailand, PTT Rayong.

Hal itu diungkapkan Victor melalui akun pribadi di instagram pada Rabu 9 Januari 2019. Sembari mengunggah beberapa foto dirinya berkostum Persib, Victor pun menyampaikan ucapan terima kasih terhadap para petinggi dan manajemen Persib.

“Saya ingin berterima kasih kepada Pak Glenn dan Pak Teddy atas kesempatan yang diberikan saya untuk menjadi bagian dari keluarga persib dan semua kebaikan yang ditunjukkan kepada saya selama satu musim ini. Terima kasih Pak umuh atas kebaikan, perhatianmu dan manajemen yang lain, semua kru pelatih yang membantu saya setiap hari untuk menjadi pemain yang lebih baik dan profesional yang lebih baik,” tulisnya di akun @vicshaga.

Selain itu, pemain naturalisasi ini pun menyampaikan permintaan maaf serta terima kasih kepada suporter Persib, Bobotoh yang telah memberikan dukungan penuh selama semusim berada di Bandung. 

“Kasih yang besar kepada semua pemain, dokter, fisioterapis, dan semua profesional yang bekerja untuk klub, kalian selalu buat aku terseyum.. Terima kasih dari hati dalam untuk Bobotoh atas semua cinta dan dukungan sepanjang musim di saat baik dan buruk Hatur Nuhun,” sambungnya.

Baca: Sukses Boyong Ilham Udin, Bhayangkara FC Masih Bidik Pemain Anyar

Victor pun mengungkapkan jika Persib dan PTT Rayong telah menjalin kesepakatan untuk melakukan transfer. Pasalnya, Victor yang bergabung pada awal musim 2018 diikat oleh Persib selama dua tahun yakni hingga 2020. 

“Persib dan Ptt telah menyetujui persyaratan dan saya akan bergabung dengan Ptt Rayong untuk musim 2019. Doa terbaik saya untuk persib di musim yang akan datang. Terima kasih,” pungkas Victor.

Sementara itu, hingga kini pihak manajemen Persib belum mengeluarkan pernyataan resmi atas kepergian Victor. Manajer Persib, Umuh Muchtar pun masih bungkam atas kepergian pemain pernah berkostum Persipura Jayapura itu.

Video: PBSI akan Tingkatkan Fasilitas Pelatnas

(ASM)

Masih Belanja Pemain, Barito Datangkan Eks Semen Padang

Ahmad Mahrus Bachtiar (kanan) saat meresmikan kepindahannya ke Barito Putera (Instagram/PS. Barito Putera)

Sebelum Mahrus, Laskar Antasari berhasil mendaratkan gelandang Timnas Indonesia Evan Dimas Darmono, serta si kembar Timnas U-16, Bagas dan Bagus Amiruddin.

Jakarta: Barito Putera masih terus melakukan aktivitas belanja pemain jelang musim 2019 bergulir. Kali ini, Barito mendatangkan eks penggawa Semen Padang, Ahmad Mahrus Bachtiar.

Pemain yang berposisi sebagai bek itu resmi direkrut Laskar Antasari, Selasa 8 Januari. Hal itu dipastikan setelah Mahrus menandatangani kontrak di kediaman CEO Barito, Hasnuryadi Sulaiman kemarin malam.

Kesepakatan tersebut pun langsung diumumkan Barito lewat unggahan di akun Instagram-nya. Mahrus Bachtiar diikat kontrak oleh Barito selama satu tahun ke depan.

“Bachtiar merupakan pemain yang bisa ditempatkan di berbagai posisi. Ia bisa bermain di posisi bek tengah maupun bek sayap dengan sama baiknya,” bunyi pernyataan resmi Barito Putera.

Bergabung dengan Barito Putera menjadi comeback Mahrus Bachtiar di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Pasalnya, dalam beberapa musim terakhir mantan pemain Persijap dan Persija itu hanya bermain dengan klub kasta kedua.

Masuknya Mahrus Bachtiar akan membuat pelatih Barito Putera, Jacksen F. Tiago, punya banyak pilihan di lini belakang. Apalagi kehadirannya bisa menambal slot pemain belakang Barito yang melepas sejumlah pilarnya, termasuk legiun asing Aaron Evans.

Barito Putera terus bergeliat berbelanja pemain jelang bergulir Liga 1 2019. Sebelum Mahrus, Laskar Antasari berhasil mendaratkan gelandang Timnas Indonesia Evan Dimas Darmono, serta si kembar Timnas U-16, Bagas dan Bagus Amiruddin.

(REN)

Hari Ini Arema akan Perkenalkan Pelatih Baru

Arema FC akan memperkenalkan pelatih baru hari ini. Milomir Selsija menjadi nama yang paling santer dikabarkan menjadi kandidat pelatih baru Singo Edan.

Jakarta: Arema FC akan memperkenalkan pelatih baru yang dijadwalkan hari ini, Rabu 9 Januari. Kubu Singo Edan rencananya akan memperkenalkan pelatih anyar untuk musim 2019 pada pukul 15.00 WIB di kantor klub.

“Kami mengundang media untuk hadir dalam jumpa pers di Kandang Singa, mulai pukul 15.00 WIB. Apa saja yang akan dikenalkan, tunggu saja nanti kejutannya,” kata Sudarmaji, juru bicara Arema FC dinulik situs resmi LIB.

Arema memang giat mencari pelatih anyar usai melepas Milan Petrovic yang mengawal Singo Edan musim lalu. CEO Arema, Iwan Budianto, pun sempat menyebut ada empat kandidat pelatih baru yang semuanya merupakan pelatih asing.

“Untuk pelatih yang jelas asing dan saat ini ada empat kandidat. Soal nama dan asalnya dari mana saya belum berani ngomong, yang jelas dua orang pernah melatih di Indonesia,” kata Iwan saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sejauh ini, nama pelatih yang santer disebut adalah Milomir Seslija. Dia sudah tidak asing dengan Arema, karena pernah melatih klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Setelah pelatih musim 2019 diumumkan, skuat Arema FC dijadwalkan menggelar latihan perdana pada Kamis 10 Januari 2019. Latihan nanti akan diikuti pemain yang sudah memperpanjang kontrak dan wajah baru.

(REN)

Babak 32 Besar Piala Indonesia: Persija Enggan Remehkan Kepri 757 Jaya

Asisten pelatih Persija Mustaqim jelang hadapi Kepri 757 Jaya di babak 32 besar Piala Indonesia. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Di atas kertas Persija punya kualitas yang jauh di atas Kepri 757 Jaya. Namun, mereka tidak bisa menganggap remeh klub yang musim ini tergedradasi dari Liga 2 itu. Kepri lolos ke babak 32 besar Piala Indonesia usai menyingkirkan salah satu kontestan Liga 1, PSMS Medan. 

Jakarta: Persija Jakarta tidak akan menganggap remeh Kepri 757 Jaya yang akan menjadi lawannya di babak 32 besar Piala Indonesia. Hal itu diutarakan Mustaqim selaku asisten pelatih Macan Kemayoran.

Kepastian Persija bentrok dengan Kepri 757 Jaya diketahui dalam pengundian yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa 8 Januari. Sesi pengundian dihadiri juga oleh Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

Di atas kertas, Persija memang jauh lebih unggul karena berstatus sebagai juara Liga 1 Indonesia 2018. Sedangkan Kepri 757 merupakan tim yang terdegradasi dari Liga 2 Indonesia 2018. Meski begitu, catatan di atas kertas bukan berarti menjadi penentu kemenangan.

“Tetap, sekali lagi siapa pun lawan kami, target awalnya adalah memenangkan pertandingan,” kata Mustaqim seusai latihan Persija di Lapangan PS  TNI Angkatan Udara, Halim, Jakarta.
 

Baca: Alasan PS Mojokerto Putra Boleh Tampil pada Babak 32 Besar Piala Indonesia

“Kami tidak main-main dan lawan juga tidak main-main saat bertemu kami. Kalau terlena dan tidak mempersiapkan diri pasti ada akibatnya,” tambahnya.

Persija Jakarta lolos ke babak 32 Besar setelah menang tipis 1-0 atas Bogor FC yang berstatus sebagai tim Liga 3. Saat itu, gol kemenangan Macan Kemayoran dicetak oleh Osas Saha.

Adapun, Kepri 757 Jaya lolos ke babak 32 besar usai menyingkirkan klub Liga 1 PSMS Medan. Dalam laga tersebut, Kepri lolos usai menang adu penalti 4-3 setelah sebelumnya berhasil menahan tim yang musim ini terdegradasi dari Liga 1 itu dengan skor 1-1 di waktu normal.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ACF)

Alasan PS Mojokerto Putra Boleh Tampil pada Babak 32 Besar Piala Indonesia

Sekjen PSSI, Ratu Tisha. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

PS Mojokerto Putra boleh mengikuti Piala Indonesia. Sekjen PSSI, Ratu Tisha membeberkan alasannya.

Jakarta: Ada yang janggal dalam sesi pengundian babak 32 besar Piala Indonesia. Sebab, nama klub PS Mojokerto Putra (PSMP) masih tercantum sebagai peserta.

Seperti ramai diberitakan sebelumnya, PSMP dianggap Komdis PSSI terlibat pengaturan skor di kancah Liga 2 Indonesia 2018. Dengan begitu, mereka pun diskors selama semusim.

Berdasar hasil pengundian babak 32 besar, nama PSMP masih keluar dan bakal bertemu dengan Borneo FC. Menurut Ratu Tisha Destria selaku Sekjen PSSI, tidak ada yang salah dalam hasil undian tersebut.

“Sanksi untuk mereka (PSMP) untuk kompetisi 2018. Sedangkan, Piala Indonesia yang sedang bergulir ini masuk dalam edisi musim 2018–2019. Jadi, mereka tetap boleh ikut,” kata Tisha usai pengundian babak 32 besar Piala Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Baca: Wasit Terima Rp45 Juta untuk Menangkan Persibara

Sejatinya bukan hanya level klub saja yang disanksi Komdis PSSI atas keterlibatan PSMP dalam pengaturan skor. Tetapi, salah satu pemainnya yang bernama Krisna Adi Darma, malah diskors seumur hidup. 

Babak 32 besar Piala Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 6 Februari. Masing-masing laganya akan dimainkan dengan format home-away atau kandang-tandang.

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Sanksi Tegas Menanti “Klub Nakal” pada Babak 32 Besar Piala Indonesia

Sekjen PSSI, Ratu Tisha. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Sekjen PSSI, Ratu Tisha mengingatkan kembali seluruh klub pada babak 32 besar agar menjalankan pertandingan dengan baik. Sebab, ada sanksi tegas yang menunggu “klub nakal”.

Jakarta: Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menegaskan pihaknya sudah menyiapkan sanksi tegas pada babak 32 besar Piala Indonesia. Hukuman itu, katanya, tertuju untuk klub nakal yang tidak melakoni pertandingan dengan baik.

“Pertandingan babak 32 besar akan lebih ketat. Dan, kami punya regulasinya apabila ada klub yang mengundurkan diri, tidak menyelenggarakan pertandingan dan sebagainya,” kata Tisha seusai pengundian babak 32 besar Piala Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Babak 32 besar Piala Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 6 Februari. Masing-masing laganya akan dimainkan dengan format home-away atau kandang-tandang.

Dengan besarnya antusiasme suporter terhadap klubnya yang bertanding, tidak mustahil kendala seperti ricuh antarpendukung atau ketidakpuasan terhadap keputusan wasit bakal mengganggu pertandingan.

Baca: Wasit Terima Rp45 Juta untuk Menangkan Persibara

Jika sudah begitu, biasanya klub yang terkait malah tidak menyelesaikan pertandingan atau bahkan menolak menyelenggarakan laga. Merespons itu, Tisha mengatakan sudah ada sanksi tepat untuk klub pelakunya.

“Sanksi tidak hanya berupa kekalahan dan berupa denda. Kemudian, klub itu juga bisa dinaikkan ke Komite Disiplin apabila dinilai ada unsur kesengajaan,” tegas Tisha. 

Agar terhindar dari sanksi dan segala kemungkinan buruk yang tidak diinginkan, Tisha menyarankan agar tiap klub peserta babak 32 besar mempersiapkan diri dengan baik. Dia berharap semua peserta mau menghargai tim-tim yang telah gugur pada fase sebelumnya.

“Kita harus hargai usaha klub-klub yang telah terhenti di babak 128 besar dan 64 besar. Mereka tidak main-main dalam mempersiapkan tim,” tutup wanita 33 tahun itu.

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Bantu Klub Seleksi Pemain, PSSI Buat Aturan Baru pada Babak 32 Besar Piala Indonesia

Sekjen PSSI, Ratu Tisha. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

PSSI memberikan kebebasan setiap klub melakukan perombakan pemain pada babak 32 besar Piala Indonesia. Kondisi itu terus berlanjut hingga fase delapan besar.

Jakarta: PSSI memperbolehkan klub peserta mendaftar ulang 30 pemainnya pada babak 32 besar Piala Indonesia. Aturan baru itu sengaja dibuat agar masing-masing tim bisa menyeleksi pemain anyar untuk menyambut kompetisi musim 2019.

“Penting untuk semua klub melakukan persiapan sebelum liga (2019) dimulai. Dengan begini, klub bisa melakukan uji coba dan meramaikan seleksi yang ada di daerah,” ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, di Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Dijelaskan Tisha lebih lanjut, bongkar pasang komposisi pemain juga akan tetap diberlakukan pada babak 16 besar dan babak delapan besar. Namun, pada fase itu, perombakannya sudah dibatasi hingga tujuh pemain saja. 

“Jadi, sejak semifinal hingga final, klub peserta sudah punya 23 pemain yang tepat,” kata Tisha.

Sementara itu, Tisha juga memaparkan masing-masing peserta babak 32 besar boleh memainkan pemain asing yang mereka miliki ataupun yang ingin diseleksi. Namun, syarat penggunaannya di tiap pertandingan tetap menggunakan regulasi awal, yakni 3+1 (tiga pemain non-Asia dan satu pemain Asia).

Baca: Wasit Terima Rp45 Juta untuk Menangkan Persibara

“Untuk tim yang terdegradasi di Liga 1 juga boleh mendaftarkan pemain asing di babak 32 besar. Asal, dia sudah disahkan lewat Liga 1 musim lalu,” tutup Tisha.

Babak 32 besar Piala Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 6 Februari. Masing-masing pertandingannya akan bergulir dengan format home-away atau kandang-tandang.

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Hilman Syah Siap Bersaing Demi Slot di Timnas U-22

Kiper PSM Makassar, Hilman Syah. (Foto: psmmakassar.co.id)

Pemanggilan ini tak lepas dari kerja keras Hilman Syah memperkuat beberapa laga terakhir PSM di Liga 1 Indonesia 2018.

Makassar: Penjaga gawang asal Kabupaten Jeneponto yang memperkuat klub PSM Makassar mendapatkan panggilan mengikuti seleksi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22. Dia bernama Hilman Syah.

Kesempatan tersebut direspons dengan ucapan syukur oleh Hilman yang lahir pada 24 April 1997 silam. Menurut dia, pemanggilan ini tak lepas dari kerja kerasnya memperkuat beberapa laga terakhir PSM di Liga 1 Indonesia 2018.

“Saya sudah dihubungi orang PSSI (untuk ikut seleksi). Saya tidak dapat berkata apa-apa selain mengucap syukur kepasa Allah SWT,” kata Hilman seperti dikutip Antara.
 

Klik: Godin Siap Merapat ke Inter

Diutarakan Hilman lebih lanjut, pemanggilan tersebut sangat penting bagi kemajuan karier meski tahapnya masih seleksi. Terlebih lagi, dia sedang menjadi kiper andalan PSM karena Rivky Mokodompit dilanda cedera.

Kendati demikian, cita-cita Hilman untuk memperkuat timnas tidak mudah begitu saja. Sebab, terdapat kiper beken lain yang dipanggil pelatih Indra Sjafri. Tiga di antaranya Satria Tama (Madura United), Awan Setho (Bhayangkara FC) dan M. Riyandi (Barito Putera)

“Mereka semua bagus, Satria Tama pernah memperkuat Timnas U-22 tahun lalu. Riyandi dan Awan Setho juga demikian. Tapi, tetap kita akan bersaing secara sehat,” tutup Hilman mengomentari pesaingnya tersebut. (ANT)

(KAU)

Aliran Dana Kasus Pengaturan Skor Diduga Rp600 juta

Juru bicara Satgas Antimafia Bola, Kombes Syahar Diantono (kanan) (Medcom.id/Sunnaholomi Halakirspen)

Dana sebesar Rp600 juta ditransfer beberapa kali. Dana tersebut masih diselidiki lebih lanjut.

Jakarta: Juru Bicara Satgas Antimafia Bola, Kombes Syahar Diantono menyatakan adanya dugaan aliran dana senilai Rp600 juta terkait kasus pengaturan skor. Hal tersebut berdasarkan laporan yang diterima dari Polda Metro Jaya.

“Dalam penyidikan yang ada di Polda Metro total aliran dana ada sekitar Rp600 juta. Itu beberapa kali transfer,” ujar Syahar di Cafe d’consulate, Jakarta Pusat, Sabtu, 5 Januari 2019.

Namun, laporan terkait jumlah aliran dana tersebut masih diselidiki oleh kepolisian. Sementara itu, total laporan terkait pengaturan skor yang diterima pihaknya hingga kini mencapai 278 aduan. 

Sebanyak 60 kasus dari 278 kasus yang dilaporkan sedang diselidiki. Penyelidikan dilanjutkan lantaran adanya dugaan suap, penipuan, penggelapan uang, hingga kasus pencucian uang.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri itu memaparkan, telah ada empat pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Berkas kasus keempat tersangka itu pun segera dilimpahkan ke pihak kejaksaan. 

“Proses kasus ini sudah dalam tahap pemberkasan siap untuk dimasukkan ke jaksa penuntut umum. Dari hasil ini masih ada lagi pengembangannya, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus ini,” paparnya.

Kemudian, ujar Syahar, sebanyak 12 saksi telah dimintai keterangan. Pekan depan kasus tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Video: Polisi akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pengaturan Skor

Kemenpora: PSSI Belum Perlu Dibekukan

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto saat mengunjungi redaksi Media Indonesia (Foto: MI/Angga Yuniar)

Jakarta: Persoalan pengaturan skor di beberapa pertandingan liga sepak bola Indonesia masih menjadi perhatian. Lantaran demikian, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewabroto, menilai Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) belum perlu dibekukan.

“Kami pikir tidak perlu membekukan PSSI, karena sejauh ini tidak ada pelanggaran berat,” ujar Gatot.

Ia memaparkan, kasus kali ini berbeda dengan kasus yang terjadi pada 2015 yang menyeret nama PSSI. Pasalnya, kala itu PSSI dinilai telah melakukan pelanggaran berat. 

Kemudian, PSSI juga tidak menyambut baik tiga surat peringatan yang diberikan dari Kemenpora terkait legalitas Arema dan Persebaya. Padahal, kata Gatot, gelar dua pertandingan Persebaya dan Arema belum memenuhi legalitas sebagai klub.

“Legalitasnya sebagai klub dan peserta kompetisi ternyata dilanggar. Akibatnya itu jadi pemicu pembekuan,” tuturnya.

Mantan Deputi IV Kemenpora itu pun memaparkan adanya sarang praktik perjudian dan pengaturan skor. Sementara itu, pada kasus pengaturan skor kali ini masih ada pertimbangan.

“Kali ini meski ada masalah akut dalam pengaturan skor, kami melihat PSSI ada upaya kooperatif bersama Satgas (Antimafia Bola) menuntaskan pengaturan skor ini,” imbuh dia.

Gatot pun menyatakan, belum ada urgensi dari pemerintah untuk membekukan PSSI. Selain itu, pembekuan terhadap PSSI pada 2015 lalu dinilai telah memberikan dampak tertentu. 

“PSSI jadi lebih terbuka dan persyaratan klub terpenuhi, tapi effort yang dihasilkan tidak sebanding dengan output yang ada. Sehingga kami hitung-hitung kami belum punya alasan untuk membekukan,” pungkasnya.

Video: Persija Cari Pelatih Baru

Nasib Para Tersangka Ditentukan Pada Kongres PSSI

Nasib keanggotaan Exco PSSI, Johar Ling Eng, dan anggota komite wasit, Dwi Priyatno, akan ditentukan pada Kongres PSSI 20 Januari mendatang.

Jakarta: Satgas Antimafia Bola menetapkan empat tersangka, yakni anggota Executive Committee (Exco), PSSI Johar Ling Eng, dan anggota komite wasit, Dwi Priyatno alias Mbah Putih. Anggota Exco PSSI, Gusti Randa menyebutkan keduanya masih menjadi anggota PSSI sebelum dibahas di Kongres PSSI.

“Keanggotaan yang bersangkutan akan diputuskan nanti melalui kongres PSSI,” ucap Gusti, yang ditemui pada diskusi terbuka Sepak Mafia Bola, di d’consulatte, Jakarta Pusat, Sabtu 5 Januari 2019.

Baca juga: Aliran Dana Kasus Pengaturan Skor Diduga Rp600 juta

Gusti juga menjelaskan dalam memberhentikan anggotanya, PSSI memiliki mekanisme tersendiri yakni dengan memutuskan yang bersangkutan pada hanya pada Kongres PSSI.

Selain mengagendakan pembahasan nasib keanggotan Johar Ling Eng sebagai exco PSSI dan Dwi Irianto sebagai komite wasit. Lanjut Gusti, kongres PSSI 20 Januari nantinya PSSI juga akan mengagendakan pembahasan tanggal kick off liga satu.

“Untuk jadwal kickoff Liga satu  juga akan di bahas nanti di kongres,” sambung Gusti.

Sebelumnya, jadwal pasti bergulirnya Liga 1 Indonesia musim 2019-2020 sempat tak jelas. Hal tersebut lantaran padatnya agenda awal tahun 2019 dengan pemilihan presiden pada april nanti, sehingga PSSI mengisyaratkan akan memundurkan bergulirnya kompetisi menjadi setelah pilpres.

Video: Polisi akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pengaturan Skor

Satgas Cium Kejanggalan laga PSS Sleman vs Madura FC

Satgas Antimafia Bola menilai ada kejanggalan pada laga PSS Sleman kontra Madura FC. 

Jakarta: Juru Bicara Satuan Tugas Antimafia Bola, Komisaris Besar Syahar Diyantono, mengungkapkan tim satgas antimafia bola tengah menyelidiki indikasi lanjutan dari kenjanggalan pertandingan PSS Sleman menghadapi Madura FC di Stadion Maguwoharjo pada 6 November 2018. 

“Pekan ini tim satgas antimafia bola tengah menyelidiki pertandingan antara Sleman dan Madura untuk mengetauhi siapa-siapa saja yang teribat, saat ini prosesnya di tingkatkan menjadi penyidikkan dari yang sebelumnya lidik,” ungkap Syahar.

Demi mendalami indikasi pengaturan pada laga tersebut. Satgas antimafia bola telah memanggil dua orang untuk dimintai keteranganya terkait pertandingan PSS Sleman dengan Madura FC. Keduanya yakni Sekjen PSSI Ratu Tisha dan Direktur Utama PT LIB Risha Agung. Dalam pemanggilan keduanya menjelaskan peran dan tugasnya masing masing.

Selain itu Syahar juga mengungkapkan, hingga kini satgas terus membuka laporan dan informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pengaturan skor yang terjadi. Ia juga menambahkan, sejauh ini satgas anti mafia bola sudah menerima 278 laporan masuk dan 60 laporan diantarnya dilanjutkan kedalam tahap penyelidikan. 

“Yang jelas kami masih akan terus bekerja sampai tidak ada lagi laporan dan aduan masyarakat terkait dugaan pengaturan skor, dan  kemungkinanan ada tersangka baru lagi,” kata Syahar.

Secara keseluruhan, sejauh ini tim satgas sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan anggota komite wasit Dwi Irianto alias Mbah putih, anggota Exco PSSI Johar Lin Eng, dan mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto beserta putrinya Anik Yuni Artikasari.

Video: Persija Cari Pelatih Baru

278 Informasi Diterima Satgas Antimafia Bola

Sebanyak 278 informasi terkait pengaturan skor diterima Satgas Antimafia Bola call center

Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Mafia Bola menerima 278 informasi dari masyarakat terkait kasus mafia bola. Informasi ini diterima melalui call center yang dibuka tim satgas sejak munculnya kasus pengaturan skor. Hal ini disampaikan oleh Tim Media Satgas Mafia Bola Polri, Kombes Pol. Syahar Diantono, Sabtu, 5 Januari 2019, di sebuah diskusi di kawasan Jakarta Pusat.

“Satgas tentunya menggali informasi menampung semua informasi terkait adanya dugaan aksi mafia bola. Sudah membentuk call center, Alhamdullilah sampai hari ini sudah ada 278 indormasi yang masuk ke satgas, namun informasi yg masuk itu kami telaah lagi,” jelas Syahar.

Ia juga menjelaskan bahwa dari 278 informasi yang diterima tersebut, pihak Satgas akan melakukan telaah lebih lanjut dan melakukan analisa terkait informasi tersebut apakah dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan atau tidak. Hingga saat ini, pihak Satgas Anti Mafia Bola akan meningkatkan 60 informasi ke tahap penyidikan.

“Dari 278 itu setelah kita analisa yang layak utk menjadu informasi ditindaklanjuti ke tahap penyelidikan ada 60. Ini tim Satgas terus bekerja utk menganalisa itu,” ujar Syahar.

Syahar juga menegaskan bahwa Tim Satgas akan terus bekerja sampai tidak ada lagi aduan yang diterima dari masyarakat. Ia juga meminta masyarakat dan pemerintah untuk terus mengawasi kerja dari Tim Satgas Anti Mafia Bola.

“Satgas akan terus bekerja selama pengaduan dari masyarakat itu masih ada,” tambahnya.

Selain akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat, Tim Satgas Anti Mafia Bola juga sudah menahan 4 tersangka terkait kasus pengaturan skor ini, yaitu Komite Eksekutif (Exco) PSSI; Johar Lin Eng, eks anggota Komisi Wasit PSSI; Priyanto dan anaknya ; Anik Yuni, serta anggota nonaktif Komisi Disiplin PSSI; Dwi Irianto atau Mbah Putih. Keempat tersangka tersebut kini sudah masuk ke tahap pemberkasan dan sudah dilakukan gelar perkara. Syahar mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru.

“Sudah melakukan penahanan, ada 4 tersangka sudah kita lajukan penhanan. Proses dari kasus ini sudah pada tabap pemberkasan, dan sudah dilakukan gelar perkara juga, siap untuk dimajukan ke Jaksa Penuntut Umum. Dari hasil laporan ini, masih ada laporan pengembangannya. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” jelasnya.

Pembentukan Satgas Anti Mafia Bola terbentuk setelah adanya laporan dan pernyataan di media online, cetak maupun elektronik. Selain melakukan penyelidikan, Satgas juga membuka call center bagi masyarakat untuk memberikan informasi dan laporan di nomor 081387003310 baik melalui pesan instan Whatsapp ataupun telepon.

Video: Persija Cari Pelatih Baru
 

Dikontrak 2 Musim, Jafri Sastra Antusias Hadapi Tantangan PSIS Semarang

Semarang: Menghadapi Liga 1 2019, PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak pelatih Jafri Sastra. Juru taktik asal padang tersebut satu-satunya pelatih kepala yang dikontrak jangka panjang di pentas Liga 1. 

Mayoritas klub lebih sering mengikat kerjasama hanya selama semusim. Manajemen Mahesa Jenar pun memberikan target tinggi untuk Jafri Sastra. 

Jafri diharapkan mampu membawa PSIS finish delapan besar di Liga 1 2019. Sementara di tahun berikutnya, tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang itu wajib menembus tiga besar.

“Ya harus optismistis. Yang penting bekerja, dijalani, dan dihadapi dulu. Untuk 2019 kan fokusnya ke 8 besar, ya itu harus dicapai,” katanya saat dihubungi dari Semarang, Minggu 6 Januari 2019. 

Jafri menilai wajar soal target tinggi tersebut dan cukup tertantang. Namun, dia mengakui kompetisi akan semakin sulit, mengingat kompetisi sebelumnya sangat ketat untuk bisa meraih kemenangan. 

“Pastinya kompetisi Liga 1 nanti semakin berat. Dari awal persiapan semua sudah harus bekerja keras,” terangnya. 

Lebih lanjut lagi, PSIS Semarang harus kehilangan penyerang andalanya, Bruno Silva. Pemain asal Brasil itu memilih hengkang dan berpetualang di kompetisi sepak bola Arab.

Jafri mengungkapkan, sudah memiliki gambaran sosok striker asing pengganti Bruno. Meski tak menyebut nama, sang juru taktik berharap penyerang barunya nanti tak kalah bagus kualitasnya.

“Setidaknya kualitasnya seperti Bruno, dan kalau bisa lebih bagus lagi. Kriteria seperti apa sudah saya bicarakan dengan manajemen,” ujarnya. 

Meski demikian, Jafri menegaskan jika siapapun pemain asing yang datang wajib mengikuti rangkaian tes. Tak hanya harus diseleksi, namun juga melalui tes medis.

“Semua yang datang nanti harus trial lebih dulu. Kami tidak ingin hanya sekadar menyaksikan penampilan si pemain dari rekaman pertandingan. Termasuk tes kesehatan juga wajib dilakukan,” tegasnya. 

Video: Persija Cari Pelatih Baru

Hasil Undian Babak 32 Besar Piala Indonesia

Suasana hasil undian Piala Indonesia. (Foto: medcom.id/ Kautsar Halim)

Piala Indonesia sudah memasuki babak 32 besar. Terdapat laga sengit dari hasil undian tadi. Tim manakah yang akan saling bertemu?

Jakarta: Undian babak 32 Piala Indonesia 2018 — 2019 besar telah selesai dilakukan. Perhelatannya berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta pada Selasa 8 Januari.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, turut hadir sebagai salah satu perwakilan yang melakukan undian. Sisanya, dilakukan juga oleh perwakilan sponsor dan wartawan. 

Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 6 Februari. Masing-masing pertandingannya akan dilakukan dengan format home-away atau kandang-tandang.

Persija Jakarta yang berstatus sebagai juara Liga 1 Indonesia 2018 akan bentrok dengan Kepri 757. Macan Kemayoran tentu di atas angin karena Kepri berasal dari Liga 2.

Pertandingan paling sengit diprediksi berasal dari Zona Timur 2 yang mempertemukan Kalteng Putra vs PSM Makassar. Kalteng juara tiga Liga 2 sedangkan PSM runner up Liga 1.

Mojokerto Putra yang disanksi semusim oleh PSSI tetap tampil pada babak 32 besar. Sanksi belum bisa diberlakukan karena Piala Indonesia tergolong kompetisi musim 2018.

Baca: Selain Saddil, Ini Deretan Pesepak Bola Indonesia yang Pernah Berkiprah di Malaysia

Nama tim yang berada di paling kiri bakal menjadi tuan rumah lebih dulu. Berikut daftarnya:

Zona Barat 1
1. Sriwijaya FC vs Keluarga USU Medan
2. Persija Jakarta vs Kepri 757
3. PSBL Langsa vs Bhayangkara 
4. Semen Padang vs PS Tira

Zona Barat 2
1. Persibat Batang vs PSIS Semarang
2. Madura United vs Cilegon United
3. Persiwa Wamena vs Persib Bandung
4. Arema FC vs Persita Tangerang

Zona Timur 1
1. Persinga Ngawi vs Persebaya
2. Barito Putera vs PSS Sleman
3. Blitar United vs Bali United
4. Persela Lamongan vs Persik Kendal

Zona Timur 2
1. Mojokerto Putra vs Borneo FC
2. Kalteng Putra vs PSM Makassar
3. Persidago Gorontalo vs Persipura Jayapura
4. Perseru Serui vs Mitra Kukar

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Mendapatkan Respons Positif, Sekjen PSSI Apresiasi Piala Indonesia

Sekjen PSSI, Ratu Tisha. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Sekjen PSSI Ratu Tisha mengapresiasi ajang Piala Indonesia. Menurutnya, ajang tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Jakarta: Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, mengapresiasi euforia perhelatan Piala Indonesia. Meski baru sampai babak 32 besar, namun eventnya dia katakan mendapat respons luar biasa dari seluruh pencinta sepak bola Tanah Air.

Piala Indonesia sengaja diadakan untuk mengangkat tim-tim yang kurang terkenal dari Liga 2 maupun Liga 3. Masing-masing dari mereka berkesempatan bentrok dengan klub Liga 1 yang biasanya diisi pemain bintang.

Tisha menjelaskan, rata-rata jumlah penonton yang menyaksikan langsung laga Piala Indonesia berkisar dari angka 5.000 hingga 6.000 orang. Itupun terjadi karena infrastruktur stadion tim tuan rumah memiliki kapasitas kecil.

Meski begitu, terdapat tiga pertandingan akbar yang terjadi sebelum babak 32 besar, yakni Persiter Ternate vs PSM Makassar, PSCS Cilacap kontra Persib Bandung dan Persekapas Pasuruan vs Bali United. Penonton yang hadir saat itu berjumlah lebih dari 11 ribu orang.

“Persiter Ternate vs PSM Makassar yang disaksikan lebih 12 ribu orang. Lalu, ketika PSCS Cilacap kontra Persib Bandung yang juga dihadiri lebih dari 12 ribu orang,”papar Tisha usai ikut mengundi tim peserta babak 32 besar Piala Indonesia di Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Baca: Wasit Terima Rp45 Juta untuk Menangkan Persibara

“Laga terbesar ketiga ketika Persekapas Pasuruan menjamu Bali United yang disaksikan hingga 11.500 orang,” tambah wanita 33 tahun tersebut.

Babak 32 besar Piala Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 6 Februari. Tisha pun tidak lupa berterimakasih kepada klub-klub peserta yang harus angkat koper lebih dulu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim. Terutama klub dari Liga 3 dan Liga 2. Meskipun telah gugur, tercatat ada tiga pertandingan spektakuler yang diramaikan seluruh publiknya,” ujar Tisha.

“Semangat dari Piala Indonesia adalah membangkitkan sepak bola daerah. Jadi, kompetisinya harus merakyat sampai ke pelosok-pelosok Indonesia,” tambahnya menutup.

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Sukses Boyong Ilham Udin, Bhayangkara FC Masih Bidik Pemain Anyar

Ilham Udin. (Foto: Antara/ Umarul Faruq)

Bhayangkara FC terus berbenah jelang musim 2019. Salah satunya membawa beberapa pemain incaran.

Jakarta: Striker Ilham Udin Armaiyn resmi berseragam Bhayangkara FC untuk musim 2019. Eks Selangor FA itu dikontrak semusim.

Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji mengonfirmasi kabar kembalinya Ilham Udin.

“Iya, Ilham Udin kembali ke Bhayangkara dan dikontrak selama semusim,” kata Sumardji kepada medcom.id via pesan singkat, Selasa 8 Januari 2019.

Sumardji menambahkan, klub yang menjuarai Liga 1 2017 itu masih menginginkan pemain anyar. Secara spesifik, Sumardji mengungkapkan posisi yang dibutuhkan The Guardian adalah pemain bertahan.

Baca: Wasit Terima Rp45 Juta untuk Menangkan Persibara

“Iya, masih ada proses negosiasi dengan pemain baru. Tepatnya di posisi bek kanan dan bek kiri,” sambungnya.

Sebelumnya, Ilham Udin tampil satu musim bersama klub Malaysia, Selangor FA. Tercatat, Ilham Udin tampil sebanyak 23 kali dan menciptakan satu gol.

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

PSIS Siap Menerima, Jika Septian David Ingin Pulang Kampung

Septian David Maulana. (Foto: Antara/Maulana Surya)

Semarang: Rumor bergabungnya Pemain muda Timnas Indonesia, Septian David Maulana dibantah oleh PSIS Semarang. Pemain Asal Semarang tersebut, banyak diminati tim-tim besar, antara lain Persija Jakarta dan Bali United.  

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengaku belum ada kesepakatan yang mengikat. Namun, pihaknya mengaku membuka pintu jika Septian David ingin bergabung. 

“Kita komunikasi terus dengan David, memang dari dulu hubungan kita baik. David juga anak baik, saat pulang kampung selalu sempatkan mampir ke PSIS. Kita PSIS selalu terbuka untuk david,” katanya di Semarang, Minggu 4 Januari 2018. 

Yoyok kemudian mengungkapkan, satu slot kiper PSIS Semarang telah dipastikan aman untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2019. Slot tersebut diisi oleh Joko Ribowo yang bergabung pada putaran kedua.

“Performa Joko Ribowo bersama dengan PSIS Semarang juga apik. Penyelamatan-penyelamatan ciamik selalu diberikan,” ujar yoyok. 

Saat awal bergabung dengan PSIS Semarang, Joko Ribowo disodorkan kontrak hingga akhir musim 2019. Walaupun sudah dikontrak dua tahun dari 2018, namun loyalitas Joko Ribowo sempat diuji dengan datangnya tawaran dari klub-klub papan atas Liga 1.

Bergabung dengan PSIS Semarang, Joko Ribowo diturunkan sebanyak tujuh kali. Selain melawan Bhayangkara FC, ada enam performa lainnya, yakni saat berhadapan dengan PSMS Medan, Persija Jakarta, Persela Lamongan, Persipura Jayapura, dan laga terakhir melawan Persebaya Surabaya.

Video: Persija Cari Pelatih Baru
 

Persija Resmi Datangkan Gelandang Asal Brasil

Persija resmi mendapatkan pengganti Renan Da Silva. Sabtu kemarin Persija sudah meresmikan perekrutan penata serangan asal Brasil, Bruno Matos.

Jakarta: Persija Jakarta resmi mendatangkan pemain asal  Brasil, Bruno Matos. Gelandang serang itu resmi direkrut Macan Kemayoran selama satu musim. 

Presiden Direktur Persija, Gede Widiade, mengatakan kalau jajarannya sudah mengikuti jejak Bruno Matos. Bahkan tidak hanya sekarang, tapi sudah beberapa waktu lalu. Macan Kemayoran sebetulnya ingin mengontraknya dua tahun, tapi baru disepakati satu musim terlebih dahulu.

“Sejak tahun lalu di Malaysia sudah dilihat. Dia playmaker, bagus saat menguasai bola dan mengatur lapangan tengah,” kata Gede Widiade.

Bruno Matos diyakini menjadi jawaban yang benar atas kebutuhan tenaga di lini tengah. Khususnya otak permainan.

“Bruno Matos ini termasuk tipe free role, mampu bertahan dengan baik. Sama halnya ketika menyerang,” tutur Gede Widiade.

Video: Persija Cari Pelatih Baru

Persebaya Rekrut Dua Penggawa Timnas U-16

Gelandang anyar Persebaya Surabaya, Brylian Aldama. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Brylian dan Ernando merupakan pemain inti yang punya peran penting dalam sejumlah pencapaian timnas U-16, tak terkecuali memenangkan Piala AFF 2018.

Surabaya: Persebaya Surabaya rekrut dua pemain Timnas U-16, yakni Brylian Aldama dan Ernando Ari. Keduanya sudah resmi dikontrak dengan durasi jangka panjang.

“Mereka masuk dalam proyek jangka panjang Persebaya,” ujar Manajer Persebaya Candra Wahyudi di sela-sela penyerahan jersey di Surabaya, Minggu (6/1/2018).

Di Timnas U-16, Brylian Aldama bertugas menjadi gelandang dan Ernando sebagai kiper. Keduanya merupakan pemain inti yang punya peran penting dalam sejumlah pencapaian timnas U-16, tak terkecuali memenangkan Piala AFF 2018.

Klik: Persija Resmi Datangkan Gelandang Asal Brasil

Brylian pernah dipercaya menjadi kapten timnas U-16 pada 2017. Saat itu, dia ikut mengantarkan Indonesia memenangkan turnamen Tien Phong Plastic Cup.

Keduanya merupakan pemain inti yang punya peran penting dalam sejumlah pencapaian timnas U-16, tak terkecuali memenangkan Piala AFF 2018.Berkat dua penyelamatan gemilangnya, Indonesia keluar sebagai juara.
 

Klik: Nasib Para Tersangka Ditentukan Pada Kongres PSSI

Baik Brylian maupun Ernando, lanjut Candra, direkrut dengan kontrak berdurasi lebih dari dua tahun. Sementara ini mereka belum bisa gabung dengan tim utama Persebaya karena usianya uang masih terlalu muda.

“Kalau sekarang belum bisa dimainkan karena usianya masih 16 tahun. Tapi, 1-2 tahun lagi tak ada yang tidak mungkin. Contohnya bek dan kapten Timnas U-19, Rahmat Irianto, bisa masuk tim Persebaya senior di usia 17 tahun,” tutup Candra.

Sebelum menggaet Brylian dan Ernando, Persebaya juga merekrut M. Iqbal serta Vito Rendi Candra Ananda. Meski tidak tergabung dengan tim inti, keempatnya bisa bergabung dengan tim Pro Elite Academy Persebaya U-16 asuhan Yongky Kastanja. (ANT)

(KAU)

Hansamu dan Novan Selangkah Lagi Gabung Persebaya

Bek tengah timnas Indonesia dan Barito Putera, Hansamu Yama. (Foto: MI/ROMMY PUJIANTO)

Hansamu yang berstatus sebagai bek Barito Putera dan kapten Timnas Indonesia sudah memberikan sinyal ingin bergabung dengan Persebaya pada musim lalu.

Surabaya: Manajemen Persebaya Surabaya makin serius ingin merekrut Hansamu Yama dan Novan Sasongko. Tujuannya tak lain untuk mempertebal lini belakang saat mengarungi Liga 1 Indonesia 2019.

“Hansamu sedang kami negosiasikan. Kalau Novan Sasongko ‘Insya Allah’,” ujar Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, kepada wartawan di Surabaya, Minggu (6/1/2019).

Hansamu yang berstatus sebagai bek Barito Putera dan kapten Timnas Indonesia sudah memberikan sinyal ingin bergabung dengan Persebaya. Itu ditunjukkan lewat beberapa unggahan di Instagram pada musim lalu.
 

Klik: Lucas Hernandez Diminati Bayern Munchen, Simeone Khawatir

Peluang Novan untuk bergabung bisa dibilang tidak terlalu besar seperti Hansamu. Sebab, ia masih menjadi bek kiri andalan Bali United. Kendati demikian, manajemen Persebaya belum menyerah berusaha untuk mendapatkannya.

Jika Hansamu benar-benar menjadi pemain Persebaya, artinya manajemen telah mengabulkan salah satu harapan para Bonek. Sebelumnya, para suporter Persebaya itu juga menginginkan Andik Vermansyah, Evan dimas dan M. Taufik.  
 

Klik: Kovac Akui Bayern Munchen Tertarik Datangkan Hudson-Odoi

Menurut Candra, persetujuan dengan dua pemain bidikannya tersebut hanya tinggal menunggu waktu saja. Dia pun berharap Hansamu dan Novan bisa bergabung dalam latihan perdana Persebaya pada Kamis 10 Januari mendatang.

Sesi latihan perdana Persebaya, disebutkan Candra, akan dilakukan secara terbuka. Artinya, manajemen klub mempersilakan siapa saja untuk bergabung, tak terkecuali para pemain asing yang tertarik ikut membela Persebaya. 

“Silakan siapa saja yang ingin ‘trial’, kami tidak membatasi. Pemain yang belum ada kata sepakat juga boleh ikut latihan di hadapan tim pelatih,” pungkas Candra. (ANT)

(KAU)

Persija Resmi Tunjuk Ivan Kolev Sebagai Pelatih

Setelah memutuskan untuk berpisah dengan Stefano Cugurra Teco, Persija Jakarta resmi menunjuk Ivan Kolev sebagai pelatih.

Jakarta: Persija Jakarta resmi menunjuk Ivan Kolev sebagai pelatih. Kepastian itu langsung diungkapkan Direktur Persija, Gede Widiade. 

“Alhamdulilah sudah setuju dengan kami,”kata Gede Widiade kepada Medcom.id melalui sambungan telefon, Senin 7 Januari 2018. 

Gede juga menyebutkan, Ivan Kolev dijadwalkan bakal segera membesut Macan Kemayoran. 
 

Baca: Latihan Perdana Timnas U-22 Minus Lima Pemain

“Ivan Kolev Inshallah bakal datang ke Jakarta sebelum tanggal 13 Januari, sudah mulai latihan bersama kami,”tambahnya. 

Ivan Kolev bukanlah sosok baru di sepak bola Indonesia. Pelatih berusia 61 tahun itu sempat membesut Persija pada musim 1999. 

Ia juga pernah melatih timnas Indonesia dan beberapa klub Liga Indonesia. Antara lain Mitra Kukar, Persipura, Sriwijaya FC dan terakhir PS Tira. 

Video:Persija Datangkan Bruno Matos

Klarifikasi PSS Sleman Terkait Tudingan Terlibat Pengaturan Skor

Sleman: Klub promosi Liga 1, PSS Sleman menjadi salah satu yang disebut diduga terlibat dalam pengaturan skor. Namun, pihak PSS membantah semua tudingan tersebut. 

CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno mengatakan, timnya sejak awal musim Liga 2 melakukan persiapan maksimal untuk bisa promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia mengatakan, pemain dengan kaya pengalaman didatangkan untuk klub yang berkandang di Stadion Maguwoharjo tersebut. 

“Biaya termahal di Liga 2 (musim 2018) itu PSS. Kalau ingin atur skor, gak usah manggil (Cristian) Gonzales. Betul ya. Mending pemain biasa-biasa, biayanya kecil. Lha ini biayanya sebulan Rp700 juta (untuk Gonzales). Hampir menyerupai Liga 1,” ujar Soekeno di Sleman.  

Ia mengungkapkan, pihak direksi dan menejemen bekerja keras untuk bisa mengangkat prestasi klub berjuluk Super Elang Jawa. PSS, kata Soekeno, tak lepas dari sanksi selama pelaksanaan Liga 2 musim 2018. 

Baca: Persija Resmi Tunjuk Ivan Kolev Sebagai Pelatih

“Ngapain kita ngatur skor. Saking kita takut dipermainkan, main tanpa penonton dilakoni. PT rugi itu. Sekali laga (tanpa penonton), Rp600-700 juta ilang,” tutur Soekeno. 

Sejauh ini, ia mengaku belum ada konfirmasi atau pemanggilan dari Polri ataupun Satuan Tugas Antimafia Bola. Meski begitu, dirinya siap untuk memberikan penjelasan. 

“Semua bisa merekam perjalanan PSS. Kita full team terus dengan pemain mahal-mahal. Sampai pada delapan besar, pemain kita karantina di hotel. Perjalanan pemain dijaga, jangan sampai tim kita masuk angin. Kalau mau ngatur skor gak perlu seketat itu. Pemain dijaga. Kalau isu (pengaturan skor PSS) monggolah (silakan),” papar Soekeno.

PSS menjadi juara Liga 2 musim 2018 dan akan berkompetisi di Liga 1 musim 2019. Direksi belum lama ini menunjuk Retno Sukmawati, istri almarhum Supardjiono (legenda PSS) menjabat manajer menggantikan Sismantoro. Sementara, pelatih masih dijabat Seto Nurdyantoro. 

Video: Persija Datangkan Bruno Matos

(ASM)

Hasil Undian Babak 32 Besar Piala Indonesia 2019

Suasana hasil undian Piala Indonesia. (Foto: medcom.id/ Kautsar Halim)

Piala Indonesia sudah memasuki babak 32 besar. Terdapat laga sengit dari hasil undian tadi. Tim manakah yang akan saling bertemu?

Jakarta: Undian babak 32 Piala Indonesia 2018 — 2019 besar telah selesai dilakukan. Perhelatannya berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta pada Selasa 8 Januari.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, turut hadir sebagai salah satu perwakilan yang melakukan undian. Sisanya, dilakukan juga oleh perwakilan sponsor dan wartawan. 

Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 6 Februari. Masing-masing pertandingannya akan dilakukan dengan format home-away atau kandang-tandang.

Persija Jakarta yang berstatus sebagai juara Liga 1 Indonesia 2018 akan bentrok dengan Kepri 757. Macan Kemayoran tentu di atas angin karena Kepri berasal dari Liga 2.

Pertandingan paling sengit diprediksi berasal dari Zona Timur 2 yang mempertemukan Kalteng Putra vs PSM Makassar. Kalteng juara tiga Liga 2 sedangkan PSM runner up Liga 1.

Mojokerto Putra yang disanksi semusim oleh PSSI tetap tampil pada babak 32 besar. Sanksi belum bisa diberlakukan karena Piala Indonesia tergolong kompetisi musim 2018.

Baca: Selain Saddil, Ini Deretan Pesepak Bola Indonesia yang Pernah Berkiprah di Malaysia

Nama tim yang berada di paling kiri bakal menjadi tuan rumah lebih dulu. Berikut daftarnya:

Zona Barat 1
1. Sriwijaya FC vs Keluarga USU Medan
2. Persija Jakarta vs Kepri 757
3. PSBL Langsa vs Bhayangkara 
4. Semen Padang vs PS Tira

Zona Barat 2
1. Persibat Batang vs PSIS Semarang
2. Madura United vs Cilegon United
3. Persiwa Wamena vs Persib Bandung
4. Arema FC vs Persita Tangerang

Zona Timur 1
1. Persinga Ngawi vs Persebaya
2. Barito Putera vs PSS Sleman
3. Blitar United vs Bali United
4. Persela Lamongan vs Persik Kendal

Zona Timur 2
1. Mojokerto Putra vs Borneo FC
2. Kalteng Putra vs PSM Makassar
3. Persidago Gorontalo vs Persipura Jayapura
4. Perseru Serui vs Mitra Kukar

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Eks Kapten PSIS, Haudi Abdillah Merapat ke Bali United

Haudi Abdillah (kanan). (Foto: Antara/Zacky)

PSIS Semarang dikabarkan kehilangan bek Haudi Abdillah. Sang pemain mengaku, ingin mencari tantangan baru.

Semarang: PSIS Semarang kembali ditinggalkan salah satu pilarnya yakni Haudi Abdillah. Bek 25 tahun itu memutuskan hengkang dari tim Laskar Mahesa Jenar, setelah berjuang bersama dari liga 2 menuju liga 1. 

Mantan kapten PSIS itu dikabarkan sudah menemui kata sepakat dengan tim Liga 1 lainnya, Bali United. Bek tengah andalan PSIS itu memang sudah lama dikaitkan dengan tim Serdadu Tridatu.

“Haudi berlabuh ke Bali United. Memang informasinya kedua belah pihak sudah berkomunikasi sejak lama,” kata Yoyok Sukawi di Semarang, Selasa 8 Januari 2019.  

Mantan bek tangguh PSIS itu tak akan kesulitan beradaptasi. Sebab ada dua pemain mantan PSIS yang lebih dulu di Bali United pada musim lalu. 

Keduanya adalah Ahmad Agung Setyabudi dan Taufik Hidayat. Kedua pemain itu sukses menembus skuat utama tim yang bermarkas di Stadion I Wayah Dipta tersebut.

Baca: Selain Saddil, Ini Deretan Pesepak Bola Indonesia yang Pernah Berkiprah di Malaysia

Sementara, Haudi mengaku ingin mencari tantangan baru di kompetisi kasta tertinggi musim depan. Hanya saja, dirinya enggan berkomentar perihal berlabuh ke Bali United dan memilih menunggu rilis resmi dari klub barunya.

“Musim pertama lalu sangat berkesan. Namun saya pribadi ingin terus berkembang dan mencari tantangan di klub lain. Alhamdulillah memang sudah ada kata sepakat dengan tim Liga 1,” ungkap dia. 

Namun demikian, Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi dari pihak Bali United soal perekrutan Haudi Abdilah. 

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Dipanggil Satgas Antimafia Bola, Bendahara PSSI Minta Penjadwalan Ulang

Berlinton Siahaan. (Foto: Antara/Fikri Yusuf)

Jakarta: Bendahara Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Berlinton Siahaan dijadwalkan untuk diperiksa oleh Satuan Tugas Antimafia Bola (Satgas) hari ini, Selasa 8 Januari 2019. Pemanggilan Berlinton terkait kasus pengaturan skor yang terjadi di persepakbolaan nasional.

Akan tetapi, berdasarkan informasi dari pengacara, Berlinton meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.

“Pengacara Berlinton sudah memberikan kabar kepada kita untuk minta penjadwalan ulang dikarenakan yang bersangkutan sedang ada kegiatan lain,” terang Brigjen Dedi Prasetyo, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa 8 Januari 2019.

Dalam informasi yang diterima oleh satgas, Berlinton meminta pemeriksaan dilakukan pada 14 Januari. Sebab, dirinya sata ini berada di luar negeri.

Pemanggilan Bendahara PSSI ini merupakan pemanggilan ketiga terhadap dirinya. Sebelumnya, Berlinton dipanggil sebagai saksi dengan kapasitas sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru. 

Baca: Selain Saddil, Ini Deretan Pesepak Bola Indonesia yang Pernah Berkiprah di Malaysia 

PT LIB merupakan penanggung jawab pengelolaan liga Indonesia, baik itu liga 1, liga 2, dan liga 3. Saat ini, ketiga kompetisi PSSI ini tengah diselidiki oleh Satgas Antimafia Bola bentukan Polri atas laporan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indriyani.

Diketahui, dalam kasus ini, polisi telah menangkap lima tersangka yakni Mantan Anggota Wasit Priyatno, Wasit Futsal Anik Yuni Artika Sari, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, Anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih, serta tersangka baru seorang wasit berinisial NS. (Isfan Harun)

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Wasit Terima Rp45 Juta untuk Menangkan Persibara

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Antara/ Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta: Wasit pertandingan antara PS Persibara kontra PS Pasuruan, NS, ditangkap Satgas Antimafia Bola. Dari keterangan NS, dia mengaku menerima Rp45 juta dalam pertandingan itu.

“Rp45 (juta) NS sendiri,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. 

Dedi menerangkan, uang Rp45 juta diterima langsung oleh NS dari tersangka, Mbah Pri. Dengan rincian, yakni Rp30 juta diberikan di Hotel Sentral, Rp10 juta diserahkan tersangka Mbah Putih saat pertandingan usai, dan sisanya Rp5 juta ditransfer ke rekening NS. 

“Rekening sudah disita satgas. Screenshot pembicaraan antara Mbah Pri, Mbah Putih dan NS tentang permintaan sejumlah uang dan disanggupi tiga tersangka sebelumnya,” bebernya. 

Baca: Selain Saddil, Ini Deretan Pesepak Bola Indonesia yang Pernah Berkiprah di Malaysia

Jenderal bintang satu itu mengatakan, melalui duit Rp45 juta itu, Persibara bisa memenangkan pertandingan dengan kemenangan 2-0 atas PS Pasuruan. NS kini, kata Dedi, ditahan di Mapolda Metro Jaya. 

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru

(ASM)

Suporter Demo Manajemen Klub PSS Sleman

Sleman: Puluhan orang yang mengatasnamakan suporter PSS Sleman melakukan demonstrasi Minggu 6 Januari. Mereka melakukan demo di Sleman City Hall. Diketahui, mal tersebut milik salah satu pemegang saham PT PSS (PT Putra Sleman Sembada). 

Puluhan suporter tersebut berdemonstrasi dengan memasang banyak spanduk di dalam pusat perbelanjaan itu. Sejumlah spanduk di antaranya bertuliskan ‘Mall PSS???’, ‘Suck Keno’, ‘Kami Tidak Percaya!‘, hingga ‘PSS Sleman City Hall’

Para suporter tersebut tak hanya memasang spanduk. Mereka juga sempat melakukan demonstrasi dengan nyanyian chant PSS. Mereka tak membubarkan diri sebelum ditemui CEO PT PSS, Soekeno. 

Tak ada perwakilan massa yang bersedia memberikan keterangan di media dalam peristiwa itu. Salah seorang tokoh suporter PSS, Brigata Curva Sud (BCS), Zulfikar mengatakan tak mengetahui hal itu. “Saya di rumah,” kata dia lewat pesan singkat. 

Terpisah, CEO PT PSS, Soekeno mengaku tak tahu apa tuntutan dari protes suporter itu. Saat aksi demonstrasi berlangsung, dirinya sedang di rumah. 

Sesaat perjalanan ke Sleman City Hall, kelompok suporter tersebut telah membubarkan diri. “Sampai di sini sudah bubar, tidak tahu apa tuntutannya,” kata Soekeno. 

Adapun salah satu kekecewaan suporter terhadap PT PSS yakni kebijakan menunjuk Retno Sukmawati sebagai manajer baru menggantikan Sismantoro. Istri almarhum legenda PSS, Supardjiono itu dinilai kurang tepat untuk menduduki jabatan itu. 

Baca: Klarifikasi PSS Sleman Terkait Tudingan Terlibat Pengaturan Skor

“Suporter kurang sreg, kelemahannya di mana. Main di manapun bu Retno ikut. Rapat-rapat di mana ikut. Dia berani ambil keputusan. Beliau biasa di sepak bola, bukan orang asing,” ujarnya. 

Ia mengatakan, klub Tanah Air di manapun pasti selalu ingin berkompetisi di kasta tertinggi. Soekeno percaya Retno bisa menjalankan fungsi sebagai seorang manajer. 

“Ia (Retno) mampu membenahi manajemen. Tidak sulit. Hubungan internal dan eksternal harus kuat,” ujarnya.

Video: Persija Datangkan Bruno Matos

(ASM)

Jadwal Liga 1 Belum Jelas, CEO PT PSS Belum Kontrak Pemain Asing

CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Sleman: PSS Sleman hingga kini belum mendatangkan pemain baru untuk mengikuti kompetisi Liga 1 2019. Bahkan, belum ada kejelasan pasti siapa nama pemain asing yang akan bergabung dengan tim promosi ini. 

CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno mengatakan, pihaknya memastikan akan membeli tiga pemain asing. Para pemain asing itu nantinya akan dipadukan dengan 60 persen pemain lama yang dipertahankan. 

“Kami masih tiktokan terus (untuk pembelian pemain asing),” kata Soekeno di Sleman, Yogyakarta, Minggu, 6 Januari 2019. 

Menurut dia, pembelian dan mengontrak pemain asing dalam waktu dekat seperti buah simalakama. Selain jadwal belum pasti, regulasi pun demikian. 

“Kalau kita mengontrak (pemain) sekarang, sesuai rencana (PT) LIB (Liga Indonesia Baru) atau menunggu sampai Pilpres. Kalau menunggu Pilpres banyak mengeluarkan uang,” kata dia. 

Baca: Klarifikasi PSS Sleman Terkait Tudingan Terlibat Pengaturan Skor

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro menginginkan calon legiun asing timnya belum lama berkarier di sepak bola Indonesia. Bahkan, ia tak masalah jika pemain asing itu belum pernah mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia. 

“Biar pemainnya lebih gereget. Lebih semangat (bermain),” ungkapnya. 

Seto menambahkan, sejumlah pos yang bisa diisi pemain anyar di antaranya lini tengah, depan, dan belakang. “Kami masih menginventarisasi (nama-nama yang diincar),” pungkasnya. 

Video: Persija Datangkan Bruno Matos

(ASM)

Besok, Bendahara PSSI Diperiksa Satgas Antimafia Bola

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: medcom.id/Vallentina Chelsy)

Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola terus melakukan penyelidikan untuk membasmi skandal pengaturan skor di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil kembali Bendahara PSSI Berlinton Siahaan pada Selasa, 8 Januari 2019.

“Kami akan melayangkan panggilan terhadap Bendahara PSSI yang akan kita mintai keterangan sebagai saksi pada hari Selasa.” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Senin 7 Januari 2019.

Pemanggilan Berlinton terkait dengan penyelidikan kasus pengaturan skor sepak bola di Indonesia. Pemeriksaan Dirut PT Liga Indonesia Baru ini merupakan kali ketiga, setelah sebelumnya dipanggil pada 28 Desember 2018 lalu. 

Selain pemanggilan Berlinton selaku bendahara PSSI, Argo menyebutkan belum ada rencana untuk memanggil saksi lainnya. “Belum ada, sementara itu (Berlinton) dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola menerima laporan dari manajer klub Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani terkait dugaan pengaturan skor. Laporan itu terkait adanya sejumlah pihak yang meminta uang agar salah satu tim bisa naik dari Liga 3 ke Liga 2.

Baca: Klarifikasi PSS Sleman Terkait Tudingan Terlibat Pengaturan Skor

“Setelah dilakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi dan setelah dilaksanakan mekanisme gelar perkara maka pada 24 Desember 2018 telah dinaikkan ke penyidikan,” kata Argo dalam keterangannya, Rabu, 26 Desember 2018.

Laporan Lasmi itu teregistrasi dengan nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 19 Desember 2018. Lasmi melaporkan Anik Yuni dan Priyanto. Keduanya dilaporkan melanggar Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. (Vallentina Chelsy)

Video: Persija Datangkan Bruno Matos

(ASM)

PSIS Buka Ajang Pencarian Bakat Pemain Sepak Bola

Semarang: PSIS Semarang bakal melakukan seleksi pencarian bakat pemain sepak bola junior dari usia 18-23 tahun. Nantinya, pemain yang diterima akan berkesempatan menjadi pemain utama di skuat Mahesa Jenar, yang bertanding di Liga 1 Indonesia. 

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengungkapkan, seleksi pemain tersebut rutin dilakukan untuk menjaring bakat-bakat muda yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya. 

“Kita ada program seleksi pemain magang, kita akan menyeleksi pemain usia 18 sampai 23. Pendaftaran dibuka hari ini tgl 7 sampai 21. Seleksi nanti tanggal 25,” kata Yoyok di Mes PSIS Semarang, Senin 7 Januari 2018. 

Program seleksi pencarian bakat tersebut, nantinya akan dipilih langsung oleh para legendaris PSIS Semarang. “Program ini nanti tim seleksinya dari legend PSIS, ada mas Tugiyo, M Ridwan, Khusnul Yaqin dan  asisten pelatih PSIS, Setiawan,” terangnya. 

Baca: Klarifikasi PSS Sleman Terkait Tudingan Terlibat Pengaturan Skor

Ia menjelaskan, digelarnya pencarian bakat tersebut bertujuan mendekatkan PSIS Semarang kepada masyarakat Semarang dan Jawa tengah. 

“Selain masuk tim U19 dan U23, nantinya pemain yang diterima magang, bisa punya kesempatan masuk tim Senior PSIS, kalau kualitasnya memenuhi syarat,” jelasnya. 

Pemain legendaris yang juga pelatih PSIS U19, M. Ridwan mengaku, akan mencari bibit-bibit berbakat yang bisa menjadi pemain sepak bola profesional. 

“Kita akan cari yang terbaik, tapi kami akan komunikasi dengan pelatih Jafri Sastra, kriteria pemain apa yang dibutuhkan, karena muaranya ke PSIS Senior. Ketika nanti mereka gabung dengan Tim Senior tidak ada kesulitan,” bebernya. 

Video: Persija Datangkan Bruno Matos

(ASM)

Pindah Tempat Baru, Latihan Persija Dipadati Jakmania

Jakarta: The Jakmania–julukan untuk suporter Persija Jakarta, begitu semringah menyaksikan tim kesayangannya pindah latihan ke Lapangan Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan. Pasalnya, lokasi lapangan latihan mudah diakses.

Maklum, musim lalu Persija masih berlatih di Lapangan Sutasoma, Halim, Jakarta Timur. Tempat tersebut memang masih bisa dijangkau, tapi tidak ada angkutan umum yang masuk ke sana. Saat itu, lapangannya dekat markas TNI Angkatan Udara di Halim PK.

Sementara, Lapangan Aldiron posisinya tidak jauh dari Tugu Dirgantara di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, yang banyak dilalui berbagai macam angkutan umum. Tak heran pada latihan perdananya banyak suporter yang datang, Senin 7 Januari 2019 sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Mbah Putih Terima Rp115 Juta dari Vigit untuk Bantu PS Mojokerto Naik Kasta

Dari pantauan Medcom.id, ratusan Jakmania terlihat antusias menyaksikan sesi latihan perdana Persija. Meski belum dihadiri pelatih anyar dan bintang mereka, Marko Simic, namun kerumunan fans terlihat padat. 

Suporter yang terdiri dari pria dan wanita, tua-muda serta anak-anak, dari berbagai latar belakang, semuanya tampak bersatu menggunakan atribut khas Persija, warna oranye. Mereka rela berdesak-desakan di pagar pembatas hanya untuk melihat pemain kesayangannya berlatih. 

Medcom.id berhasil mewawancarai salah satu suporter wanita Persija, yang bernama Ika Alnasam. Dia sengaja datang berdua dengan temannya dari wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Ika mengaku bersyukur tempat latihan Persija dipindah.

Baca juga: Persija Resmi Tunjuk Ivan Kolev Sebagai Pelatih


Ika, berkerudung saat menyaksikan tim Persija latihan-Medcom.id/KAUTSAR HALIM

“Sebelumnya waktu tempat latihannya di Halim, saya enggak pernah nonton latihan Persija seperti ini. Sekarang kebetulan saya masih cuti kerja dan akses ke Aldiron gampang, jadi bisa lihat langsung deh,” kata Ika.

“Enggak apa-apa saya kejepit (berdesakan) seperti ini, yang penting bisa melihat langsung pemain favorit saya, Bambang Pamungkas,” tambahnya.

Tak berbeda dengan Ika, Dani yang berstatus sebagai Wakil Kepala Sekolah SMK Cahaya Sakti juga semringah lokasi latihan Persija Jakarta dipindah. Pasalnya, dia jadi bisa menemani anaknya yang juga sangat menggemari Macan Kemayoran.


Dani (kanan) bersama anaknya rela berdesakan demi melihat tim Persija latihan-Medcom.id/KAUTSAR HALIM

“Selesai mengajar, saya langsung ke sini saja sama Putra, anak saya, yang suka sekali dengan Marko Simic. Kebetulan rumah kami di Mampang, jadi mampir ke sininya gampang. Waktu masih latihan di Halim, saya enggak pernah menyaksikan langsung,” tutur Dani bersama anaknya yang berusia 8 tahun tersebut.

Antusiasme The Jakmania tidak disia-siakan penggawa Persija. Sambil fokus latihan, mereka tetap menyapa dan menyalami fansnya yang terlihat menumpuk di pagar pembatas. Jika beruntung, para pemain Persija juga mau diajak berswafoto.

Video: Persija Datangkan Bruno Matos
 

(RIZ)

Kembali ke Persija, Ryuji Serasa Kembali ke Keluarga

Jakarta: Ryuji Utomo mengutarakan perasaannya saat kembali membela Persija Jakarta. Menurutnya, dirinya serasa kembali menemukan keluarga setelah menghilang.

Ryuji yang kini berusia 23 tahun adalah pemain yang lahir dan besar di Jakarta. Dia pernah direkrut Persija sebagai bek tengah pada musim 2017. 

Pada musim 2018, Ryuji menjajal peruntungannya berkarier bersama klub Thailand, PTT Rayong. Di sana, dia sempat dimainkan 18 kali dan ikut mengembalikan PTT Rayong ke divisi utama Liga Thailand (Thai League 1).

Baca juga: Pindah Tempat Baru, Latihan Persija Dipadati Jakmania

Merasa sudah cukup berkarier di Negeri Gajah Putih, Ryuji akhirnya kembali ke pelukan Persija untuk mengarungi Liga 1 Indonesia 2019. Ryuji pun menjalani latihan pertamanya, Senin 7 Januari 2019.

“Alhamdulillah, senang banget hari ini bisa latihan pertama lagi. Rasanya seperti kembali ke keluarga. The Jakmania banyak yang menyaksikan dan lapangannya mendukung. Saya senang jalani latihan hari ini,” kata Ryuji seusai berlatih bersama. 

Berbeda dengan musim sebelumnya, kali ini Persija berlatih di Lapangan Wisma Aldiron yang menggunakan rumput sintetis. Selain itu, lokasinya yang berada di dekat Tugu Pancoran, memudahkan The Jakmania datang menonton langsung latihan. Fans Persija banyak berdatangan karena aksesnya mudah dan tempatnya lebih luas.

“Tempat latihan dan fasilitas Persija sekarang sudah mendukung. Saya berharap bisa membantu tim ini meraih prestasi teringgi di Asia. Insya Allah itu bisa tercapai kalau kami semua mau bekerja keras,” tutup Ryuji yang juga mantan penggawa Timnas Indonesia tersebut.

Video: Persija Datangkan Bruno Matos
 

(RIZ)

Kolev dan Teco di Mata Ismed Sofyan

Jakarta: Ismed Sofyan, pemain paling senior di Persija Jakarta, menyayangkan hengkangnya Stefano Teco Cugurra yang tidak lagi melatih timnya. Kendati demikian, Ismed, yang disapa Pak Haji oleh rekan-rekannya ini, optimistis dengan Ivan Kolev yang kini melatih kembali tim Macan Kemayoran.

“Saya pikir dia (Ivan Kolev) pernah menangani Persija, jadi tidak akan merasa kerepotan dalam adaptasi. Tapi, dia harus mulai dari awal mengenal karakter pemain yang ada sekarang dan para pemain pun harus adaptasi dari awal,” kata Ismed selepas latihan Persija di Lapangan Wisma Aldiron, Jakarta Selatan, Senin 7 Januari 2019.

Kolev, pelatih yang kini berusia 61 tahun, memang sudah melanglang buana di kancah sepak bola Indonesia. Dia pernah juga melatih Persija pada 1999 silam. Selain itu, ia pernah juga melatih Tim Nasional Indonesia, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC hingga PS Tira.

Baca juga: Kembali ke Persija, Ryuji Serasa Kembali ke Keluarga

Sementara Teco, pelatih Persija sebelumnya asal Brasil, hanya punya pengalaman di Tanah Air melatih Persija sejak 2017 sampai berakhirnya musim 2018. Tapi, Teco berjasa mempersembahkan tiga trofi, yaitu Boost Sportfix Super Cup, Piala Presiden dan Liga 1 Indonesia. Berkat pencapaian itu, Teco dinobatkan sebagai pelatih terbaik pada musim lalu.

“Saya dari awal menyayangkan coach Teco dilepas karena dua tahun belakangan progresnya terasa. Meski terdapat beberapa pemain yang tidak bisa dia dapatkan, tapi Persija mampu dapat tiga trofi dalan setahun,” tutur Ismed yang musim ini bakal berusia 39 tahun.

“Kami sebagai pemain harus berterimakasih kepada coach Teco. Saya pribadi respek kepada dia. Saya harap Teco bisa mendapat klub baru dan sukses di sana,” tambah Ismed.

Video: Persija Datangkan Bruno Matos
 

(RIZ)

Berlatih di Rumput Sintetis, Kaki Pemain Persija ‘Kesakitan’

Jakarta: Asisten pelatih Persija Jakarta Mustaqim, memaparkan hasil latihan perdana timnya memasuki musim 2019. Menurutnya, para pemain Macan Kemayoran masih banyak mengeluh di bagian kakinya ‘kesakitan’ alias tidak nyaman berlatih di lapangan rumput sintetis.

Ya, tahun 2019 ini, Persija menggelar latihan perdana di Lapangan Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin 7 Januari. Lapangan ternyata menggunakan rumput sintetis. Padahal musim lalu, di Lapangan Sutasoma, Persija berlatih di lapangan yang menggunakan rumput alami.

Mustaqim menjelaskan, para pemain sengaja memilih berlatih di rumput sintetis agar tidak mengulangi kegagalan musim lalu. Saat itu Persija kalah dari Home United pada play-off Liga Champions Asia. Faktor penggunaan rumput sintetis di kandang Home United dianggap menjadi penyebab kekalahan.

Baca juga: Kolev dan Teco di Mata Ismed Sofyan

Latihan perdana Persija hanya berlangsung dua jam, dimulai sejak pukul 16.00 WIB. Mustaqim mengakui, para pemainnya masih mengeluhkan kakinya yang kepanasan, karena tidak terbiasa main di rumput sintetis.

“Latihan pertama tadi, para pemain kelihatan kepanasan, khususnya di bagian sepatu (kaki). (sekitar) 60 persen dari mereka mengeluh sepatunya panas,” kata Mustaqim seusai latihan.

“Tapi tidak ada alasan lagi untuk tampil di lapangan sintetis, karena kami punya pengalaman buruk dengan Home United pada musim lalu. Nantinya, kendala ini juga bisa diatasi dengan menggunakan model sepatu yang tepat,” tambahnya.

Lantaran sukses menjuarai Liga 1 Indonesia musim lalu, Persija berhak mewakili Indonesia di fase play-off Liga Champions Asia 2019. Menariknya, Persija kembali akan berhadapan dengan Home United pada 5 Februari mendatang.

Video: Persija Datangkan Bruno Matos
 

(RIZ)

PSS Sleman Realistis Tatap Liga 1 2019

Para pemain PSS Sleman saat merayakan juara Liga 2 2018 (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

PSS Sleman tidak ingin terdegradasi di kompetisi Liga 1 musim depan. Manajemen klub juga akan mempertahankan mayoritas pemain yang musim lalu membawa PSS juara Liga 2. Beberapa pemain yang akan dipertahankan di antaranya, Cristian Gonzales dan Ichsan Pratama yang menyandang predikat pemain terbaik Liga 2 musim 2018.

Sleman: PSS Sleman tak memasang target muluk di kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2019. Berstatus tim promosi, PSS hanya ingin bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno mengatakan timnya sebagai pendatang baru butuh adaptasi menghadapi persaingan di Liga 1. Selain persaingan ketat, kekuatan klub di Liga 1 juga dinilainya hampir merata. 

“Yang penting bisa bertahan. Yang realistis saja,” kata Soekeno saat dihubungi pada Senin, 7 Januari 2019. 
 

Baca: Persija Resmi Tunjuk Ivan Kolev Sebagai Pelatih

Ia mengatakan akan memperbaiki kualitas sumber daya manusia di jajaran manajemen. Menurut dia, sumber daya manusia yang baik akan mampu membuat tim kompetitif. 

“Di Eropa, beberapa klub profesional yang bagus paling menonjol ada di manajemen sumber daya manusianya. Barangkali perjalanan ke depan akan memperbaiki SDM-nya,” kata dia. 

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro berharap timnya bisa berada di papan tengah di Liga 1. Ia berharap dukungan manajemen untuk bisa bekerja cepat menyiapkan tim. 
 

Baca juga: Indonesia Bakal Turunkan Atlet Muda di SEA Games

Langkah terdekat yang dilakukan yakni mengontrak pemain lama yang dipertahankan. “Pemain-pemain incaran juga segera kita komunikasikan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, sejumlah pemain yang masuk daftar dipertahankan di antaranya Cristian Gonzales, Rangga Muslim, dan pemain terbaik Liga 2 musim 2018 Ichsan Pratama. Selain itu, ada beberapa nama pemain lain yang ikut membawa PSS juara Liga 2.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persija Datangkan Bruno Matos

(ACF)

Resmi Gabung Pahang FA, Saddil Langsung Bertolak ke Thailand

Saddil Ramdani akan melanjutkan karier di Malaysia bersama klub Pahang FA (Foto: ANTARA FOTO/Jojon)

Saddil saat ini sudah berada di Malaysia dan akan segera bertolak ke Thailand untuk bergabung dengan skuat Pahang FA yang tengah menjalani latihan pramusim. Kepastian Saddil tampil membela Timnas U-22 masih abu-abu karena belum ada restu dari Pahang FA. 

Jakarta: Saddil Ramdani akhirnya resmi bergabung dengan klub Malaysia Pahang FA. Penggawa Timnas Indonesia tersebut saat ini sudah berada di Malaysia dan akan segera bergabung dengan rekan barunya di Thailand.

Kepastian Saddil bergabung ke Pahang sudah dikonfirmasi langsung oleh kubu Pahang lewat situs resminya. Kabarnya, Saddil diikat kontrak selama dua tahun.
 

Resmi, Saddil Ramdani Gabung Klub Malaysia Pahang FA

Saddil akan langsung bertolak ke Thailand untuk bergabung dengan rekan barunya di Pahang yang tengah menjalani latihan pramusim.
 

Baca: Menanti Gebrakan Ivan Kolev Bersama Persija

“Ini saya sudah berada di Malaysia dan bersiap berangkat ke Thailand,” kata Saddil Ramdani kepada Antara.

Untuk menyelesaikan proses transfernya ke Pahang, Saddil harus melewatkan sesi latihan perdana Timnas Indonesia U-22 yang tengah bersiap tampil pada Piala AFF U-22, 17 Februari -2 Maret 2019 di Kamboja.
 

Saddil Absen di Latihan Perdana Timnas U-22

Namun, kepastian Saddil tampil membela Indonesia di turnamen yang baru kali ini diselenggarakan itu –sebelumnya Piala AFF U-23– masih belum jelas. Pihak PSSI masih mencoba melobi Pahang FC untuk melepas Saddil selama Piala AFF.
 

Baca juga: Latihan Perdana Timnas U-22 Minus Lima Pemain

“Kami sedang komunikasikan dengan klub mereka (Pahang FA),” kata Indra di sela-sela sesi latihan Timnas U-22 di Lapangan ABC Senayan.

Selain Saddil, sesi latihan perdana Timnas U-22 ini juga tidak dihadiri beberapa pemain yang namanya masuk dalam list Indra Sjafri. Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk) dan Ezra Walian (RKC Waalwijk) belum hadir karena masih membela klubnya masing-masing di luar negeri.

Indra Sjafri memanggil total 38 pemain untuk disiapkan tampil di Piala AFF U-22. Dari jumlah tersebut nantinya akan dikerucutkan menjadi 23 nama yang akan berlaga di Kamboja. Indonesia sendiri tergabung di Grup B bersama dengan tuan rumah Kamboja, Singapura, Myanmar dan Malaysia.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persija Datangkan Bruno Matos

(ACF)