Demi Arema, Pemkot Malang Siap Renovasi Stadion Gajayana

Agar Arema mau kembali bermarkas di Stadion Gajayana, Wali Kota Malang Sutiaji siap melakukan renovasi besar-besaran. Mulai menambah kapasitas stadion, mengganti papan skor, lampu stadion, hingga mengubah cat warna stadion dari hijau menjadi biru, warna kebesaran Arema.

Malang: Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berniat membujuk Arema FC untuk menggunakan Stadion Gajayana sebagai markas mereka. Berbagai upaya pun bakal dilakukan, salah satunya dengan merenovasi stadion berkapasitas 25 ribu penonton tersebut.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan renovasi Stadion Gajayana ini juga dilakukan untuk mengembalikan Kota Malang sebagai barometer sepak bola di Indonesia.

“Ketika kita bicara bola, ekonomi kreatif akan terbangun. Akan kita kembalikan Malang sebagai barometer persepakbolaan di Indonesia. Orang kalau ke Malang kalau masuk Gajayana itu udah marwahnya lain,” katanya.
 

Baca: Bocoran Agenda Kongres Tahunan PSSI

Sutiaji pun mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolres Malang Kota untuk kemungkinan pengoptimalan Stadion Gajayana. Sebab dia berencana meningkatkan kapasitas stadion tersebut.

“Kapasitasnya akan ditambah. Tribunnya agak ditambah sekeliling mungkin nambahnya sekitar 10 ribuan,” bebernya.

Selain itu, berbagai fasilitas stadion pun juga bakal direnovasi. Salah satu fasilitas yang paling mendesak yakni lampu stadion dan scoring board atau papan skor.

“Scoring board tahun ini sudah mulai dibenahi, sama fasilitas-fasilitas yang lain. Tahun ini scoring boardnya sudah masuk anggaran, jumlahnya Rp 3 miliar. Lampunya juga belum standar, mungkin volumenya kurang tinggi,” ungkapnya.

Bahkan, orang nomor satu di Kota Malang ini berencana mengubah warna cat Stadion Gajayana. Bila sebelumnya berwarna hijau, akan diganti dengan warna kebanggaan Arema yakni biru. Hanya saja, urusan pindah stadion, Sutiaji menyerahkan kepada Arema.

“Itu kan domain Arema. Ya semoga saja,” terangnya.
 

Baca juga: Ditinggal Indra Sjafri ke Spanyol, Seleksi Timnas U-22 Tetap Bergulir

Di sisi lain, pria berkacamata ini ingin mengembalikan pembinaan pemain sepak bola di Kota Malang. Sehingga, pemain Arema nantinya biasa diambil dari pemain-pemain asal Kota Malang.

“Tidak instan mengambil orang-orang yang sudah jadi, sambil pembinaan. Malang sudah menjadi industri pemain, bisa menjadi kontribusi pemain-pemain profesional. Malang itu dulunya punya karakter bolanya, total football di Indonesia itu ya di Malang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selama ini Arema menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai markas mereka. Stadion yang terletak di Kabupaten Malang itu selalu digunakan Singo Edan baik laga resmi maupun sesi latihan.

Sedangkan, jarak dari mess pemain Arema menuju Stadion Kanjuruhan terhitung jauh, butuh waktu sekitar 45 menit hingga satu jam. Sementara itu, jarak menuju Stadion Gajayana hanya memakan waktu 10-15 menit saja.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)