Sebelum Kongres Tahunan, Para Perangkat PSSI Gelar Makan Malam Bersama

PSSI menggelar acara makan malam bersama sebelum sehari sebelum Kongres Tahunan digelar. Sejumlah petinggi PSSl seperti Ketum Edy Rahmayadi, Waketum Joko Driyono dan Sekjen Ratu Tisha Destria pun hadir dalam acara tersebut.

Nusa Dua: Kongres Tahunan PSSI dijadwalkan berlangsung di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali pada Minggu 20 Januari. Semalam sebelum event itu bergulir, para pesertanya menggelar acara makan bersama di salah satu ruangan hotel.

Kongres diikuti para petinggi PSSl seperti Ketum Edy Rahmayadi, Waketum Joko Driyono dan Sekjen Ratu Tisha Destria. Selain itu, turut hadir juga 85 voter PSSI yang terdiri dari Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, dan 1 Asosiasi Futsal (FFI).

Acara makan malam yang tertutup untuk media itu dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Para awak media baru dipersilakan masuk sekitar sejam kemudian atau ketika makan malam berakhir. Saat itu, terlihat beberapa peserta kongres yang masih menikmati suguhan musik, tak terkecuali anggota Exco Gusti Randa.

“Selamat datang (para peserta kongres). Saya tadi bicara tentang agar kongres mengikuti jadwal dan kalau ada kekurangan akan dibahas,” kata Edy Rahmayadi ketika ditemui wartawan saat selesai makan malam.

Seperti dinukil dari situs resmi PSSI, Kongres Tahunan akan membahas berbagai evaluasi kerja sepanjang 2018, termasuk laporan kegiatan serta keuangan, laporan dari operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Federasi Futsal Indonesia (FFI).

Selain itu, akan dipaparkan tentang rencana anggaran PSSI di 2019, pengangkatan, peresmian serta pemberhentian orang atau badan PSSI. Tidak ketinggalan juga pembahasan tentang pembentukan Komite Adhoc Integritas.

Video: Persib Kenalkan Esteban Vizcarra

(PAT)

PSS Sleman Menangi Celebration Game

PSS Sleman berhasil memenangkan celebration game. Namun, penampilan mereka masih belum memuaskan asisten Pelatih PSS, Listiyanto Raharjo.

Sleman: PSS Sleman berhasil menang atas Persis Solo dalam pertandingan celebration game di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 19 Januari 2019. PSS menang tipis 1-0 lewat gol yang dicetak pemain anyar Sidik Saimima. 
 
PSS menurunkan pemain terbaik yang berhasil membawa tim juara Liga 2 dan promosi Liga 1. Mereka yakni Ega Rizky, Bagus Nirwanto, Ikhwan Ciptadi, Ryan Miziar, Wahyu Sukarta, Amarzukih, Dave Mustaine, Ilham Irhaz, Rangga Muslim, Slamet Budiono, dan Cristian Gonzales. Sementara, Persis Solo bermain dengan kombinasi pemain lama dan baru. 

Bermain di hadapan puluhan ribu suporter, pertandingan berlangsung cukup berimbang. PSS yang menurunkan komposisi pemain terbaik di Liga 2 musim lalu, kesulitan membongkar pertahanan Persis. 

Bahkan, Persis membuka ancaman pada menit ke-16 lewat Ikhwanul Azka Fauzi. Namun, sepekan pemain tersebut bisa diantisipasi kiper Ega. 

15 menit berselang, PSS menebar ancaman lewat Budiono. Hanya saja, sepakannya berhasil ditepis kiper senior Sukasto Efendi. Hingga babak pertama usai, skor bertahan 0-0. 

Pertandingan berjalan ketat pada paruh kedua. Tensi pertandingan meningkat dengan adanya benturan pemain di lapangan. 

PSS mendapat hadiah penalti dari wasit pada menit ke-78. Situasi ini terjadi pemain yang menjalani masa percobaan di PSS, Ricky Kambuaya dihentikan barisan belakang Persis di kotak penalti. Pemain anyar PSS, Sidik Saimima tanpa kesulitan mencetak gol lewat titik putih. PSS unggul 1-0 atas Persis. 

Tak ada perubahan signifikan hingga pertandingan usai. PSS pun menang tipis 1-0 atas Persis dalam laga itu. 

Pelatih Persis, Agus Yuwono mengaku telah meminta para pemain menikmati pertandingan. Baginya, para pemain bisa enjoy di lapangan. 

“Situasi di pertandingan berbeda. Saya katakan ke pemain, penting kamu bermain gembira,” kata dia. 

Meski kalah, ia melihat ada perubahan baik pada timnya. Pihaknya masih melakukan bongkar-pasang pemain untuk kompetisi Liga 2 musim 2019. 

“Pemain baru sebanyak tujuh kita lihat cukup baik. Masih ada kemungkinan keluar masuk. Kami masih akan melakukan proses seleksi pemain untuk persiapan Liga 2,” kata dia. 

Asisten Pelatih PSS, Listiyanto Raharjo mengatakan sengaja menurunkan pemain yang membantu PSS juara Liga 2 2018. Meski demikian, ia mengakui para pemain tidak dalam kondisi terbaik usai liburan dan persiapan yang pendek. 

“Saya bersyukur pertandingan berjalan baik. Selain itu, tak ada pemain yang cedera,” tuturnya. 

Ia menambahkan, pemain baru maupun yang dalam proses masa percobaan masih perlu dianalisis. Berharap mereka bisa sesuai dengan keinginan tim pelatih. 

“Saat ini pemain sesuai harapan meskipun belum maksimal. Irama dan tempo permainan menunjukkan kemampuan. Kira-kira 80 persen sesuai yang kita harapkan,” ujarnya.

Video: Preview Arsenal vs Chelsea: Persaingan Zona Liga Champions

(PAT)

Adaptasi Tony Sucipto Berjalan Lancar

Tony Sucipto (kiri). (Foto: Persija.id)

Tony Sucipto cepat beradaptasi dengan rekan-rekan di Persija. Dia merasa senang karena disambut baik oleh Jakmania.

Jakarta: Pemain anyar Persija Jakarta Tony Sucipto mengatakan proses adaptasinya di tim berjalan lancar karena para pemain skuat berjuluk Macan Kemayoran menerimanya dengan baik. Pun begitu sambutan Jakmania juga baik.

“Adaptasi tidak ada masalah. Rekan dan para pemain senior di sini juga menyambut saya dengan baik. Begitu juga suporter The Jakmania, mereka juga menerima kehadiran saya,” ujar Tony, dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Sabtu 19 Januari 2019.

Tony memang tidak asing dengan Persija. Sebelum memperkuat Persib Bandung pada 2011-2018, Tony adalah pemain Persija pada musim 2010-2011. Hal itu membuat dirinya mengenal dengan baik para pemain lama di Persija seperti Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan. Pemain 32 tahun itu pun menyatakan siap bahu membahu bersama semua rekannya di Persija.

Tony berjanji akan memberikan kemampuan terbaiknya jika dipercaya bermain oleh pelatih. Tony, yang bisa mengisi banyak posisi di lapangan, tidak masalah ditempatkan di mana saja dalam pertandingan. “Saya siap ditempatkan di posisi mana saja asal jangan jadi kiper,” tutur Tony.

Baca: Ratusan Personel Polda Bali Siap Mengamankan Kongres PSSI 2019

Sementara itu, terkait kepindahannya ke Persija yang menyisakan pro dan kontra karena dirinya direkrut dari klub rival, Persib Bandung, Tony memilih tidak ambil pusing.

“Ini sepak bola profesional. Memang ada pro dan kontra, tapi saya lebih memilih fokus dan mengambil sisi positifnya,” kata pemain asal Jawa Timur itu.  

Video: Progres Pembangunan Stadion BMW

(ASM)

Ivan Kolev Tidak Meremehkan Kepri 757

Ivan Kolev. (Foto: Persija.id)

Pelatih Ivan Kolev tetap menanggapi serius jelang melawan Kepri 757 Jaya di Piala Indonesia. Menurutnya, setiap pertandingan menjadi pembuktian bagi pemain.

Jakarta: Pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev mengatakan timnya berhasrat menaklukkan lawannya pada leg pertama 32 besar Piala Indonesia 2018, Kepri 757 Jaya, Rabu 23 Januari, sebelum menghadapi Home United di kualifikasi Liga Champions Asia 2019 pada 5 Februari 2019.

“Kami terus mengasah semua aspek. Kami menghargai semua tim yang akan kami hadapi. Yang penting, kami memperbaiki kondisi karena sebentar lagi kami akan tampil di Liga Champions. Ini tugas yang sangat serius,” ujar Ivan Kolev dikutip dari laman resmi Persija Jakarta di Jakarta, Sabtu 19 Januari 2019.

Pelatih asal Bulgaria itu meminta semua pemainnya untuk bekerja keras dan memberikan kemampuan terbaik saat menghadapi Kepri 757 Jaya di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Meski di atas kertas kualitas Persija lebih unggul, Ivan Kolev tidak ingin skuat berjuluk Macan Kemayoran itu terpeleset dan meraih hasil negatif. 

“Setiap pertandingan penting sekali karena itu kesempatan setiap pemain untuk membuktikan kualitasnya,” tutur dia.

Baca: Ratusan Personel Polda Bali Siap Mengamankan Kongres PSSI 2019

Persija, juara Liga 1 Indonesia tahun 2018, memang berhasrat mengukir prestasi terbaik dalam setiap turnamen yang diikutinya. Pada tahun 2019, mereka bertanding di tiga turnamen, yaitu lanjutan Piala Indonesia 2018, kualifikasi Liga Champions Asia dan Liga 1 Indonesia 2019.

Demi menggapai semua target, pihak manajemen Persija melakukan beberapa perubahan di tim, termasuk mengganti pelatih dan mendatangkan beberapa pemain baru, baik asing maupun lokal.

Ivan Kolev masuk sebagai juru taktik menggantikan pelatih sebelumnya Stefano “Teco” Cugurra. Partai melawan Kepri 757 Jaya menjadi laga kompetitif perdana Kolev sebagai pelatih Macan Kemayoran.

Video: Progres Pembangunan Stadion BMW

(ASM)

Ratusan Personel Polda Bali Siap Mengamankan Kongres PSSI 2019

Polda Bali siap mengamankan jalannya kongres tahunan PSSI. Ratusan personel polisi akan bertugas dari harI ini sampai selesainya kongres.

Denpasar: Ratusan personel Polda Bali siap mengamankan kongres tahunan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, 20 Januari 2019.
   
“Polda Bali akan menggelar Operasi Gapura Agung I untuk mengamankan jalannya kongres PSSI ini,” kata Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya di Denpasar seperti dilansir Antara.

Mantan Direktur Intelkam Polda Bali ini mengatakan, Polda Bali akan menerjunkan 220 personel terdiri dari Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polres Gianyar. Ratusan personel tersebut akan bertugas sesuai fungsinya masing-masing.

Ia menegaskan, Operasi Gapura Agung-I akan digelar mulai 19-20 Januari 2019 dengan mengedepankan kegiatan preventif yang didukung dengan kegiatan preemtif, intelijen, penegakan hukum kuratif dan rehabilitasi.
   
Hal ini dilakukan guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Kongres Tahunan PSSI 2019 serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif dan aman.

Baca: Timnas U-22 Jalani Pertandingan Internal

“Polda Bali sudah siap mengamankan kongres tahunan PSSI ini. Meskipun tidak ada membahas agenda besar, kami tidak boleh under-estimate dan akan tetap melaksanakan pengamanan secara maksimal dan sesuai Standar Operasional Prosedur,” katanya.
   
Sementara itu, Panitia Penyelenggara Kongres PSSI, Roni mengatakan kegiatan rutin tahunan ini membahas laporan hasil kinerja PSSI Tahun 2018 dan menyampaikan rencana kerja di tahun 2019, yang akan dihadiri sekitar 250 orang terdiri dari pengurus liga 1, 2, 3, asisten provinsi (Asprov) dan peninjau.

“Kongres ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang saat ini juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, Kemenpora RI dan Pengurus FIFA,” katanya.
   
Dalam kongres nanti juga menyerap aspirasi, masukan, saran dan usulan serta pengesahan anggota baru. “Apabila ada usulan, tidak akan langsung diputuskan saat kongres tahunan ini, tapi akan dibahas pada kongres berikutnya,” ujar Roni.

Roni juga memaparkan tentang kegiatan para delegasi selama berada di Bali. “Setelah mengikuti kegiatan kongres, para peserta akan melaksanakan pertandingan sepak bola di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar,” katanya. (Ant)

Video: Progres Pembangunan Stadion BMW

(ASM)

Celebration Game Jadi Puncak Perayaan PSS Sleman

Jajaran pelatih dan pemain jelang laga celebration game PSS melawan Persis Solo. (Foto: medcom.id/ Ahmad Mustaqim)

PSS Sleman bakal merayakan keberhasilan promosi ke Liga 1 dengan menghadapi Persis Solo. Laga nanti juga dimanfaatkan untuk memantau perkembangan pemain baru dan lama. 

Sleman: Laga celebration game PSS Sleman melawan Persis Solo akan digelar Sabtu sore, 19 Januari 2019. Pertandingan ini menjadi puncak perayaan keberhasilan PSS lolos ke Liga 1 dan juara Liga 2 musim lalu. 

“Laga nanti (celebration game) menjadi puncaknya. Terima kasih untuk Persis yang bersedia memenuhi undangan kami, semoga bisa memenuhi target lolos Liga 1 musim depan,” ujar staf pelatih PSS Sleman, Listiyanto.

Skuat PSS mulai mempersiapkan laga celebration game pada awal pekan lalu. Listiyanto berharap, tak ada kendala untuk semua pemain.

“Kita harapkan laga nanti berjalan baik dan bisa menghibur penonton di Sleman. Soal rencana lalu (gagal melawan Persela Lamongan) itu masalah nonteknis. Tapi semoga pertandingan nanti bisa menghibur,” sambungnya. 

Baca: Hulk Berharap Tinggal Lebih Lama di Indonesia

Pelatih Persis Solo, Agus Yuwono membawa 17 pemain ke Sleman. Para pemain itu kombinasi pemain lama dan pemain baru yang akan ikut kompetisi Liga 2 musim 2019. 

“Tidak ada kalah menang untuk laga celebration game. Kami tak ada persiapan sama sekali. Tapi kami akan bermain untuk bisa menghibur penonton semua,” kata dia. 

Agus menyampaikan terima kasih atas undangan PSS. Sebab, laga ini sekaligus melihat melihat kemampuan para pemain lama dan baru. 

“Saya ucapkan selamat atas promosi dan juara liga 2 untuk PSS Sleman. Pertandingan akan berjalan dengan bersahabat. Keduanya bermain gembira. Bagaimana kita bermain sebaik mungkin,” ujarnya. 

Video: Progres Pembangunan Stadion BMW

(ASM)

Widodo Cahyono Putro, Pelatih Anyar Persita Tangerang

Widodo Putro. (Foto: MI/ Rommy Pujianto)

Tangerang: Persita Tangerang mengumumkan secara resmi menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih baru mereka, Jumat 18 Januari 2019. Mantan pelatih Bali United itu dikontrak selama tiga tahun, 2019 — 2021 dengan tugas berat yakni meloloskan tim Pendekar Cisadane ke Liga 1. 

Seperti diketahui, Persita bakal bermain di Liga 2 pada musim 2019. Pada musim lalu, Persita hanya bisa sampai di posisi keempat sehingga gagal mendapatkan tiket promosi ke Liga 1 musim ini. 

Kendati demikian, legenda sepak bola Indonesia itu mengungkapkan masih belum akan langsung memilih pemain baru ataupun memantau seleksi secara langsung. Widodo mengaku, dalam waktu dekat ia harus mengikuti kursus lanjutan lisensi AFC Pro di Spanyol.

“Seleksi pemain dilakukan setelah pulang dari Spanyol (kursus pelatih). Saya akan bicara dengan manajemen soal pemain baru, karena target utama promosi ke Liga 1,” ujar Widodo, saat diperkenalkan di Sport Centre, Kelapa Dua, Tangerang, Banten.

Baca: Tiga Pilar Persib Absen di Piala Indonesia

Widodo diperkenalkan di markas baru Persita di Stadion Kelapa Dua Sport Centre, Kabupaten Tangerang. Stadion ini mulai dipakai pada akhir 2018. 

Untuk diketahui pada musim lalu, Persita ditangani dua pelatih berbeda. Awal Liga 2 2018, ditangani pelatih senior Elly Idris namun kemudian didepak karena tidak memenuhi target, dan digantikan Wiganda Saputra.

Video: Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ASM)

Tony Sucipto Siap Bantu Persija Juara Lagi

Tony Sucipto sudah mengikuti sesi latihan bersama Persija Jakarta (Foto: Dok. Persija)

Tony terakhir kali bermain untuk Persija pada musim 2010-2011. Setelah itu, ia mengabdi ke Persib Bandung, sebelum akhirnya kembali memutuskan kembali ke Persija pada musim ini.

Jakarta: Tony Sucipto akhirnya kembali bergabung dengan Persija. Ia memutuskan kembali ke klub Ibu Kota lantaran tidak mendapatkan kontrak baru dari Persib Bandung.

Pengumuman resmi kembalinya Tony ke Persija dilontarkan Direktur utama Persija, I Gede Widiade di laman resmi klub, Persija.id, Jumat 18 Januari 2019.

“Ya, Tony Sucipto telah resmi bergabung dengan Persija untuk durasi kontrak satu tahun ke depan. Setelah berkoordinasi dengan tim pelatih, Tony adalah pemain yang dibutuhkan oleh tim,” ucap Gede.
 

Baca: Neguete Lengkapi Slot Pemain Asing Persija

Tony sendiri merasa sangat bahagia bisa kembali lagi ke Persija, klub yang pernah diperkuatnya pada musim 2010/2011. Ia pun berjanji akan memberikan kontribusi terbaiknya demi membantu Persija mempertahankan gelar Liga 1 yang mereka raih pada musim lalu.

“Target saya di Persija bisa membawa Persija menjadi juara musim ini. Sekaligus mengulangi kesuksesan mereka di tahun sebelumnya,” tandas Tony.
 

Baca juga: Esteban Vizcarra Semringah Gabung Persib

Selain Tony, hari ini kubu Persija juga mengumumkan perekrutan satu pemain anyar lain, yakni Vinicius Lopes Laurindo yang akrab disapa Neguete.

Bek 28 tahun asal Brasil ini diikat kontrak selama satu tahun, dan akan melengkapi slot pemain asing di kubu Macan Kemayoran. Tiga pemain asing Persija lainnya adalah, Marco Simic, Bruno Matos (Brasil/striker) dan Jakhongir Abdumuminov (Uzbekistan/ gelandang).

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Preview Arsenal vs Chelsea: Persaingan Zona Liga Champions

(ACF)

Arema Menang Tujuh Gol Tanpa Balas di Laga Uji Coba

Laga uji coba Arema FC kontra Tanobe FC. (Foto: instagram @aremafcofficial)

Malang: Arema FC menang besar di pertandingan uji coba melawan tim asal Pasuruan, Tanobe FC, Jumat 18 Januari 2019. Pada laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang ini, Singo Edan menang telak 7-0.

Arema unggul 3-0 sejak babak pertama. Dua gol Singo Edan datang dari kaki pemain asing mereka yang baru, Robert Lima Guimaraes. Satu gol lainnya dicetak Dedik Setiawan.

Pada babak kedua, Arema semakin menggila. Empat gol dicetak tanpa balas lewat Rivaldi Bawuo (dua gol), Sunarto, dan Ahmad Hardianto.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija mengaku cukup puas dengan permainan anak asuhnya dalam laga uji coba tersebut.

Baca juga: Widodo Cahyono Putro, Pelatih Anyar Persita Tangerang

“Tim telah bekerja keras. Setelah tujuh kali menggelar latihan ini adalah hasil yang bagus. Tapi kita tetap harus bekerja keras lagi,” katanya usai laga.

Pelatih yang akrab disapa Milo ini mengaku laga uji coba ini juga sebagai laga persiapan sebelum timnya melakoni laga melawan Persita Tangerang pekan depan.

Baca juga: Tiga Pilar Persib Absen di Piala Indonesia

“Hari-hari selanjutnya kita akan jadi lebih baik. Kami punya banyak pemain muda yang potensial,” ungkapnya.

Sebagai informasi, laga uji coba dilakukan setelah Arema menjalani beberapa kali sesi latihan perdana sejak Kamis 10 Januari 2019 lalu.

Arema dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang pada babak 32 besar Piala Indonesia. Laga bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu 26 Januari 2019.

Video: Bruno Matos Tak Sabar Bela Persija
 

(RIZ)

Milo Puas Penampilan Dua Pemain Asing Anyar Arema

Robert Lima (kuning) pada laga uji coba Arema FC kontra Tanobe FC. (Foto: instagram @aremafcofficial)

Malang: Arema FC menang telak 7-0 dalam laga uji coba melawan tim asal Pasuruan, Tanobe FC, Jumat 18 Januari 2019. Pada laga di Stadion Kanjuruhan, Malang, itu pemain asing baru Singo Edan langsung mencetak gol.

Robert Lima Guimaraes, pemain baru Arema asal Brasil tampil cukup memukau. Tak main-main, dua gol dicetaknya pada babak pertama. Arema unggul 3-0 sejak babak pertama. Satu gol lainnya dicetak Dedik Setiawan. 

Pada babak kedua, Arema semakin menggila. Empat gol dicetak tanpa balas lewat Rivaldi Bawuo (dua gol), Sunarto, dan Ahmad Hardianto.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija mengaku cukup puas dengan permainan dua pemain asingnya dalam laga uji coba tersebut. Selain Robert Lima, dia juga puas dengan permainan Pavel Smolyachenko, pemain asal Uzbekistan.  

Baca juga: Arema Menang Tujuh Gol Tanpa Balas di Laga Uji Coba

“Laga pertama, mereka bermain bagus dan saya harap lebih baik lagi selanjutnya. Kita akan lihat nanti,” katanya usai laga.

Pelatih yang akrab disapa Milo ini menambahkan, kedua pemain asing itu tampak bekerja keras untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan Arema. Terutama dengan pemain lokal.

“Kombinasi mereka bagus dengan pemain lokal. Dan itu menjanjikan,” ujarnya.

Sebagai informasi, laga uji coba dilakukan setelah Arema menjalani beberapa kali sesi latihan sejak latihan perdana pada Kamis 10 Januari 2019 lalu.

Laga ini juga sebagai persiapan laga Arema melawan Persita Tangerang pada babak 32 besar Piala Indonesia. Laga tersebut bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu 26 Januari 2019.

Video: Stefano Cugurra Teco Latih Bali United
 

(RIZ)

Jelang Piala Indonesia, Arema Gelar Laga Uji Coba

Para pemain Arema bersiap menjalani latihan sebagai persiapan tampil di Piala Indonesia. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Uji coba melawan klub lokal, Tanobel FC dijadikan sebagai ajang persiapan Arema untuk tampil di babak 32 besar Piala Indonesia. Laga ini juga untuk mengukur sejauh mana kemampuan dan kerja sama para pemain baru Arema.

Malang: Arema FC menggelar pertandingan uji coba melawan tim asal Pasuruan, Tanobel FC. Laga uji coba ini digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat 18 Januari 2019 pukul 14.00 WIB.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan uji coba ini perlu dilakukan setelah timnya menjalani beberapa kali sesi latihan sejak perdana pada Kamis 10 Januari 2019 lalu.

“Uji coba ini adalah program tim yang telah disusun dan untuk mengimbangi latihan yang sudah jalan beberapa hari,” katanya.

Pelatih yang akrab disapa Milo itu mengaku laga uji coba ini juga sebagai laga persiapan sebelum timnya melakoni laga melawan Persita Tangerang pekan depan.

“Uji coba nanti kami akan pantau perkembangan pemain,” ujarnya.
 

Baca: Esteban Vizcarra Diikat Kontrak Persib Satu Tahun

Seperti diketahui, Arema dijadwalkan melawan Persita Tangerang pada babak 32 besar Piala Indonesia. Laga ini bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 26 Januari 2019.

Sementara itu, Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan laga uji coba ini dibuka untuk umum. Suporter bisa datang menonton tanpa harus membayar tiket.

“Jika pihak stadion memperbolehkan Aremania masuk. Mohon Aremania tertib. Jangan turun ke lapangan. Tetap di tribun karena pemain dan pelatih ingin fokus. Terbuka atau tutup tergantung pihak pengelola stadion,” ungkapnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Preview Arsenal vs Chelsea: Persaingan Zona Liga Champions

(ACF)

Persib Langsung Menurunkan Esteban Vizcarra di Piala Indonesia

Esteban Vizcarra. (Foto: medcom.id/ Roni Kurniawan)

Persib Bandung segera memainkan gelandang anyar, Esteban Vizcarra. Eks gelandang Sriwijaya FC itu bakal dimainkan di Piala Indonesia.

Bandung: Persib Bandung akan langsung menggunakan jasa Esteban Vizcarra untuk laga babak 32 Piala Indonesia menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu 27 Januari 2019. Persib telah mengikat Vizcarra dengan durasi kontrak selama satu tahun.

“Kita harap kiprahnya bermain di Piala Indonesia,” kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat 18 Januari 2019.

Kuswara berharap, dengan kehadiran pemain naturalisasi asal Argentina itu bisa membawa Persib lolos dari babak 32 Piala Indonesia. Vizcarra pun diharapkan bisa langsung berbaur dengan pemain Persib lainnya.

“Kita doakan kebersamaan dan talenta bisa membawa Persib juara di piala dan liga,” tuturnya. 

Baca: Esteban Vizcarra Semringah Gabung Persib

Kehadiran Vizcarra di Persib pun membuat pelatih Miljan Radovic memiliki banyak opsi untuk diturunkan pada laga melawan Persiwa. Setidaknya ada tujuh pemain yang kerap mengisi lini tengah persib di antaranya Sjrdan Lopicic, Gian Zola, Dedi Kusnandar, Kim Jeffrey Kurniawan, Abdul Aziz, Hariono dan pemain promosi dari Persib U-19 Beckham Putra.

Sementara itu, Vizcarra akan mulai mengikuti sesi latihan perdananya bersama Persib pada Sabtu 19 Januari 2019 besok. Vizcarra merupakan rekrutan kelima Persib musim ini setelah Srjdan Lopicic, Erwin Ramdani, Frets Butuan dan Abdul Aziz.

“Besok Vizcarra akan ikut latihan perdana dengan Persib,” pungkasnya.

Video: Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ASM)

Esteban Vizcarra Pakai Nomor Keramat di Persib

Esteban Vizcarra memamerkan nomor punggung yang akan dikenakannya di Persib. (Foto: medcom.id/Roni Kurniawan)

Esteban Vizcarra memilih nomor punggung tujuh warisan Atep di Persib. Nomor tersebut dipilih karena sering digunakannya saat berkarier di Argentina.

Bandung: Esteban Vizcarra telah resmi diperkenalkan publik sebagai pemain Persib Bandung untuk musim 2019. Viscarra pun memilih untuk menggunakan nomor punggung tujuh yang merupakan nomor keramat di Persib.

Viscarra mengaku sempat bertanya kepada manajemen Persib terkait nomor punggung tujuh. Pasalnya pemain terakhir yang menggunakan nomor 7 adalah Atep yang menggunakan nomor tersebut selama 10 musim terakhir.

“Saya tanya kalau bisa pakai nomor 7. Saya juga respect ya Atep legend di sini, dia lama pakai nomor ini,” kata Viscarra di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat 18 Januari 2019.
 

Baca: Esteban Vizcarra Diikat Kontrak Persib Satu Tahun 

Terlebih diakui mantan pemain Sriwijaya ini, selama berkarier di Argentina, ia kerap menggunakan nomor punggung 7 yang belum pernah ia rasakan selama membela beberapa klub di Indonesia. Ia pun berharap nomor tersebut memberikan tuah baginya di Persib untuk berprestasi.

“Di Argentina pakai nomor 7 lama, saya kasih yang terbaik untuk nomor ini,” lanjutnya.

Sementara itu, meski menggunakan nomor punggung keramat, Viscarra merasa tidak terbebani. Bahkan ia tertantang untuk mendapatkan marwah menggunakan nomor punggung 7.

“Beban? Saya selalu respect,” tegasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Preview Arsenal vs Chelsea: Persaingan Zona Liga Champions

(ACF)

Tiga Pilar Persib Absen di Piala Indonesia

Bandung: Persib Bandung takkan diperkuat tiga pemain pilar kala bertandang melawan Persiwa Wamena di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Jawa Tengah, pada Minggu 27 Januari 2019. Tiga pemain yang absen tersebut yakni M. Natshir, Supardi Nasir, dan Ghozali Siregar.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, menyebut tiga pemain tersebut akan menjalani ibadah umrah selama 10 hari. Jadi, dipastikan tiga pemain tersebut tidak akan turut berjuang bersama Persib pada babak 32 Piala Indonesia.

“Tiga pemain beserta keluarga umrah. Jadi, mereka tidak akan main melawan Persiwa di Piala Indonesia,” kata Kuswara di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat 18 Januari 2019.

Kuswara mengaku, meski tanpa tiga pemain tersebut, jajaran pelatih masih memiliki pilihan pemain lainnya. Untuk menggantikan posisi M. Natshir sebagai penjaga gawang, kemungkinan Persib akan menurun I Made Wirawan.

Sedangkan posisi Supardi Nasir, Persib masih memiliki Henhen Herdiana. Lalu, Srjdan Lopicic atau Frets Butuan diproyeksikan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Ghozali Siregar di sayap kiri lini serang Persib.

“Cukup banyak juga pemain, pelatih mempersiapkan pemain yang ada. Jadi, tidak akan mengganggu kondisi tim untuk pertandingan nanti,” sambungnya.

Sementara itu, M. Nasthir berharap rekan-rekannya bisa meraih hasil positif meski ia tak bisa turut berjuang di Piala Indonesia. Pasalnya kiper yang akrab disapa Deden kerap menjadi andalan pemain utama untuk menjaga gawang Persib pada musim 2018.

“Mudah-mudahan mendapatkan hasil yang positif, saya tidak bisa membantu tim di lapangan tapi saya doakan yang terbaik untuk tim Persib,” harap Deden.

Video: Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ASM)

Neguete Lengkapi Slot Pemain Asing Persija

Neguete memiliki postur ideal sebagai seorang bek. Tinggi badannya yang mencapai 190cm diharapkan bisa menjadi keunggulan Persija, terutama dalam hal bola mati.

Jakarta: Persija Jakarta terus memperkuat timnya dengan mendatangkan pemain baru. Kali ini tim berjuluk Macan Kemayoran mendatangkan bek tengah asal Brasil, Vinicius Lopes Laurindo. 

Pemain yang akrab disapa Neguete itu resmi dikontrak selama satu tahun dan akan membela skuat oranye selama musim kompetisi 2019. Penandatangan kontrak sendiri dilakukan pada Kamis 17 Januari 2019 di kediaman Direktur Utama Persija, Gede Widiade, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Neguete akan menjadi pemain asing keempat Persija.  Sebelumnya Persija sudah mengikat tiga pemain asing yakni Marko Simic, Jakhongir Abdumuminov, dan Bruno Matos. Ini berarti, lengkap sudah slot pemain asing Persija. Mereka sudah memiliki tiga pemain asing dan 1 pemain asing Asia.
 

Baca: Esteban Vizcarra Semringah Gabung Persib

“Neguete resmi bergabung dengan Persija dengan durasi satu tahun ke depan,” ujar Direktur Utama, Gede Widiade, dikutip dari persija.id pada Jumat, 18 Januari 2019.

Gede menyebut pemilihan Neguete bukan tanpa alasan. Perekrutan pemain 28 tahun itu juga atas dasar rekomendasi pelatih anyar Persija, Ivan Kolev. 

“Kami juga sudah konsultasikan kepada coach Ivan Kolev. Sekali lagi Ivan pun setuju dengan pemilihan Neguete sebagai pemain belakang baru kami,” tambahnya.
 

Baca juga: Persib Langsung Menurunkan Esteban Vizcarra di Piala Indonesia

Neguete merupakan pemain kelahiran Belo Horizonte, Minas Gerais, Brasil. Ia memiliki sejumlah pengalaman bermain di kompetisi terbaik Brasil (Serie A) dan juga level di bawahnya (Serie-B).

Dengan postur tubuh yang cukup ideal sebagai seorang bek tengah (190cm), Neguente diharapkan bisa menggantikan peran Jaimerson Xavier dalam memimpin lini belakang Persija.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Preview Arsenal vs Chelsea: Persaingan Zona Liga Champions

(ACF)

Esteban Vizcarra Diikat Kontrak Persib Satu Tahun

Esteban Viscara. (Foto: medcom.id/ Roni Kurniawan)

Esteban Vizcarra resmi bergabung dengan Persib Bandung. Eks Sriwijaya itu membela Maung Bandung selama satu tahun ke depan.

Bandung: Persib Bandung secara resmi memperkenalkan sosok Esteban Vizcarra untuk musim 2019 ini. Vizcarra diikat kontrak selama satu tahun dan telah tiba di Bandung, Jumat 18 Januari 2019.

Menurut Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, Vizcarra tiba di Bandung sekitar pukul 11:00 WIB usai melakukan perjalanan darat dari Bogor-Jakarta-Bandung menggunakan kereta api.

Vizcarra pun langsung dipernalkan kepada publik sekitar pukul 14:00 WIB dan sudah mengenakan kostum Persib berwarna biru.

“Vizcarra sudah menjadi bagian Persib. Vizcarra telah menjalin kesepakatan dan kontrak selama satu tahun,” kata Kuswara di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat 11 Januari 2019.
 

Kuswara mengaku, tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kotrak pemain naturalisasi asal Argentina itu jika mampu memberikan kontribusi bagi Maung Bandung.

“Dimungkinkan diperpanjang, kita lihat nanti,” lanjutnya.

Pemain yang musim 2018 lalu berkostum Sriwijaya FC ini pun akan mulai bergabung mengikuti sesi latihan pada Sabtu 19 Januari 2019 besok. Ia akan diperkenalkan kepada para pemain lainnya yang telah mengikuti sesi latihan sejak pekan lalu.

“Besok latihan perdana dengan persib. Kita harapkan bisa membaur dan kerjasama pemain lain,” tegasnya.

Video: Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ASM)

Patrich Wanggai Tinggalkan Persib Bandung

Patrich Wanggai (kanan). (Foto: Antara/Nyoman Budhiana)

Bandung: Persib Bandung dipastikan takkan diperkuat Patrich Wanggai pada musim 2019. Pasalnya, Wanggai memilih untuk tidak melanjutkan kontrak bersama Maung Bandung yang telah habis pada 15 Januari 2019.

Menurut Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, jajaran pelatih sebetulnya merekomendasikan Wanggai untuk tetap di Persib. Namun, Wanggai memilih untuk mencari klub baru sama halnya seperti Victor Igbonefo yang hijrah ke klub asal Thailand.

“Wanggai termasuk direkomendasikan pelatih. Tapi Wanggai ternyaya hampir sama dengan Victor, Wanggai tidak meneruskan dengan Persib,” ujar Kuswara di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat 18 Januari 2019.

Kuswara mengaku, sudah komunikasi langsung dengan Wanggai. Namun, ia tidak memberitahu alasan mengapa Wanggai enggan bertahan.

Baca: Persija Batal Uji Coba Kontra Timnas Singapura

“Sudah ada komunikasi dengan Wanggai, tapi kami tidak bisa menyebutkan alasannya, kalau tidak salah alasannya pribadi,” sambung Kuswara.

Persib pun kini tengah mencari pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Wanggai sebagai penyerang. Kuswara mengaku membidik pemain lokal yang memiliki kualitas sebagai juru gedor.

“Kita sedang komunikasikan dengan pelatih untuk penggantinya. Ada satu atau dua pemain yang sedang kita komunikasikan, nanti dalam waktu dekat akan kita umumkan,” pungkas Kuswara.

Video: Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ASM)

Tinggalkan Persebaya, OK John Merapat ke Kalteng Putra

OK John merupakan pemain naturalisasi sehingga tidak akan mengganggu kuota pemain asing Kalteng Putra. Kehadiran bek 36 tahun ini diharapkan bisa memperkuat lini belakang Kalteng Putra yang akan promosi ke Liga 1 musim 2019.

Jakarta: Kalteng Putra terus berbenah jelang tampil di kompetisi Liga 1 musim 2019. Teranyar, klub yang baru promosi itu mendatangkan bek veteran, Onoriode Kughegbe John atau lebih dikenal dengan nama OK John.

Pengumuman bergabungnya O.K John ke Kalteng Putra diumumkan secara resmi melalui akun instagram Kalteng Putra @Kaltengputra_news pada Kamis, 17 Januari 2019.

“Kerangka tim Kalteng Putra mulai terbentuk, perlahan namun pasti, tidak ada yang instan, semua butuh proses, perjuangan dan pengorbanan (waktu , tenaga, pikiran dan juga finansial). CEO Kalteng Putra, H. Agustiar Sabran ingin memberikan tim yang terbaik untuk Kalteng Putra, mohon dukungan dan doanya,” demikian tulis Kalteng Putra di akun instagramnya.
 

Baca: Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

Bergabungnya OK John ke Kalteng Putra cukup mengejutkan. Sebab, sebelumnya pemain berusia 36 tahun ini santer dikaitkan bakal bergabung dengan PSMS Medan yang terdegradasi ke Liga 2.

Kehadiran OK John yang sudah cukup berpengalaman di kompetisi sepak bola Indonesia diharapkan bisa membantu Kalteng Putra bersaing, atau setidaknya bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kebetulan, OK John juga merupakan pemain naturalisasi sehingga tidak akan mengganggu kuota pemain asing Kalteng Putra.

Kalteng Putra merupakan salah satu klub yang cukup aktif dalam melakukan pembenahan skuat jelang tampil di Liga 1 musim 2019. Sebelum OK John, klub berjuluk Isen Mulang itu sudah merekrut sejumlah pemain anyar, di antaranya; I Gede Sukadana (Bali United), Rizky Dwi Febrianto (Madura United), Pandi Ahmad Lestaluhu (PS TNI) dan Ferinando Pahabol (Persebaya).
 

Baca juga: Cara Menjaga Kebugaran Pemain Timnas U-22

Di sektor pelatih, Kalteng Putra juga tidak main-main. Mereka mendatangkan Gomes yang musim lalu sukses membawa Madura United mengakhiri kompetisi di posisi delapan.

Kualitas Gomes de Oliveira dan sejumlah pemain anyar Kalteng Putra bakal diuji saat berhadapan dengan PSM Makassar di babak 32 besar Piala Indonesia pada 26 Januari 2019. Kalteng Putra akan bertindak sebagai tuan rumah di laga ini.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ACF)

Persija Batal Uji Coba Kontra Timnas Singapura

Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade (Dok. Persija)

Jakarta: Persija Jakarta batal menggelar laga uji coba kontra Timnas Singapura. Sebelumnya, Macan Kemayoran diagendakan akan menjajal kekuatan Singapura pada 26 Januari di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi.

Namun, laga uji coba tersebut dipastikan urung digelar. Direktur Utama Persija, Gede Widiade, mengatakan pihak lawan yang membatalkan agenda uji coba tersebut.

“Singapura membatalkan diri (untuk uji coba) karena hampir 60 persen skuat mereka mengikuti wajib militer,” ujar Gede kepada awak media saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis 17 Januari.

Padahal, laga kontra Singapura bisa menjadi bekal positif Persija jelang tampil di Kualifikasi Liga Champions Asia. Macan Kemayoran dijadwalkan akan bertemu klub Singapura, Home United, pada 5 Februari.

Gede pun mengakui sempitnya waktu persiapan membuat Persija tak mungkin menggelar laga uji coba lagi. Tim asuhan pelatih Ivan Kolev praktis hanya akan menjadikan laga kontra 757 Kepri Jaya di babak 32 besar Piala Indonesia 2018 sebagai persiapan melawan Home United.

“Sebenarnya banyak tawaran dari klub luar negeri, contohnya dari klub Geylang (International FC). Tapi kan waktunya sempit,” pungkas Gede.

(REN)

Persija Gaet Sponsor Utama Jelang Arungi Liga 1 2019

Jumpa pers kerja sama Persija dengan sponsor utama mereka di Liga 1 (Dok. Persija)

Jakarta: Persija Jakarta berhasil menggaet sponsor utama mereka jelang mengarungi Liga 1 musim 2019. Macan Kemayoran resmi menjalin kerja sama dengan produsen makanan, Indofood, lewat salah satu produknya mie instantnya.

Direktur Utama Persija, Gede Widiade, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menuturkan jika kesepakatan kerja sama ini sebenarnya telah berjalan sejak 2018, namun baru diterapkan pada 2019.

“Sponsor ini nanti khusus untuk Liga 1 dan turnamen formal lainnya yang diselenggarakan PT Liga Indonesia Baru. Jadi di luar keikutsertaan kami di Liga Champions Asia atau Piala AFC,” kata Gede pada jumpa pers di Jakarta Pusat, Kamis 17 Januari.

Kesepakatan yang terjalin ini membuat Persija menjadi klub Indonesia kedelapan yang disponsori oleh Indofood. Sebelumnya, mereka telah mensponsori Persib Bandung, Bali United, Arema FC, PSIS Semarang, PSMS Medan, PSS Sleman, dan Celebest FC.

Tak hanya sebatas menjadi sponsor, Program kerja sama ini nantinya akan menggelar banyak kegiatan yang dilakukan bersama Persija. Salah satunya, dengan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah.

“Antara kami dan Persija ada misi yang sama, yaitu ingin mengajak masyarakat menebarkan energi positif. Kami juga ingin mengajak masyarakat mencintai olahraga, dalam hal ini sepak bola dan juga berprestasi. Nantinya, kami juga akan membuat kegiatan dengan suporter Persija,” kata Lucy Suganda, general manager marketing brand Indomie.

Peresmian kesepakatan kerja sama ini pun turut dihadiri para penggawa Persija. Diantaranya kapten tim Andritany Ardhiyasa, bomber legendaris Persija Bambang Pamungkas, dan Ryuji Utomo.

(REN)

Indra Sjafri: Pilih Kapten, Dua Menit Sebelum Laga Juga Bisa!

Jakarta: Pelatih Tim Nasional lndonesia U-22 Indra Sjafri, tidak ambil pusing soal jabatan kapten dalam timnya. Menurut dia, bukan hal sulit menentukan pemain untuk mengemban tugas kapten tersebut.

Seleksi Timnas Indonesia U-22 yang diikuti 35 pemain, pekan ini memasuki tahap kedua. Mereka semua saling berlomba menunjukkan performa terbaik agar terpilih masuk skuat inti.

Dari sekian banyak pemain yang dipanggil, terdapat nama Nurhidayat Haji Harris, yang berpengalaman sebagai kapten Timnas Indonesia U-19. Selain itu, ada Hanif Sjahbandi, Awan Setho dan Bagas Adi, yang lebih sering membela Timnas.

Baca juga: Komentar Arema Soal IB Berpotensi Jadi Tersangka Mafia Bola

Menurut Wikipedia, tugas kapten tim biasanya diemban pemain yang lebih tua atau paling berpengalaman. Selain itu, dia juga harus punya pengaruh terhadap rekan-rekannya. 

Kendati demikian, Indra belum memutuskan siapa yang bakal menjadi kapten. 

“Sejauh ini belum ada (kapten-Red). Tapi gampang untuk memilihnya. dua menit sebelum pertandingan juga bisa,” kata Indra singkat seusai latihan Indonesia U-22 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Baca juga: Cara Menjaga Kebugaran Pemain Timnas U-22

Saat ini Indra dan jajaran pelatihnya masih disibukkan dengan seleksi pemain, yang kabarnya bakal mengerucut menjadi 30 pemain saja pada akhir pekan nanti. Besar kemungkinan, kapten Timnas U-22 bisa diketahui ketika laga uji coba digelar melawan klub lokal pada pekan keempat nanti. 

Seleksi Timnas U-22 sudah memasuki tahap kedua pada pekan ini. Sebelumnya, Indra sudah mengganti tiga pemain lewat sesi tahap pertama yang berlangsung sepanjang pekan lalu.

Video: Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama
 

(RIZ)

Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Celebration Game PSS

Para pemain PSS saat menjalani latihan di Stadion Maguwoharjo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Sleman: Panitia Pelaksana (Panpel) laga selebrasi (celebration game) PSS Sleman kabarnya sudah menyediakan 30 ribu lembar tiket untuk penonton. Perayaan keberhasilan menjadi kampiun Liga 2 Indonesia 2018 ini menyajikan laga PSS kontra Persis Solo, pada Sabtu 19 Januari 2019.

Ketua Panpel Celebration Game PSS Tri Mulyanto mengatakan, ada tiga kategori harga tiket yang diberlakukan. Di tribun kuning dan hijau, kata dia, harga tiket Rp40.000, tribun merah Rp60.000 dan tribun biru Rp80.000.

“Terjadi perubahan harga tiket, karena PSS akan mengikuti kompetisi Liga 1. Untuk suporter Persis kami sediakan kuota 5 ribu lembar  tiket,” ujar Mulyanto di Sleman pada Kamis 17 Januari 2019.

Baca juga: Pilih Kapten, Indra Sjafri: Dua Menit Sebelum Laga Juga Bisa!

Ia mengungkapkan, pertandingan celebration game dimulai pukul 15.30 WIB. Pihak Panpel memajukan jadwal dari rencana yang sebelumnya pada pukul 19.00 WIB. Menurutnya, keputusan itu diambil menyesuaikan perizinan dari kepolisian.

“Izin dari kepolisian sudah keluar. Termasuk sudah disiapkan unttuk pengamanan pertandingan,” ujarnya.

Ia memperkirakan, ada sekitar 800 personel kepolisian terjun mengamankan laga. Jumlah personel pengamanan ini lebih banyak dibanding laga PSS di Liga 2, yang biasanya hanya sekitar 400 personel.

Mulyana berharap kelompok suporter Persis, Pasoepati dan Surakartans bisa tertib. Keduanya akan dialokasikan di tribun berbeda, yakni Pasoepati di tribun merah dan Surakartans di tribun biru.

“Polda DIY juga sudah berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk pengamanan. Pengamanan di jalur-jalur keberangkatan suporter akan dijaga,” kata Mulyanto.

Video: PS Tira Datangkan Loris Arnaud
 

(RIZ)

Cari Pengganti Rene, PSM Datangkan Pelatih Belanda?

Erwin van de Looi saat ini menjabat sebagai pelatih Timnas Belanda U-21. Selain Erwin, PSM juga punya sejumlah kandidat untuk menggantikan posisi Robert Rene Alberts. Di antaranya Alfred Riedl dan eks pelatih Persib Mario Gomes.

Makassar: Setelah ditinggalkan Robert Rene Alberts, manajemen PSM Makassar, mulai mengincar pelatih baru untuk mengasuh tim Juku Eja. Pelatih tersebut digadang-gadang berasal dari negara Wiljan Pluim dan Mark Klok, yakni Belanda. 

Kabarnya, nama kandidat yang paling santer akan menukangi tim kebanggaan masyarakat Makasar tersebut saat ini tengah menakhodai Tim U-21 Belanda. Bahkan, sosok tersebut dikabarkan sangat dekat dengan Klok dan Pluim. 

CEO PSM Makassar, Munafri Afifuddin, mengatakan bahwa ada beberapa nama yang masuk dalam daftar calon pelatih. Appi sapaan akrabnya, saat ini masih akan mendiskusikan nama yang tepat untuk bekerjasama dengan semua pemain. 
 

Baca: Komentar Arema Soal IB Berpotensi Jadi Tersangka Mafia Bola

“Ya nama-namanya sudah ada. Tapi, kita masih harus mendiskusikan hal itu. Agar semua pemain bisa happy. Jadi, tidak hanya bisa bekerjasama dengan beberapa pemain,” katanya, Kamis 17 Januari 2019.

Oleh karena itu, kata Appi, dirinya membutuhkan sosok pelatih yang memiliki karakter kuat. Agar kata Appi, Dia (pelatih) yang nantinya menakhodai PSM Makassar bisa menyatukan semua kekuatan dari para pemain. 

“Kami butuh figur yang kuat. Yang bisa menyatukan kekuatan semua pemain,” katanya lagi. 
 

Baca juga: Joko Driyono Belum Bisa Penuhi Panggilan Satgas Anti-Mafia Bola

Setelah ditinggal Robert Rene Alberts ada beberapa nama yang masuk dalam daftar calon pelatih Tim Juku Eja di antaranya adalah Alfred Riedl, Peter Segrt, Mario Gomes hingga yang terkuat sekalipun seperti nama Marian Mihail. 

Namun, nama yang paling santer paling berpeluang menjadi suksesor Robert Rena Albert adalah Erwin van de Looi yang saat ini menjabat pelatih Timnas Belanda U-21. Lelaki berusia 46 tahun itu berpeluang besar menggeser kandidat lain. 

Tapi, Appi enggan berspekulasi terkait beberapa nama tersebut. Yang pasti kata dia, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumumkan satu nama. Pelatih yang bisa memahami kondisi dan situasi serta ciri khas dari semua pemain. “Yang pasti waktu dekat ini kita umumkan,” ujarnya. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ACF)

Komentar Arema Soal IB Berpotensi Jadi Tersangka Mafia Bola

IB Berpotensi jadi tersangka karena adanya bukti transfer dari manajer Perseba Super Bangkalan sebesar Rp115 juta sebagai mahar tuan rumah Piala Suratin 2009. IB sendiri saat ini tengah bersiap menghadiri kongres tahunan PSSI di Bali, 20 Januari 2019.

Malang: Kepala Staf Ketum PSSI Iwan Budianto dilaporkan ke polisi terkait kasus dugaan penipuan dalam pengaturan Tuan Rumah Piala Suratin pada November 2009. Pria yang akrab disapa IB ini sendiri diketahui juga menjabat sebagai CEO Arema FC.

Menanggapi itu, Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengaku apabila yang dimaksud polisi adalah IB, maka dia yakin bahwa IB akan taat kepada prosedur hukum. Dia pun meyakini bahwa IB akan memenuhi panggilan polisi bila dimintai keterangan.

“Dan kami mohon semua pihak untuk menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah,” katanya, Kamis 17 Januari 2019.
 

Baca: Joko Driyono Belum Bisa Penuhi Panggilan Satgas Anti-Mafia Bola

Sudarmaji meminta agar semua pihak dapat menghargai bahwa saat ini PSSI dan klub-klub sebagai voter sedang fokus mempersiapkan Kongres Tahunan PSSI. Kongres tersebut rencananya diselenggarakan di Bali, Minggu 20 Januari 2019.

“Kongres ini juga sangat penting karena menjadi tuntutan dan kebutuhan arah kebijakan setahun kedepan PSSI dalam mengelola sepak bola yang berprestasi. Tentunya para pimpinan PSSI juga stakeholder PSSI sedang fokus mempersiapkan dan pelaksanaan kongres tersebut,” jelasnya.

Peristiwa ini menurut Sudarmaji dikhawatirkan akan memicu kekhawatiran publik. Sebab, ekspektasi masyarakat agar sepak bola bisa segera digelar sangatlah tinggi. 

“Mohon maaf jangan sampai program baik PSSI dan klub yang sekarang sedang dikembangkan menjadi terabaikan karena imejnya dikalahkan dengan hal-hal lain. Harus ada sikap obyektif dari semua pihak karena sepak bola harus diselamatkan asetnya yakni kompetisi,” ungkapnya.

Di sisi lain, tim Arema sendiri tidak terganggu dengan adanya kasus ini. Sebab dalam beberapa waktu terakhir, tim Singo Edan ini tengah mempersiapkan laga melawan Persita Tangerang pada babak 32 besar Piala Indonesia yang digelar 26 Januari 2019 mendatang di Malang.

“Kalau Arema sendiri profesional tetap pada program yang sudah disusun,” pungkasnya.
 

Baca juga: 10 Years Challenge: Ronaldo, Messi, Neymar, Salah dan Hazard

Sebelumnya diberitakan, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan Perseba Super Bangkalan tak gratis menjadi tuan rumah Piala Suratin 2009. Kepala Staf Ketua Umum PSSI Iwan Budianto kabarnya meminta sejumlah uang. 

Dedi mengungkapkan manajer klub Imron Abdul Fatah mulanya mengajukan diri sebagai tuan rumah. Iwan kemudian meminta uang sejumlah Rp115 juta. 

“Ternyata Imron merasa tertipu. Padahal untuk menjadi tuan rumah tidak perlu mengeluarkan uang,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 16 Januari 2019. 

Terkait kasus ini, Dedi mengaku sudah memiliki sejumlah bukti transfer dana. “Sudah ada bukti transfer dengan pelapor Imron Abdul Fattah dan terlapor IB dan kawan-kawan. IB berpotensi jadi tersangka,” tambah Dedi.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persebaya Resmi Boyong Hansamu Yama

(ACF)

Pemeriksaan Joko Driyono Molor

Joko diagendakan bertemu dengan Satgas Anti-Mafia Bola pada Kamis 17 Januari pukul 09.00 WIB. Tujuannya untuk mendalami kasus pengaturan skor yang melanda kancah sepak bola nasional.

Jakarta: Pemeriksaan Waketum PSSI, Joko Driyono, tidak berjalan lancar. Pasalnya, yang bersangkutan tidak menunjukkan batang hidungnya berdasar agenda yang ditetapkan.

Joko diagendakan bertemu dengan Satgas Anti-Mafia Bola pada Kamis 17 Januari pukul 09.00 WIB. Tujuannya untuk mendalami kasus pengaturan skor yang melanda kancah sepak bola nasional.

Hingga berita ini diturunkan atau berselang sekitar tiga jam dari agenda yang ditentukan, Joko masih belum menampakkan diri di Ditpid Tipikor yang menjadi lokasi pemeriksaan. Kendati demikian, kehadirannya masih ditunggu Satgas.

Baca: Komentar Ronaldo Usai Bawa Juventus Raih Trofi Piala Super Italia

Salah satu petugas piket ruang pemeriksaan Bareskrim menjelaskan, dirinya memang tidak tahu pasti kehadiran Joko. Tapi menurut dia, pihak Satgas bisa menunggu hingga malam hari.

“Belum ada yang namanya Joko Driyono dalam daftar hadir ini. Paling kalau dari PSSI baru ada nama Asep Edwin,” kata petugas piket ruang pemeriksaan tersebut.

“Meski begitu, biasanya pihak Satgas masih mau menerima meskipun dia (Joko Driyono) telat sampai malam sekalipun,” tambahnya.

Baca: Allegri Angkat Tinggi-tinggi Cristiano Ronaldo

Selain Joko, terdapat beberapa perangkat PSSI lain yang diagendakan menjalani pemeriksaan hari ini. Mereka semua adalah Papat Yunisal (anggota Exco), Irzan (Wakil Bendahara Umum), dan Asep Edwin (Komite Disiplin).

Sejauh ini, baru Asep saja yang sudah datang menjalani pemeriksaan. Dia datang seorang diri mengenakan kemeja biru sekitar pukul 09.30 WIB.

Video: Bruno Matos Tak Sabar Bela Persija

(PAT)

Joko Driyono Belum Bisa Penuhi Panggilan Satgas Anti-Mafia Bola

Satgas menjadwalkan Jokdri untuk menghadap ke Bareskrim Polri yang berada di Ombudsman pada Kamis 17 Januari pukul 09.00 WIB. Tapi berselang sekitar empat jam berlalu, Joko tetap tidak terlihat.

Jakarta: Waketum PSSI, Joko Driyono, belum bisa memenuhi panggilan Satgas Anti-Mafia Bola terkait penyelesaian kasus pengaturan skor. Itu terjadi karena dia sedang mempersiapkan diri menuju Kongres Tahunan PSSI.

Sejatinya, Satgas menjadwalkan Jokdri untuk menghadap ke Bareskrim Polri yang berada di Ombudsman pada Kamis 17 Januari pukul 09.00 WIB. Tapi berselang sekitar empat jam berlalu, Joko tetap tidak terlihat.

Ternyata setelah dihubungi wartawan, Joko memang belum bisa memenuhi pemanggilan tersebut. Ia mengatakan meminta penjadwalan ulang pemeriksaan karena sedang bersiap menghadiri Kongres Tahunan PSSI.

Baca: Fakta Menarik Usai Juventus Sabet Gelar Piala Super Italia

“Berhubung besok terbang ke Bali untuk kongres, saya pun mengajukan penjadwalan ulang (pemeriksaan),” kata Joko ketika dikonfirmasi lewat sambungan telepon.

“Sebetulnya, jadwal pemanggilan saya itu  juga Jumat (18 Januari). Tapi, sudah saya reschedule menjadi Kamis 24 Januari pukul 11:00 WIB,” tambahnya.

Seperti diketahui, PSSI memang akan menggelar Kongres Tahunan di Bali pada Minggu 20 Januari mendatang. Di sana, akan dibahas berbagai evaluasi kerja sepanjang 2018 serta berbagai program yang akan dilakukan pada 2019.

Baca: Van der Vaart Heran Madrid Selalu Cadangkan Isco

Joko bukan satu-satunya wakil PSSI yang dijadwalkan menjalankan pemeriksaan di Ombudsman pada hari ini. Selain dia, masih ada Asep Edwin (Komite Disiplin), Papat Yunisal (anggota Exco) dan Irzan (Wakil Bendahara Umum).

Dari keempatnya, hanya Asep saja yang baru terlihat memenuhi panggilan pemeriksaan dengan baik. Dia datang seorang diri ke Ombudsman mengenakan kemeja biru sekitar pukul 09.30 WIB.

Video: Bruno Matos Tak Sabar Bela Persija

(PAT)

LIB Gandeng La Liga Demi Kembangkan Kualitas Sepak Bola Nasional

acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Liga Indonesia Baru (LIB) dan LaLiga di Jakarta (16/1). (Istimewa)

Jakarta: PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 menggandeng La Liga Spanyol untuk menjalin kerja sama pengembangan kualitas sepakbola nasional.

Kerja sama tersebut berupa pengelolaan sistem kompetisi yang tepat dan profesional. La Liga akan memberikan pengetehuan mulai dari peningkatan manajemen keuangan, masalah keorganisasian, hingga pelatihan agar LIB bisa membuat klub Indonesia dapat berkembang.

Bukan hanya itu, bentuk kerja sama lainnya antara LIB dan La Liga adalah pengembangan perwasitan yang ada di Tanah Air. Kedua belah pihak berkomitmen memberantas praktik kotor yang ada di persepakbolaan nasional yang mencuat belakangan ini.

“Saya ingin mengerti dan memahami apa masalah yang dialami di sepakbola Indonesia. Kami ingin membantu dan memberikan masukan kepada mereka [PT LIB],” kata managing direktur La Liga untuk kawasan Asia Ivan Codonia di Jakarta, Rabu (16/1).

La Liga dan PT LIB menjalin kesepakatan selama tiga tahun. Diharapkan kerja sama tersebut membuat kualitas kompetisi nasional jadi lebih baik lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Ini tahap pertama yang kami lakukan, karena PT LIB akan mencoba masuk ke dalam dunia sepakbola internasional. Selain itu kami ingin memperkenalkan kompetisi Indonesia di mata dunia,” kata CEO PT LIB Risha Adi Wijaya.

(REN)

Tambah Daya Gedor, Arema Rekrut Dua Legiun Asing

Arema mengontrak Robert Lima Guimaraes yang berposisi sebagai penyerang dan Pavel Smolyachenko (gelandang) selama satu tahun. Mereka berdua bakal tampil saat Arema berhadapan dengan Persita di babak 32 besar Piala Indonesia.

Malang: Arema FC resmi merekrut dua pemain asing untuk memperkuat skuat di Liga 1 musim 2019. Kedua pemain asing tersebut adalah Robert Lima Guimaraes (Brasil) dan Pavel Smolyachenko asal Uzbekistan.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan kedua pemain ini dipanggil berdasarkan rekomendasi dari asisten pelatih, Kuncoro. 


(Manajemen Arema memperkenalkan pemain baru mereka, Pavel Smolyachenko. Foto: medcom.id/Daviq Umar) 

“Jadi Coach Kuncoro melihat video permainan kedua pemain ini dari agen. Dia setuju, dan bilang ke saya kalau ada gelandang dan striker bagus dari agen. Lalu CEO setuju ya saya pun setuju,” katanya.
 

Baca: Pejabat PSSI Minta Rp115 Juta ke Manajer Perseba

Ruddy mengaku timnya sebelumnya mengincar salah satu gelandang asing asal Korea Selatan yang telah bermain di salah satu klub di Indonesia. Namun, incaran tersebut gagal didapatkan.

“Pemain itu sama klubnya tidak dilepas dan pemainnya sendiri juga merasa berutang budi terhadap klub itu,” ungkapnya.

Dari situ, Ruddy kemudian menghubungi agen untuk minta dicarikan pemain asing di sektor gelandang dan striker. Manajemen Arema pun juga request ingin pemain yang seperti apa.

“Untuk sektor gelandang itu request. Akhirnya diberikan lah Pavel ini. Selain itu kami juga ditawarkan banyak striker, karena Arema memang cari striker saat itu,” ungkapnya.

Sebelum mendatangkan Robert Lima, tim pelatih Arema juga sempat meminta masukan dari Arthur Cunha. Sebab, stopper Arema tersebut juga berasal dari Brasil.
 

Baca juga: Sekjen PSSI Ratu Tisha Diperiksa Polisi

“Disamping liat video permainan, Kuncoro juga telepon Arthur, dan tanya tahu pemain ini tidak. Jadi salah satu referensinya ya Arthur,” tuturnya.

Sebagai informasi, dua pemain asing ini resmi dikontrak selama satu tahun. Keduanya sendiri juga telah beberapa kali mengikuti sesi latihan bersama pemain Arema yang lain

Rencananya, dua pemain ini bakal dipersiapkan sebagai pemain inti saat Arema menjamu Persita Tangerang pada babak 32 besar Piala Indonesia yang digelar 26 Januari 2019 mendatang di Malang.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ACF)

Arema Yakin Robert Lima dan Pavel Smolyachenko Lolos Verifikasi

Malang: Meski regulasi kompetisi Liga Indonesia 1 2019 belum diumumkan, Arema FC tetap meneken kontrak dua pemain asing. Keduanya yakni Robert Lima Guimaraes (Brasil) dan Pavel Smolyachenko asal Uzbekistan.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan kedua pemain ini tetap dikontrak meskipun regulasi baru belum diketahui. Hal itu dilakukan untuk memproteksi kedua pemain ini.

“Arema ingin memproteksi masa depan pemain, makanya dikontraklah dua pemain ini. Jadi biarkan mereka konsentrasi bermain dan berlatih saja. Kontrak ini untuk menyudahi pro kontra status mereka,” katanya.
 

Baca: Pejabat PSSI Minta Rp115 Juta ke Manajer Perseba

“Kami sudah korek-korek informasi dari pemain. Surat-surat mereka juga semua kita kumpulkan. Dari informasi itu memastikan keyakinan kita bahwa dua pemain ini dipastikan lolos verifikasi,” tambahnya.

Seperti diketahui, Pavel dan Robert Lima belum menjalani verifikasi pemain. Meski begitu, manajemen Arema tetap optimis keduanya bisa memenuhi persayaratan sebagai pemain asing di Indonesia.

Sementara itu, status Robert Lima sendiri sebenarnya masih belum jelas hingga saat ini. Sebab, data Transfer Matching System (TMS) menyebutkan dia masih memperkuat Al Hazm (Liga Arab Saudi) musim 2016/2017 di kasta kedua waktu itu.

Padahal, Robert Lima sempat bermain di klub kasta ke enam Liga Brasil, Esportivo. Sehingga, jika menggunakan data TMS, kemungkinan dia bisa lolos verifikasi.

Sedangkan, status Pavel terhitung aman. Sebab, dia tercatat sebelumnya bermain di Metallurg yang merupakan kasta tertingi Uzbekistan.

“Operator menunggu regulasi soal verifikasi karena harus mengacu regulasi tahun 2019 dan itu diumumkan setelah Kongres PSSI,” ujar Sudarmaji.
 

Baca juga: Sekjen PSSI Ratu Tisha Diperiksa Polisi

“Kita belum tahu regulasi mengatur seperti apa tentang kualifikasi pemain berdasarkan di mana mereka bermain. Jadi tidak bisa hanya berdasarkan melihat, operator punya formula sendiri,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dua pemain asing ini resmi dikontrak selama satu tahun. Keduanya sendiri juga telah beberapa kali mengikuti sesi latihan bersama pemain Arema yang lain

“Hasil tes medis kedua pemain ini sudah keluar dari dokter. Hasilnya secara global tidak ada masalah dengan mereka,” kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Rencananya, dua pemain ini bakal dipersiapkan sebagai pemain inti saat Arema menjamu Persita Tangerang pada babak 32 besar Piala Indonesia yang digelar 26 Januari 2019 mendatang di Malang.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Kilas Balik Olahraga 2018

(ACF)

Pavel Smolyachenko Tak Sabar Main untuk Arema

Malang: Arema FC resmi mendatangkan pemain asing baru, Pavel Smolyachenko, untuk musim 2019. Pemain asal Uzbekistan ini mengaku bakal tertantang untuk berlaga bersama Singo Edan.

“Ini tantangan yang menarik buat saya karena saya baru pertama kali bermain di Indonesia,” katanya.

Pavel sendiri mengaku tak sabar untuk segera berlaga bersama Arema. Rencananya dia bakal dipersiapkan sebagai pemain inti saat Arema menjamu Persita Tangerang pada babak 32 besar Piala Indonesia.
 

Baca: Tambah Daya Gedor, Arema Rekrut Dua Legiun Asing

“Kompetisi masih lama, tapi masih ada Piala Indonesia. Menurut saya kompetisi terlalu panjang. Jika hanya latihan-latihan saja, kita menunggu terlalu lama. Jika bisa, besok sudah mulai kompetisinya,” tegasnya.

Pemain berposisi gelandang ini mengaku sebelumnya tidak tahu banyak soal Arema. Dia mengatakan baru memahami karakter tim kebanggaan Arek Malang ini setelah tiba di Indonesia.

“Ketika saya sampai sini baru paham Arema tim seperti apa. Arema saya suka, terutama fans mereka karena ini bisa memberikan energi tambahan untuk tim dan saya secara pribadi,” ujarnya.

Berbeda dengan klub sebelumnya, saat di Indonesia Pavel harus membiasakan diri untuk menjalani laga tandang hingga ke luar pulau. Bahkan ribuan kilometer harus ia tempuh selama semusim.
 

Baca juga: Pejabat PSSI Minta Rp115 Juta ke Manajer Perseba

“Tidak ada masalah jika kemudian harus travel bahkan berapa kilometer. Bahkan jika kemudian harus naik kendaraan atau pun bus,” jelasnya.

Mantan pemain Metallurg FC, Uzbekistan, ini pun mengaku bakal mencoba untuk berkeliling Malang dalam waktu dekat. Dia mengaku senang dengan suasana kota di Jawa Timur ini.

“Belum semua Malang Raya saya lihat, karena aktifitas saya hanya dari hotel ke stadion saja saat ini. Tapi jika ada istirahat lebih 2-3 hari, saya akan mencoba melihat keindahan Kota Malang,” pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ACF)

Abaikan Tawaran dari Malaysia, Robert Lima Mantap Pilih Arema

Robert Lima, penyerang baru Arema yang berasal dari Brasil. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Robert Lima mendapat tiga tawaran sebelum memutuskan bergabung dengan Arema. Salah satunya datang dari klub asal Malaysia.

Malang: Robert Lima Guimaraes resmi bergabung dengan Arema FC untuk musim 2019. Pemain asal Brasil ini mengaku lebih memilih tim Singo Edan meskipun mendapatkan sejumlah tawaran dari klub lain.

Sebelum berlabuh ke Malang, Robert Lima mendapatkan setidaknya tiga tawaran. Mulai diperpanjang klub asalnya hingga tawaran dari sebuah klub asal Malaysia.

“Sebelum ke sini ada tawaran dari Malaysia. Tapi lihat Arema, saya pilih Arema,” katanya.
 

Baca: Tambah Daya Gedor, Arema Rekrut Dua Legiun Asing

Mantan pemain Al-Hazm, Arab Saudi ini mengatakan musim ini adalah musim yang penting baginya karena bisa bermain dengan Arema. Sebab menurutnya, Arema adalah tim yang bagus.

“Ini kesempatan penting bisa bermain di Arema. Saya senang karena Arema adalah tim yang  bagus dan ini musim yang sangat penting bagi saya,” ujarnya.

Sama seperti Pavel, Robert Lima sejatinya tidak tahu banyak soal Arema. Ia mengetahui klub Arema dari agen. Kemudian dia menghubungi stopper Arema, Arthur Cunha yang juga sama-sama berasal dari Brasil untuk mengetahui informasi lebih dalam tentang Arema. Dari sinilah ia kemudian mantap memilih Arema.
 

Baca juga: Pavel Smolyachenko Tak Sabar Main untuk Arema

“Arema tim bagus, pemain juga bagus-bagus. Saya senang bisa menjalani latihan beberapa hari ini,” tuturnya.

Pemain yang bakal menggunakan nomor punggung 9 ini mengaku tidak ada kendala adaptasi saat bergabung dengan Arema. Sebab, sejak latihan perdana, dia merasa pemain lainnya dan pelatih telah menganggapnya teman.

“Saya ini kuat dan tidak ada masalah terutama dengan makanan di sini. Saya akan membunuh lini pertahanan lawan karena saya adalah gladiator,” pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ACF)

Seto Ingin Tambahan Asisten Manajer di PSS Sleman

Asisten yang diminta Seto nantinya akan membantu dirinya mengelola tim junior PSS Sleman. Termasuk memilah-milah pemain yang akan dipromosikan ke tim utama PSS di Liga 1 musim 2019.

Sleman: PSS Sleman memerlukan banyak persiapan untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2019. Bukan hanya pemain, PSS juga perlu tambahan asisten manajer untuk mendampingi pelatih Seto Nurdiyantoro. 

Sejauh ini, asisten manajer PSS dijabat Danilo Fernando. Danilo di PSS berperan juga sebagai pencari bakat pemain muda. 

Seto mengatakan telah menyampaikan keinginannya itu ke manajemen. “Saya minta penambahan satu asisten teknis. Nanti bertugas membantunya sebagai pelatih,” kata Seto di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 16 Januari 2019. 
 

Baca: Tambah Daya Gedor, Arema Rekrut Dua Legiun Asing

Seto mengatakan, keberadaan asisten ini nantinya penting untuk tim. Berkompetisi di Liga 1, PSS harus juga memiliki tim di bawahnya, yakni U-20. Asisten tersebut nantinya akan membantu dalam mengelola tim dan mengartur keluar-masuknya pemain muda untuk tim utama. 

“Artinya nanti bisa naik turun. Lebih lanjut akan membicarakan dengan manajemen,” kata dia. 

Ia mengakui PSS sedang mengalami transisi dari Liga 2 ke Liga 1. Terlihat banyak uang di Liga 2 tapi tak demikian di Liga 1. Dengan sejumlah kekurangan dan kelebihan, Seto akan kembali melihat target tim untuk musim depan. 
 

Baca juga: Pejabat PSSI Minta Rp115 Juta ke Manajer Perseba

PSS sejauh ini belum bergerak banyak untuk transfer pemain. Tercatat, baru mantan pemain Kalteng Putra, Kushendra Hari Yudo yang berhasil dibeli. Sementara, tiga pemain PS Mojokerto Putra; Derry Rachman, Haris Tuharea, dan Ricky Kambuaya masih dalam masa percobaan. Proses kontrak pemain lama yang akan dipertahankan pun belum sepenuhnya selesai. 

Sementara, sejumlah klub Liga 1 lain telah banyak melakukan transfer pemain baru, termasuk klub promosi Kalteng Putra dan Semen Padang. “Kami akan lihat nanti apa target (tim) musim depan. Saya pikir mereka (pemain) memiliki potensi,” ujarnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ACF)

LIB tak Masalah Liga 1 2019 Hanya Diikuti 10 Klub

Jelang Liga 1 2019, baru 10 klub yang lolos verifikasi dan punya lisensi profesional AFC. Sejalan dengan BOPI, PT LIB tidak keberatan jika Liga 1 hanya diikuti 10 klub.

Jakarta: PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1 tak masalah kompetisi 2019 hanya diikuti 10 klub. Pasalnya dari 18 klub peserta Liga 1, sejauh ini baru 10 klub saja yang telah lolos verifikasi dan mengantongi lisensi klub profesional AFC.

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sempat menegaskan akan lebih ketat soal aturan verifikasi klub. Badan di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ingin setiap klub peserta lolos verifikasi untuk berkompetisi.

“Karena suatu kompetisi, liga dan juga klubnya menurut undang-undang harus melalui kami untuk mendapatkan verifikasi untuk berkompetisi,” Ketua BOPI Richard Sambera di tayangan Narasi TV, 11 Januari.

“Oleh karena itu, komitmen kita misalnya kalau memang 10 klub yang layak untuk tampil di kompetisi, ya itu saja,” sambungnya.

Baca: PSM Perpanjang Kontrak Marc Klok Hingga 2023

LIB pun menanggapi positif pernyataan BOPI. COO PT LIB, Tigor Shalom Boboy, mengatakan sejalan dengan pernyataan BOPI tersebut dan tidak keberatan jika memang Liga 1 2019 hanya diikuti 10 klub.

“Itu kan sistemnya sama, yakni lisensi klub. Kita punya 10 klub (yang lolos verifikasi dan punya lisensi profesional AFC), kalau mau ikut mereka (BOPI) 10 klub itu yang boleh berkompetisi, ya kita ikut,” kata Tigor kepada Medcom.id saat ditemui, Rabu 16 Januari. 

“Jadi sebenarnya tidak ada masalah dengan yang diminta oleh BOPI. Mereka juga tahu standar yang kita terapkan itu standar tinggi. Kita sama-sama bekerja menentukan klub yang memang verified ya kita tentukan itu,” lanjut Tigor.

Tigor yang juga menjabat Kepala Departemen Lisensi Klub PSSI memang telah menjalankan proses verifikasi untuk mendapatkan lisensi klub profesional AFC sejak April 2018 lalu. Setelah melewati enam bulan proses, diputuskan 10 dari 18 klub Liga 1 2018 mendapatkan lisensi klub profesional AFC.

Berikut daftar 10 klub yang lolos verifikasi dan punya lisensi profesional AFC: 
1. Persib Bandung
2. Persija Jakarta
3. Arema FC
4. PSM Makassar
5. Madura United
6. Barito Putera 
7. Bali United
8. Persipura Jayapura
9. Borneo FC
10. Bhayangkara FC

(ACF)

PSS Sleman Terancam Kehilangan 3 Pemain Andalan

Ichsan Pratama yang menyandang predikat pemain terbaik Liga 2 sudah memberi kode bakal meninggalkan PSS Sleman. Sementara itu, bomber veteran Cristian ‘El Loco’ Gonzales juga belum pasti dipertahankan karena usianya sudah lebih dari 40 tahun.

Sleman: PSS Sleman terancam kehilangan sejumlah pilar penting. Mereka yang berpotensi hengkang adalah pemain-pemain yang berkontribusi besar dalam membawa PSS merengkuh trofi Piala Liga 2 2018. 

Pemain terbaik Liga 2 2018, Ichsan Pratama memberikan kode perpisahan untuk klub yang berkandang di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Sang pemain membuatkan indikasi perpisahan dengan PSS lewat media sosialnya di instagram. 

Sementara itu, pemain senior Cristian Gonzales juga belum jelas masa depannya. Isu yang berkembang, usia pemain berjuluk El Loco yang sudah lebih dari 40 tahun akan menyulitkannya bersaing di kompetisi Liga 1. Meskipun, Gonzales jadi aktor sentral di lini depan PSS sejak babak delapan besar hingga final Liga 2 musim lalu. 
 

Baca: 5 Hal Menarik Jelang Piala Super Italia

Adapula Slamet Budiono yang terancam hengkang. Pemain ini jelang akhir Liga 2 2018 sempat menjalani operasi karena cedera. Meski demikian, Slamet sudah mengikuti latihan PSS. 

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro mengatakan manajemen mencoba mengundang semua pemain yang bermain untuk tim selama Liga 2 2018, khususnya saat babak final. Mereka dikumpulkan untuk ikut berlatih untuk persiapan celebration game melawan Persis Solo pada 19 Januari 2019. 

“Manajemen sudah mengundang semua (pemain) itu. Setelah itu (masa depan pemain) akan dibahas lagi,” ujar Seto di Sleman pada Rabu, 16 Januari 2019. 

Seto mengaku belum tahu pasti masa depan tiga pemain itu. Namun, Seto memberi kode ketiga pemain masuk dalam daftar nama rekomendasi untuk dipertahankan. 
 

Baca juga: Romagnoli: Juve Boleh Diunggulkan, tapi Milan Sekarang Lebih Kuat!

Ia juga mengatakan, rencana mempertahankan 50 hingga 60 persen dari jumlah musim lalu masih tarik-ulur. Mantan pemain Tim Nasional Indonesia ini mengatakan sejumlah pemain yang akan dipertahankan masih terus dipantau. Sejauhnya, sudah lebih dari sembilan nama permain yang telah dikontrak PSS. 

“Kalau ada (pemain) yang bisa (menunjukkan kemampuan) bagus (kemungkinan dipertahankan), jadi fleksibel. Saya sudah merekomendasikan dari tim pelatih ke manajemen. (Keputusan) terserah manajemen,” kata dia. 

Sekitar 18 pemain telah mengikuti latihan PSS untuk persiapan celebration game. Jumlah itu termasuk permain anyar Kushedya Hari Yudo serta tiga mantan PS Mojokerto Putra, Derry Rachman, Haris Tuharea, dan Ricky Kambuaya yang dalam masa percobaan. Selain mereka yakni ada Amarzukih, Bagus Nirwanto, Dave Mustaine, Rian Miziar, Ikhwan Ciptady, Asyraq Gufron, Slamet Budiono, Rangga Muslim, Irkham Zahrul Mila, Ilham Irhaz, Try Hamdani Goentara, Rian Miziar, Wahyu Sukarta, dan Zamzani. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ACF)

Kiper Legendaris I Komang Putra Resmi Bergabung dengan PSIS

I Komang Putra. (Foto: Dok. MI)

I Komang Putra bergabung dengan PSIS Semarang. Dia akan memberikan motivasi kepada skuat PSIS.

Semarang: PSIS Semarang terus memperbaiki barisan offisial. Setelah merekrut Widyantoro sebagai asisten pelatih, kali ini giliran I Komang Putra bergabung dengan skuat Mahesa Jenar. 

General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto mengatakan, mantan kiper Timnas Nasional tersebut akan memberikan motivasi tersendiri untuk Laskar Mahesa Jenar. 

“Komang kami kontrak dua tahun, ya harapanya dengan merekrut para legenda, PSIS bisa lebih baik,” kata Wahyu di Semarang, Rabu 16 Januari 2019. 

Ia mengungkapkan, pengalaman para pemain legendaris PSIS yang bergabung tidak diragukan lagi. Ia yakin dengan bergabungnya I Komang Putra dan Widyantoro di staf pelatih akan meningkatkan kualitas bermain Laskar Mahesa Jenar. 

Baca: 5 Hal Menarik Jelang Piala Super Italia

“Para legenda ini kan juga punya pengalaman yang cukup di klubnya dulu,” terangnya. 

Sementara itu, Komang Putra menjelaskan alasannya memilih PSIS Semarang. Menurutnya, PSIS punya jasa membesarkan namanya di sepak bola Indonesia.

“Saya memilih PSIS karena punya andil besar dalam karier saya. Memang ada tawaran dari klub lain, tapi prioritas saya tetap di PSIS,” ujar Komang. 

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

PSM Perpanjang Kontrak Marc Klok Hingga 2023

Marc Anthony Klok (tengah). (Foto: Antara/Yusran Uccang)

Marc Klok masih bertahan di PSM Makassar. Gelandang asal Belanda itu sudah kerasan dan berharap bisa juara musim ini.

Makassar: Posisi gelandang bertahan PSM Makassar tampaknya masih dihuni wajah lama. Pasalnya, pada musim transfer kali ini, manajemen PSM Makassar memutuskan untuk memperpanjang kontrak pesepak bola asal Belanda, Marc Klok. 

Keputusan ini dikatakan langsung oleh CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin. Dalam laman resmi PSM, Mark Klok masih membela tim Juku Eja hingga empat tahun ke depan. 

“PSM dan Marc Klok sepakat untuk memperpanjang hingga tahun 2023,” kata Munafri dalam laman resmi klub, Rabu 16 Januari 2019. 

Perpanjangan kontrak Klok bukan tanpa alasan. Munafri menyebut, peran pemain 25 tahun itu cukup vital bagi PSM. Klok disebut tidak tergantikan pada setiap pertandingan.

Baca: 5 Hal Menarik Jelang Piala Super Italia

Klok bergabung bersama PSM sejak 2017 dan telah menyumbangkan 10 gol. Berdasarkan kontrak sebelumnya, karier Klok di PSM akan berakhir pada akhir tahun 2019. 

Dengan perpanjangan ini, maka Klock dipastikan kembali akan mewarnai setiap laga Tim Juku Eja. “Saya cinta PSM dan Makassar. Saya tidak ragu lagi untuk tetap di sini dalam waktu lama. Terima kasih untuk PSM. Semoga kita juara musim ini,” kata Klok.

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Kesan Rachmat Latief Bergabung dengan Arema FC

Malang: Rachmat Latief resmi dikontrak Arema FC untuk musim 2019 dengan durasi satu tahun. Bergabung dengan tim Singo Edan membuat pemain 30 tahun ini kembali berlaga di liga kasta tertingi di Indonesia.

Latief, sapaan akrabnya, sebenarnya bukan sosok baru dalam sepak bola di Indonesia. Dia pernah bergabung dengan beberapa klub besar di Indonesia seperti PSM Makassar, Persiram Raja Ampat, Sriwijaya, Mitra Kukar, dan Persiba Balikpapan.

Bahkan, pemain kelahiran 27 November 1988 ini juga pernah beberapa kali dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia U-23 dan timnas senior. Namun, musim lalu kariernya merosot ke Liga Indonesia 2 2018 bersama Martapura FC.

“Suatu kebanggaan bisa gabung dengan Arema. Saya dari Martapura terus ke Arema sini, tidak menyangka juga,” kata Latief.

Pemain asal Makassar ini mengaku betah meskipun baru beberapa hari menginjakkan kaki di Malang. Sebab, kehadiran Aremania (julukan suporter Arema FC) membuatnya semakin yakin untuk memperkuat Arema.

“Bisa gabung di sini itu kebanggaan. Karena Arema punya suporter yang fanatik dan sangat welcome sama orang baru seperti saya,” bebernya.

Baca: 5 Hal Menarik Jelang Piala Super Italia

Latief pun mengaku tidak akan kesulitan beradaptasi dengan klub barunya ini. Sebab, ada beberapa pemain senior yang dulu pernah bermain bersamanya di timnas seperti Dendi Santoso, Hendro Siswanto dan Johan Ahmad Farizi.

“Kalau saya sih cocok dengan karakter tim Arema, cocok aja. Karena Arema kan banyak pemain senior dari saya, juga ada temen dulu-dulu di timnas. Jadi masalah adaptasi tidak ada masalah,” pungkasnya.

Arema FC resmi meneken kontrak tiga pemain lokal untuk masuk skuat musim 2019. Ketiganya yakni, Sandy Firmansyah (penjaga gawang), Ikhfanul Alam (pemain bertahan), dan Rachmat Latief (pemain bertahan).

Rencananya, Sandy Firmansyah bakal menggantikan posisi Srdan Ostojic. Sedangkan, Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief bakal menggantikan posisi Purwaka Yudi, Israel Wamiau dan Bagas Adi Nugroho.

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Jalan Panjang Ikhfanul Alam Sebelum Gabung Arema

Malang: Mimpi Ikhfanul Alam untuk bergabung dengan skuat Arema FC kini terwujud. Pasalnya, manajemen tim Singo Edan resmi mengontrak pemain 26 tahun itu untuk musim 2019 dengan durasi satu tahun.

Bergabung dengan Arema merupakan sebuah kebanggan bagi Alam, sapaan akrabnya. Sebab, cita-citanya masuk tim senior Arema terwujud setelah dia sebelumnya bergabung dengan Akademi Arema saat masih 17 tahun.

Jalan yang ditempuh untuk bergabung ke Arema butuh waktu belasan tahun. Alam harus bergabung dengan sejumlah klub sebelum bisa menjadi skuat Arema. Mulai dari Persikoba, Persekam Metro FC, PON Jatim, dan lain-lain.

“Setelah gabung tim PON Jatim saya kemudian memutuskan jadi anggota polisi dan tinggalkan sepak bola dulu,” kata Alam.

Baca: Arema Resmi Kontrak Tiga Pemain Lokal

Setelah resmi berseragam polisi, keinginan dari hati kecil Alam untuk menjadi pemain Arema timbul kembali. Dari situ pemain asal Malang ini kemudian mencoba ikut seleksi PS Polri untuk mulai membuka jalan.

“Ikut seleksi PS Polri dan masuk. Dari situ keyakinan timbul lagi. Setalah pindah-pindah klub, Alhamdulillah cita-cita itu nyata, sekarang saya ada di Arema. Bukan hanya cita-cita yang ada di kata-kata, tapi harus ada pembuktian,” sambungnya.

Sebagai informasi, Alam hingga saat ini masih tergabung dalam satuan Korps Brimob Polri. Hanya saja, dia telah mendapatkan Dispensasi Prestasi untuk dapat merumput bersama Arema.

“Korps Brimob Polri nya tidak ada masalah. Mulai dari komandan kesatuan dari bawah sampai Kakorps Brimob pun mendukung. Bahkan sekarang ada surat perizinan dari Kapolri,” tutur Alam.

Di sisi lain, setelah bergabung dengan Arema, Alam tidak menganggap Aremania (julukan suporter Arema FC) sebagai tekanan baginya. Sebab, sebelumnya dia juga pernah menjadi Aremania dan mendukung Arema dari tribun.

“Sebelum jadi pemain Arema, dulunya saya juga pernah di tribun, saya juga pernah mendukung. Saat di tribun saya juga pengen rasanya ada di lapangan. Suporter itu jadi motivasi saya juga,” pungkasnya.

Arema FC resmi meneken kontrak tiga pemain lokal baru untuk masuk skuat musim 2019. Ketiganya yakni, Sandy Firmansyah (penjaga gawang), Ikhfanul Alam (pemain bertahan), dan Rachmat Latief (pemain bertahan).

Rencananya, Sandy Firmansyah bakal menggantikan posisi Srdan Ostojic. Sedangkan, Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief bakal menggantikan posisi Purwaka Yudi, Israel Wamiau dan Bagas Adi Nugroho.

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Sandy Firmansyah tak Mengenal Persaingan dalam Tim

Malang: Arema FC kini resmi memiliki penjaga gawang baru yakni, Sandy Firmansyah. Kiper kelahiran 7 Juli 1983 itu dikontrak tim Singo Edan untuk musim 2019 dengan durasi selama satu tahun.

Dengan begitu, Arema kini praktis memiliki empat penjaga gawang. Mereka ialah Utam Rusdiana, Kurniawan Kartika Ajie, Andreas Francisco, dan Sandy Firmansyah.

Namun, meski jadi kiper paling senior, bukan berarti Sandy langsung jadi kiper utama. Pasalnya, Utam masih jadi pilihan utama setelah tampil apik musim lalu.

“Kalau dilihat dari kiper Arema semuanya memiliki kualitas. Tapi kalau bagi saya sendiri tidak ada kata saingan, karena kita di situ jadi satu keluarga,” kata Sandy.

Mantan pemain Sriwijaya FC ini pun mengaku bakal menyerahkan segala keputusan siapa yang bakal jadi kiper utama kepada pelatih. 

“Untuk posisi main atau tidak itu semua tergantung di lapangan. Nanti pelatih lah yang menentukan. Kalau saya tidak ada kata saingan. Saling dukunglah,” sambungnya.

Baca: Arema Resmi Kontrak Tiga Pemain Lokal

“Kalau di lapangan yaudah kita sama-sama, tidak ada senior-junior. Kalau di luar lapangan baru ada senior-junior,” imbuhnya.

Sandy pun mengaku tidak masalah apabila di banding-bandingkan dengan kiper legendaris Arema, Kurnia Meiga. Dia mengaku bahwa Meiga memang memiliki kualitas yang istimewa.

“Jika diberikan kesempatan sama pelatih, ya kita main bagus,” sambungnya.

Mantan kiper Gresik United ini pun mengaku ingin menjadikan Arema sebagai batu loncatan untuk menuju timnas Indonesia. Sebab, bermain untuk tim Garuda merupakan targetnya selama ini yang belum terpenuhi.

“Target pasti ada. Siapa sih pemain yang tidak mau membela timnas, itu suatu kebanggaan. Apalagi sekarang di Malang juga suatu kebanggan bagi saya,” pungkasnya.

Arema FC resmi meneken kontrak tiga pemain lokal baru untuk masuk skuat musim 2019. Mereka ialah Sandy Firmansyah (penjaga gawang), Ikhfanul Alam (pemain bertahan), dan Rachmat Latief (pemain bertahan).

Rencananya, Sandy Firmansyah bakal menggantikan posisi Srdan Ostojic. Sedangkan, Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief bakal menggantikan posisi Purwaka Yudi, Israel Wamiau dan Bagas Adi Nugroho.

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Menunggu Hasil Kongres PSSI, Arema Belum Umumkan Skuat Resmi

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (Foto: medcom.id/Daviq Umar Al Faruq)

Arema FC belum mengumumkan skuat resmi. Singo Edan memutuskan untuk menunggu hasil kongres PSSI pada 20 Januari mendatang.

Malang: Arema FC belum bisa menentukan skuat penuhnya untuk musim 2019. Pasalnya, tim Singo Edan ini masih menunggu hasil regulasi terbaru yang akan dikeluarkan pada Kongres PSSI di Bali, 20 Januari 2019.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, setelah Bagas Adi Nugroho hengkang, praktis timnya saat ini tinggal memiliki 26 pemain. Jumlah tersebut termasuk tiga pemain lokal dan dua pemain asing yang baru masuk.

“Jadi harapannya tidak ada tambahan regulasi. Tapi jaga-jaga standby sampai tanggal 20 hasilnya apa. Nanti kita baru menyesuaikan dengan regulasi itu,” kata Ruddy.

Ruddy menyebut, pihaknya berencana memboyong beberapa pemain dari Akademi Arema U-19 untuk masuk tim senior. Namun, rencana tersebut masih ditunda menunggu hasil kongres.

Baca: Aleksandar Rakic Resmi Bergabung dengan Madura United

“Rencana tiga anak U-19 naik ke senior. Sekarang mereka sudah mulai ikut latihan dengan tim senior. Mudah-mudahan tidak ada regulasi yang aneh-aneh biar anak akademi bisa naik dan pemain kita jadi 29 sisa slot 1,” bebernya.

Arema pun masih berencana mendatangkan satu pemain lokal baru. Tim pelatih sudah menyodorkan satu nama pemain kepada manajemen. Hanya saja, manajemen masih belum bisa memberikan kepastian.

“Tunggu tanggal 20 bagaimana nanti, tanggal 21-22 baru kita ambil langkah. Kalau tidak ada perubahan regulasi, ada pemain baru yang kita rekrut,” sambungnya.

Pemain tersebut bocorannya berposisi sebagai gelandang. Hal itu untuk mengantisipasi banyaknya gelandang Arema yang dipanggil timnas Indonesia U-22 seperti Hanif Sjahbandi, Jayus Hargiono dan Muhammad Rafli.

“Banyak gelandang kita yang ditarik timnas. Di sisi lain kita bangga, berarti development Arema sukses. Maka dari itu kami harus cari pemain cadangan di lini tengah,” pungkasnya.

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Arema Resmi Kontrak Tiga Pemain Lokal

Tiga pemain anyar Arema. (medcom.id/ Daviq Umar)

Arema sudah sepakat dengan tiga pemain lokal. Ketiga pemain tersebut akan dikontrak selama setahun semua.

Malang: Arema FC resmi meneken kontrak tiga pemain lokal baru untuk masuk skuat 2019. Ketiga pemain tersebut ialah Sandy Firmansyah (penjaga gawang), Ikhfanul Alam (pemain bertahan), dan Rachmat Latief (pemain bertahan).

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengaku, telah berkomunikasi dengan Sandy Firmansyah dan Rachmay Latief jauh-jauh hari. Tepatnya, sebelum pertandingan terakhir Liga Indonesia 1 2018 dimulai.

“Sandy sama Latief ini sudah pra kontrak dengan Arema satu hari sebelum Arema melawan Sriwijaya di pertandingan terakhir (Liga 1). Sudah ada komunikasi,” kata Ruddy.

Sedangkan, manajemen Arema baru berkomunikasi dengan Ikhfanul Alam sejak dua minggu yang lalu. Kini, ketiganya telah resmi bergabung dengan Singo Edan untuk durasi selama satu tahun per Selasa 15 Januari 2019.

Baca: Gagal Perpanjang Kontrak, Persebaya Siapkan Pengganti Osvaldo

“Ketiganya dikontrak untuk melengkapi pemain Arema musim lalu yang tidak kita perpanjang musim ini. Karena ada pemain yang hilang di beberapa posisi sehingga akhirnya kita tarik pemain baru,” bebernya.

“Durasi setahun semua. Nanti lihat progressnya, kalau bagus ya kita perpanjang,” imbuhnya.

Ruddy mengaku, pihaknya memang sengaja tidak menggaet banyak pemain. Sebab, Arema hanya tertarik kepada pemain yang serba bisa. Seperti Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief yang juga bisa bermain di sektor tengah. “Jadi buat apa ambil banyak-banyak.” ujarnya.

Rencananya, Sandy Firmansyah bakal menggantikan posisi Srdan Ostojic. Sedangkan, Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief bakal menggantikan posisi Purwaka Yudi, Israel Wamiau dan Bagas Adi Nugroho. 

“Tapi, Alam juga bisa main di gelandang bertahan. Untuk Sandy, kita memang mencari kiper yang senior agar bisa membimbing Kurniawan Kartika Aji dan Utam Rusdiana dalam hal non teknis,” pungkasnya.

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Aleksandar Rakic Resmi Bergabung dengan Madura United

Aleksandar Rakic (kiri). (Foto: Antara/Risky Andrianto)

Madura United terus mempersiapkan diri menyambut musim baru. Teranyar, mereka memboyong top skorer Liga 1 2018, Aleksandar Rakic.

Jakarta: Top skorer Liga 1 musim lalu Aleksandar Rakic dipastikan bergabung dengan Madura United. Kesepakatan itu diumumkan melalui laman Twitter Madura United. 

“Sudah beres penandatanganan kontrak dengan Rakic.  Kalau tidak ada halangan, antara besok sampai lusa sudah bergabung dalam latihan,” kata Manajer Madura United Haruna Soemitro dalam laman resmi Twitter MU pada Rabu, 16 Januari 2019.

Terpilihnya Rakic, menjadi penggenap slot pemain asing di Madura United. Adapun tiga pemain asing yang sudah bergabung antara lain, Dane Milovanovic (Australia), Jaimerson da Silva Xavier (Brasil), dan Zah Rahan (Liberia).

Haruna bilang, pemilihan Rakic sudah melalui pertimbangan yang matang sesuai kekuatan finansial tim. Selain itu, dia diklaim sebagai sosok yang dibutuhkan pelatih Dejan Antonic. 

Baca: Simic Menyayangkan Kepergian Teco

“Di Liga 1 2018, kemampuan Rakic sudah banyak yang tahu. Dia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dari seluruh striker di Liga 1.  Musim lalu, Madura United  sangat kekurangan di posisi striker. Bahkan pencetak gol terbanyak Madura United adalah bek,” sambungnya.

Striker 31 tahun itu berhasil menjadi top skorer di Liga 1 Indonesia musim 2018. Ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dengan 26 gol bersama PS TIRA. 

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Gagal Perpanjang Kontrak, Persebaya Siapkan Pengganti Osvaldo

Pelatih kepala Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman (kanan). (Foto: Antara/ M. Risyal Hidayat)

Persebaya Surabaya bergerak cepat mendatangkan pengganti Osvaldo Haay. Namun, manajemen tidak ingin buru-buru mengumumkan siapa pemain tersebut.

Surabaya: Negosiasi manajeman Persebaya Surabaya untuk melobi Osvaldo Haay gagal. Akibatnya, pemain asal Papua itu dipastikan hengkang dari Tim Bajul Ijo.

“Kayaknya kami sudah tidak kejar lagi Osvaldo. Karena manajemen mungkin sudah capek kejar dia terus,” kata Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, dikonfirmasi Rabu, 16 Januari 2019.

Djadjang menegaskan, Persebaya telah memutus kontrak dengan Osvaldo. Sebab, hingga saat ini, negosiasi belum menemui titik terang terkait kontrak dengan Osvaldo. “Sekarang kami mencari opsi lain pengganti Osvaldo,” sambungnya.

Sepanjang musim 2018, Osvaldo Haay tampil gemilang, terutama saat putaran kedua. Osvaldo mampu menunjukkan top performa dengan terus mencetak gol. Osvaldo telah mengumpulkan sembilan gol dan dua assist dari 21 kali penampilannya bersama Persebaya selama semusim.

Baca: Simic Menyayangkan Kepergian Teco

Bahkan, Osvaldo mampu mendapatkan penghargaan sebagai “pemain muda terbaik Liga 1 2018”. Meski sudah merasa putus asa tidak kunjung mendapatkan tanda tangan Osvaldo, Djanur masih belum mau membocorkan nama pengganti pemain Osvaldo.

“Ditunggu saja dulu. Yang jelas kita sudah temukan pengganti Osvaldo, nanti aja” ujarnya.

Video: Ivan Kolev Pantau Latihan Persija

(ASM)

Simic Menyayangkan Kepergian Teco

Jakarta: Penyerang Persija, Marko Simic, menyayangkan kepergian beberapa pemain kunci Persija, termasuk Stefano Cugurra Teco yang hijrah ke Bali United. Namun dirinya tetap optimistis Macan Kemayoran bisa sukses di bawah nahkoda baru yakni Ivan Kolev.

Persija Jakarta resmi memperkenalkan Ivan Kolev sebagai pelatih baru mereka, Selasa 15 Januari. Kolev diikat kontrak oleh Macan Kemayoran selama satu tahun. 

Pelatih asal Bulgaria itu ditunjuk menggantikan posisi Stefano Cugurra. Pelatih yang membawa Persija juaral Liga 1 2018 lalu itu memilih hijrah ke Bali United.

Selain kepergian Teco, Simic juga menyangkan bek Persija Jaimerson da Silva dan gelandang, Rohit Chand.

“Sekarang saya di tim, ini adalah yang terbaik. Pelatih baru, kita akan melakukan persiapan dan kami memiliki pemain baru,”kata Simic. 

“Saya juga merindukan pemain lokal lainnya. Saya senang bisa kembali. Tentunya kembali dengan keadaan yang fin dan bermain dengan enjoy di depan Jakmania,”ujarnya pemain asal Kroasia itu. 

Sosok Kolev sendiri bukan merupakan wajah baru bagi Persija. Ia sempat melatih Macan Kemayoran pada 1999 dan 2000 silam. 

 

PSS Sleman Tertarik Datangkan Pemain Muda Persipura

Kubu PSS Sleman tidak memungkiri ketertarikan terhadap penyerang muda Friska Womsiwor. Pelatih Seto Nurdiyantoro juga mengamini bahwa timnya butuh tambahan kekuatan di sektor penyerangan dan tengah.

Sleman: Klub promosi Liga 1, PSS Sleman terus berbenah dengan melakukan perekrutan pemain anyar. Klub kebanggaan warga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini kemarin telah meresmikan mesin gol dari sesama klub promosi, Kalteng Putra, Kushedya Hari Yudo dengan kontrak satu tahun. 

Sempat berembus kabar, Laskar Super Elang Jawa, julukan PSS, berminat mendaratkan pemain muda Persipura Jayapura, Friska Womsiwor. Namun, kabar ini ternyata masih menjadi pembahasan manajemen klub tersebut. 

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro menjelaskan, manajemen masih menjalin komunikasi untuk perekrutan pemain, termasuk Friska. Ia mengakui nama pemain tersebut salah satu yang ada dalam daftar rekomendasi. 
 

Baca: Bocoran Agenda Kongres Tahunan PSSI

“Ya (Friska Womsiwor salah satu pemain yang masuk rekomendasi untuk direkrut),” kata Seto singkat menanggapi isu itu. 

Seto memimpin latihan PSS di Stadion Maguwoharjo Sleman pada Selasa, 15 Januari 2019. Ada sebanyak 18 pemain mengikuti latihan, termasuk tiga eks pemain PS Mojokerto Putra yang menjalani masa percobaan (trial); Derry Rachman, Haris Tuharea, dan Ricky Kambuaya. 

Adapun pemain lain yang mengikuti latihan yakni Amarzukih, Bagus Nirwanto, Dave Mustaine, Rian Miziar, Ikhwan Ciptady, Asyraq Gufron, Slamet Budiono, Rangga, Irkham Zahrul Mila, Ilham Irhaz, Kushedya Hari Yudo, Try Hamdani Goentara, Rian Miziar, Wahyu Sukarta, dan Zamzani. Dominasi pemain lama ini diproyeksikan untuk ajang celebration game pada 19 Januari mendatang. 

Seto mengatakan timnya masih melakukan perburuan pemain untuk kompetisi Liga 1. Seto masih enggan menyebutkan nama-nama pemain incaran. 

“Nanti kita coba (mengisi posisi) di striker dan gelandang bertahan. Mungkin ada yang trial. Mereka (calon pemain) dari Liga 1. Pemain lokal,” ujarnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

PSM Sodori Kontrak Dua Tahun untuk Bayu Gatra

Bayu Gatra resmi bergabung dengan PSM Makassar. Ia menjadi satu-satunya pemain anyar Juku Eja yang dikontrak jangka panjang.

Makassar: PSM Makassar tampaknya sangat yakin dengan kualitas pemain anyarnya, Bayu Gatra. Terbukti, pemain kelahiran Jember tersebut langsung diganjar kontrak selama dua musim.

Kepastian kontrak Bayu dikonfirmasi langsung oleh CEO PT PSM Munafri Arifuddin, Selasa 15 Januari. Pada kesempatan itu, ia menjelaskan Bayu menjadi satu-satunya pemain yang diberi kontrak jangka panjang.

“Untuk pemain lokal yang lain termasuk dua asing baru kita kontrak setahun. Khusus untuk Bayu Gatra kita jadikan dua tahun masa kontraknya,” ujar Munafri.

Baca: Petr Cech Pensiun Akhir Musim Ini

“Jadi lima pemain lokal (selain Yandi Sofyan) kita rencana ikat kontrak malam ini. Untuk durasi, khusus Bayu Gatra kita sodori dua tahun,” tambahnya.

Bayu menjadi satu di antara delapan pemain baru yang direkrut PSM jelang bergulirnya kompetisi musim 2019. Sebelumnya, Juku Eja merekrut Yandi Sofyan, Munhar, Benny Wahyudi, Taufik Hidayat, Hery Prasetyo, Aaron Evans, dan Eero Markkanen.

Khusus untuk Yandi, proses transfer akhirnya tidak berjalan sesuai rencana. Yandi yang baru dua hari teken kontrak, memutuskan membatalkan kontrak tersebut dengan alasan keluarga. (Ant)

Video: Simic Sayangkan Kepergian Teco

(ACF)

Sekjen PSSI Tak Tahu Soal Penetapan 5 Tersangka Baru Skandal Pengaturan Skor

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Ketua tim media Satgas Antimafia Bola, Kombes Argo Yuwono belum mau membuka identitas lima tersangka baru kasus pengaturan skor. Ia hanya mengatakan bahwa kelima tersangka itu adalah perangkat pertandingan Persibara vs PS Pasuruan di Liga 2 musim 2018.

Jakarta: Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, tidak bisa menjawab apa-apa ketika ditanya tentang lima tersangka baru kasus pengaturan skor. Dia malah mengaku belum tahu kabar tersebut.

“Belum, saya belum dapat laporannya,” jawab Tisha singkat kepada wartawan di sela pertemuan PSSI dengan AFC di Hotel Sultan, Jakarta 15 Januari.

Lima tersangka baru kasus pengaturan skor sempat diumumkan Satgas Antimafia Bola pada Senin 14 Januari malam WIB. Informasinya, bahkan, disampaikan Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Argo Yuwono.
 

Baca: Bocoran Agenda Kongres Tahunan PSSI

Lima tersangka baru itu didapat dari pengembangan laporan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani yang mengalami tindak pidana penipuan. Dalam laporannya, Lasmi menyebut nama Komite Wasit PSSI Priyanto dan anaknya Anik Yuni Sari.

Meski terdapat lima tersangka baru, Argo belum bisa menyebutkan nama mereka secara detail. Ia hanya berkenan menjelaskan bahwa kelimanya adalah para perangkat pertandingan Liga 2 Indonesia 2018 yang mempertandingkan Persibara Banjarnegara kontra PS Pasuruan.

Dengan adanya kabar tersebut, artinya sudah terkumpul 10 tersangka yang ditetapkan Satgas Antimafia Bola. Sebelumnya ada wasit berinisial N, Johar Ling Eng, Priyanto, Anik Yuni Sari dan Dwi Irianto yang ditahan pihak kepolisian.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

Persija Resmi Perkenalkan Ivan Kolev

Pelatih baru Persija Jakarta, Ivan Kolev (tengah) (Dok. Persija)

Ivan Kolev resmi menggantikan posisi Stefano Cugurra sebagai pelatih Persija. Ia dikontrak selama satu tahun ke depan.

Jakarta: Persija Jakarta resmi memperkenalkan Ivan Kolev sebagai pelatih baru mereka, Selasa 15 Januari. Kolev diikat kontrak oleh Macan Kemayoran selama satu tahun. 

Pelatih asal Bulgaria itu ditunjuk menggantikan posisi Stefano Cugurra. Pelatih yang membawa Persija juaral Liga 1 2018 lalu itu memilih hijrah ke Bali United.

Sosok Kolev sendiri bukan merupakan wajah baru bagi Persija. Ia sempat melatih Macan Kemayoran pada 1999 dan 2000 silam.

“Coba baca track record-nya. Ia (Kolev) sudah mengenal kultur sepak bola Indonesia dengan baik. Disamping itu ia juga tidak terkendala masalah komunikasi dengan pemain,” kata Direktur Utama Persija, Gede Widiade di situs klub.

“Selain itu manajemen juga tahu bagaimaca cara melatih Kolev. Misalnya Kolev sangat dekat dengan pemain, dia mampu menganyomi pemain. Ditambah lagi Kolev bukan sosok baru di Persija karena pernah menangani tim ini sebelumnya,” sambungnya.

Di Persija, Kolev akan dibantu staf pelatih musim lalu seperti Mustaqim di posisi asisten pelatih. Kemudian ada nama Ahmad Fauzi sebagai pelatih kiper, dan San San Susanpur sebagai pelatih fisik. Bersama mereka, Kolev bersiap membawa Persija bermain di kancah Asia yaitu babak kualifikasi Asian Champions League (ACL) 5 Februari nanti.

(REN)

Demi Arema, Pemkot Malang Siap Renovasi Stadion Gajayana

Agar Arema mau kembali bermarkas di Stadion Gajayana, Wali Kota Malang Sutiaji siap melakukan renovasi besar-besaran. Mulai menambah kapasitas stadion, mengganti papan skor, lampu stadion, hingga mengubah cat warna stadion dari hijau menjadi biru, warna kebesaran Arema.

Malang: Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berniat membujuk Arema FC untuk menggunakan Stadion Gajayana sebagai markas mereka. Berbagai upaya pun bakal dilakukan, salah satunya dengan merenovasi stadion berkapasitas 25 ribu penonton tersebut.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan renovasi Stadion Gajayana ini juga dilakukan untuk mengembalikan Kota Malang sebagai barometer sepak bola di Indonesia.

“Ketika kita bicara bola, ekonomi kreatif akan terbangun. Akan kita kembalikan Malang sebagai barometer persepakbolaan di Indonesia. Orang kalau ke Malang kalau masuk Gajayana itu udah marwahnya lain,” katanya.
 

Baca: Bocoran Agenda Kongres Tahunan PSSI

Sutiaji pun mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolres Malang Kota untuk kemungkinan pengoptimalan Stadion Gajayana. Sebab dia berencana meningkatkan kapasitas stadion tersebut.

“Kapasitasnya akan ditambah. Tribunnya agak ditambah sekeliling mungkin nambahnya sekitar 10 ribuan,” bebernya.

Selain itu, berbagai fasilitas stadion pun juga bakal direnovasi. Salah satu fasilitas yang paling mendesak yakni lampu stadion dan scoring board atau papan skor.

“Scoring board tahun ini sudah mulai dibenahi, sama fasilitas-fasilitas yang lain. Tahun ini scoring boardnya sudah masuk anggaran, jumlahnya Rp 3 miliar. Lampunya juga belum standar, mungkin volumenya kurang tinggi,” ungkapnya.

Bahkan, orang nomor satu di Kota Malang ini berencana mengubah warna cat Stadion Gajayana. Bila sebelumnya berwarna hijau, akan diganti dengan warna kebanggaan Arema yakni biru. Hanya saja, urusan pindah stadion, Sutiaji menyerahkan kepada Arema.

“Itu kan domain Arema. Ya semoga saja,” terangnya.
 

Baca juga: Ditinggal Indra Sjafri ke Spanyol, Seleksi Timnas U-22 Tetap Bergulir

Di sisi lain, pria berkacamata ini ingin mengembalikan pembinaan pemain sepak bola di Kota Malang. Sehingga, pemain Arema nantinya biasa diambil dari pemain-pemain asal Kota Malang.

“Tidak instan mengambil orang-orang yang sudah jadi, sambil pembinaan. Malang sudah menjadi industri pemain, bisa menjadi kontribusi pemain-pemain profesional. Malang itu dulunya punya karakter bolanya, total football di Indonesia itu ya di Malang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selama ini Arema menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai markas mereka. Stadion yang terletak di Kabupaten Malang itu selalu digunakan Singo Edan baik laga resmi maupun sesi latihan.

Sedangkan, jarak dari mess pemain Arema menuju Stadion Kanjuruhan terhitung jauh, butuh waktu sekitar 45 menit hingga satu jam. Sementara itu, jarak menuju Stadion Gajayana hanya memakan waktu 10-15 menit saja.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

Tiga Mantan Pemain PS Mojokerto Ikut Trial di PSS Sleman

Status ketiga pemain tersebut masih trial alias percobaan. Pihak PSS Sleman baru akan memastikan status ketiganya setelah menjalani sesi latihan selama satu sampai dua hari.

Sleman: Tiga eks pemain PS Mojokerto Putra, Derry Rachman, Harus Tuharea, dan Ricky Kambuaya terlihat mengikuti latihan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, 15 Januari 2019. Sempat berembus kabar ketiganya akan berseragam PSS. 

Manajer PSS Sleman, Retno Sukmawati mengatakan ketiga pemain itu masih dalam masa percobaan (trial). Soal peluang ketiganya bergabung, kemungkinan bisa terjadi. 

Retno menjelaskan jika tiga pemain itu masih akan dikoordinasikan lebih lanjut statusnya. “Untuk saat ini statusnya masih trial,” katanya. 
 

Baca: Bocoran Agenda Kongres Tahunan PSSI

Tiga pemain tersebut bergabung dengan belasan pemain PSS yang menjalani latihan di Stadion Maguwoharjo. Selain ketiganya, para pemain yang ikut latihan yakni Amarzukih, Bagus Nirwanto, Dave Mustaine, Rian Miziar, Ikhwan Ciptady, Asyraq Gufron, Slamet Budiono, Rangga, Irkham Zahrul Mila, Ilham Irhaz, Kushedya Hari Yudo, Try Hamdani Goentara, Rian Miziar, Wahyu Sukarta, dan Zamzani. 

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro juga mengatakan ketiga pemain itu menjalani masa percobaan. Ia mengakui ketiganya diundang untuk mengikuti masa percobaan. 
 

Baca juga: Ditinggal Indra Sjafri ke Spanyol, Seleksi Timnas U-22 Tetap Bergulir

“Ada masukan dari teman, mereka ikut latihan. Kita kan juga melakukan seleksi tak terbuka juga, (ada sistem) kita undang (pemain),” ujarnya. 

Seto tak bisa memastikan ketiganya bakal berkostum PSS. Ia mengaku masih melakukan pemantauan dalam beberapa hari ke depan. 

“Resmi tidakya nanti keputusan manajemen. Dari awal dikasih tahu dia ikut latihan. Saya belum tahu sampai mana kemampuan mereka. Kita lihat 1-2 hari (ke depan),” tuturnya. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

Bocoran Agenda Kongres Tahunan PSSI

Berbagai hal akan dibahas dalam kongres tahunan PSSI di Bali, 20 Januari nanti. Mulai dari penentuan pelatih Timnas U-18, evaluasi Liga 1 hingga skandal pengaturan skor. Isunya, akan ada anggota Exco yang mengundurkan diri dalam kongres nanti.

Jakarta: PSSI akan menggelar kongres tahunan di Bali pada Minggu 20 Januari mendatang. Berbagai hal akan dibahas dalam kongres tersebut. Di antaranya penentuan pelatih Timnas Indonesia U-18 dan upaya memberantas skandal pengaturan skor. 

Yoyok Sukawi selaku anggota Exco PSSI memastikan diri bakal menghadiri kongres tersebut. Meski belum diumumkan PSSI, dia tak segan membocorkan berbagai agenda kongres yang bakal bergulir.

Adapun agenda yang diingat Yoyok adalah berbagai laporan manajemen PSSI di sepanjang 2018, yakni meliputi laporan keuangan, pengesahan program kerja, pengesahan rencana keuangan dan perubahan pengurus di jajaran komisi yudisial (Komite Disiplin, Komite Banding dan Komite Etik).
 

Baca: Polisi Tetapkan 11 Tersangka Mafia Bola

“Mungkin di antaranya, bakal ada anggota Exco juga yang mundur. Kira-kira seperti itu,” kata Yoyok yang juga CEO PT. Mahesa Jenar Semarang atau pemilik klub PSIS Semarang.

Tidak lupa, Yoyok juga menyebutkan, PSSI bakal membahas isu yang paling panas, yakni seputar upaya penyelesaian polemik pengaturan skor dan penentuan pelatih timnas U-18.

“Sementara ini yang masuk kandidat pelatih U-18 baru Fakhri Husaini,” tutup Yoyok yang dihubungi via telepon oleh wartawan, Selasa 15 Januari.
 

Baca juga: Ditinggal Indra Sjafri ke Spanyol, Seleksi Timnas U-22 Tetap Bergulir

Skandal pengaturan skor menjadi isu yang paling “panas” dan menyita perhatian publik pecinta sepak bola. Pihak Kepolisian RI bahkan harus turun tangan dan membentuk Satgas khusus untuk memberantas praktik mafia bola di Indonesia.

Sejauh ini, Satgas telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Mirisnya, mayoritas orang-orang yang ditangkap dan ditetapkan tersangka adalah orang dalam PSSI.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

Dua Hari Jadi Pemain PSM, Yandi Sofyan Mundur

Yandi Sofyan mundur dari PSM baru dua hari menjadi pemain PSM. Keluarga menjadi alasan mundurnya mantan pemain Bali United.

Jakarta: Kabar mengejutkan datang dari Yandi Sofyan. Ia menyatakan mundur setelah baru dua hari menjadi pemain PSM Makassar.

Kabar tersebut diumumkan langsung PSM di situs resmi mereka. Yandi yang baru diperkenalkan pada Minggu 13 Januari lalu mundur karena alasan keluarga.

Keputusan mantan pemain Bali United itu diterima oleh manajemen tim Juku Eja. CEO PSM, Munafri Arifuddin mengatakan Yandi telah pamit secara baik-baik dari klub.

“Kami tidak bisa melarang Yandi mengambil keputusan itu. Karena bagaimana pun, keluarga harus didahulukan. Alasan itu dapat kami terima. Dia datang baik-baik, pergi juga baik-baik,” kara Munafri di situs resmi klub.

Namun, kepergian Yandi tampak tak terlalu berpengaruh dengan komposisi lini depan PSM. Juku Eja musim ini telah mengamankan sejumlah pemain baru di lini serang mereka.

Seperti Bayu Gatra yang didatangkan dari Madura United. Serta bomber asing asal Finlandia, Eero Markkanen yang diboyong dari klub divisi dua Swedia, Dalkurd FF.

(REN)

PSIS Tunjuk Eks Pelatih Persis Solo Jadi Asisten Jafri Sastra

Widyantoro (kanan) saat masih menjabat sebagai pelatih Persis Solo. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

PSIS Semarang merekrut Widyantoro sebagai asisten pelatih Jafri Sastra demi memperbaiki kinerja lini depan PSIS. Di musim lalu, kubu Mahesa Jenar hanya mengoleksi 39 gol dari 34 pertandingan. Jumlah itu hanya lebih baik dari Perseru Serui yang berada di papan bawah.

Semarang: PSIS Semarang resmi menunjuk Widyantoro, sebagai asisten pelatih. Mantan juru taktik Persis Solo itu bakal membantu kinerja pelatih kepala, Jafri Sastra dalam meracik strategi Laskar Mahesa Jenar. 

General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto membenarkan kabar PSIS mendatangkan pelatih yang juga mantan striker Laskar Mahesa Jenar. 

“Tentu banyak pertimbangan mengapa kami menunjuk Widyantoro sebagai asisten pelatih. Termasuk juga untuk alasan teknis nantinya di lapangan. Apalagi coach Widi pernah jadi striker tajam di masanya,” katanya di Semarang, Selasa 15 Januari 2019.
 

Baca: Ditinggal Indra Sjafri ke Spanyol, Seleksi Timnas U-22 Tetap Bergulir

Menurutnya, kehadiran sosok berusia 48 tahun itu untuk memoles lini depan PSIS Semarang. Maklum, catatan gol tim Laskar Mahesa Jenar musim lalu masih kurang  memuaskan.

Musim lalu PSIS hanya mencetak 39 gol sepanjang 34 pertandingan. Jumlah gol itu cuma lebih baik dari Perseru Serui dengan 34 gol. Sementara perbandingan dengan jumlah kemasukan, menembus 42 gol.

Musim lalu tim Laskar Mahesa Jenar bertumpu pada dua sosok yakni Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto untuk urusan mencetak gol. Bruno mengemas 16 gol dan Hari nur mengemas 10 gol.
 

Baca juga: Tottenham Selidiki Kasus Hinaan Rasial kepada Son Heung-min

Sementara para ujung tombak lainnya belum memberikan kontribusi signifikan dalam urusan mencetak gol. Aldaier Makatindu hanya memberikan satu assist dari 20 penampilan. Sementara Komarudin mencetak satu gol dan dua assist dari 29 laga.

Sementara itu, Widyantoro sendiri mengaku sudah berdiskusi dengan Jafri Sastra. Hanya saja, diskusi tersebut belum menjurus ke detail program latihan hingga pembahasan taktik dan strategi.

“Saya menunggu instruksi dari coach Jafri Sastra nanti seperti apa. Termasuk konsep latihan juga,” ungkap wiwid.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

Dilirik Klub Luar, Osvaldo Haay Prioritaskan Persebaya

Selebrasi Osvaldo Haay usai mencetak gol untuk Persebaya ke gawang Madura United di Liga 1 2018. (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)

Kontrak Osvaldo Haay dengan Persebaya sudah berakhir sejak Desember. Namun, Osvaldo belum merespons tawaran dari dalam dan luar negeri, karena prioritas utamanya adalah tetap memperkuat Bajul Ijo.

Jakarta: Osvaldo Haay tidak ambil pusing dengan kontrak kerjanya yang belum diperpanjang Persebaya sejak Desember lalu. Ia siap hengkang apabila memang itu yang harus dilakukan.

Menurut Osvaldo, sudah ada beberapa klub lokal maupun luar negeri yang tertarik meminangnya. Tapi, dia belum bisa menyebutkan nama klub tersebut karena belum terjadi kesepakatan.

Kesepakatan dengan klub lain tak kunjung terjadi karena Osvaldo sendiri masih berharap kembali memperkuat Persebaya. Selain itu, dia juga sedang disibukkan dengan agenda seleksi timnas U-22.
 

Baca: Ditinggal Indra Sjafri ke Spanyol, Seleksi Timnas U-22 Tetap Bergulir

“Saya masih komunikasi dengan Persebaya terkait perpanjangan kontrak. Tapi, tawaran juga sudah ada dari dalam dan luar negeri. Tapi, saya masih memprioritaskan Persebaya,” kata Osvaldo seusai berlatih menjadi pemain timnas U-22, Selasa (15/1/2019).

“Jika tidak diperpanjang, belum tahu juga mau merapat ke mana. Soalnya saya masih fokus dengan timnas U-22,” kata Osvaldo.
 

Baca juga: Tottenham Selidiki Kasus Hinaan Rasial kepada Son Heung-min

Dengan adanya tawaran dari klub lain, Osvaldo pun mengaku tidak khawatir dengan masa depannya sebagai pesepak bola profesional. Hanya saja, dia juga harus berkomunikasi dengan keluarganya apabila hengkang dari Persebaya.

“Kalau itu yang harus dilakukan Persebaya (tidak memperpanjang kontrak), silakan saja. Intinya, saya harus keluar dengan baik-baik karena Persebaya juga sudah menerima saya dengan baik,” pungkas Osvaldo.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

PSSI Minta Bantuan AFC Atasi Polemik Pengaturan Skor

PSSI mengundang AFC ke Indonesia untuk membantu terbentuknya komite adhoc integrity. Nantinya, komite adhoc ini akan mengurusu berbagai kasus yang berhubungan dengan integritas, termasuk kasus pengaturan skor.

Jakarta: Jajaran PSSI menggelar pertemuan dengan perwakilan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa 15 Januari. Tujuannya tak lain untuk membantu induk sepak bola Tanah Air menyelesaikan polemik pengaturan skor.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha, mengatakan wakil AFC yang hadir adalah Mohammad Yazid Bin Zakaria yang bergerak di bagian Integrity Executive Legal Affairs. Dia datang untuk memberi saran tentang langkah pembentukan Komite Adhoc Integrity yang salah satu tugasnya nanti adalah mengatasi pengaturan skor.

“Sebelum kongres, kami memang ingin mengundang wakil AFC atau FIFA. Tujuannya untuk membuat framework pembentukan Komite Adhoc Integrity,” kata Tisha kepada wartawan saat jeda pertemuan dengan wakil AFC.
 

Baca: Polisi Tetapkan 11 Tersangka Mafia Bola

“Tadi kami belajar beberapa kasus yg pernah dialami anggota AFC juga, di antaranya Thailand, Nepal, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian apa saja yang negara itu lakukan dan bagaimana kolaborasinya dengan pihak kepolisian,” tambahnya.

Tisha menjelaskan, Komite Adhoc Integrity dibuat sebagai cikal bakal berdirinya departemen khusus yang berada di bawah kesekjenan PSSI untuk menangani berbagai kasus integritas sepak bola Tanah Air. Rencananya, departemen khusus itu bakal terbentuk pada 2020.

Dengan adanya Komite Adhoc Integrity, PSSI bisa lebih fokus menangani berbagai temuan kasus integritas, termasuk pengaturan skor. Bukti-bukti yang mereka temukan bisa dilaporkan langsung kepada badan yudisial PSSI atau Komisi Disiplin (komdis).
 

Baca juga: Ditinggal Indra Sjafri ke Spanyol, Seleksi Timnas U-22 Tetap Bergulir

“Sementara ini, kita juga tahu bahwa badan yudisial juga disibukkan dengan berbagai perkara keolahragaan lainnya yang terjadi,” ujar Tisha.

Pertemuan untuk membentuk Komite Adhoc Integrity tidak hanya dihadiri oleh PSSI dan AFC saja. Tetapi, turut hadir juga perwakilan Polri dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ACF)

Gomes De Oliveira Jadi Pelatih Anyar Kalteng Putra

Setelah mengumumankan beberapa pemain baru untuk persiapan Liga 1 2019, Kalteng Putra resmi menunjuk mantan pelatih Madura United, Gomes De Oliveira. 

Palangka Raya: Tim promosi Liga 1 Indonesia 2019, Kalteng Putra resmi menunjuk Gomes De Oliveira sebagai pelatih. Kepastian itu dikonfirmasi oleh CEO klub, Agustiar Sabran. 

Pengalaman melatih beberapa klub Indonesia membuat Kalteng Putra yakin Gomez De Oliveira mampu mengangkat prestasi tim kebanggaan Palangka Raya ini. Rilis ini sekaligus mengakhiri spekulasi soal pelatih Kalteng Putra.

Awalnya Kas Hartadi coba dipertahankan. Tapi, negosiasi yang berlangsung ternyata kurang mulus. Akhirnya Kalteng Putra memilih Gomes De Oliveira.

“Setelah memperhatikan, mengingat, dan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, akhirnya kami mantap memilih Gomes De Oliveira sebagai pelatih,” kata Agustiar.

Musim kemarin, Gomes De Oliveira merupakan pelatih Madura United FC. Namun, pada masa pramusim 2018, sempat diberhentikan. Tapi, di tengah kompetisi, pelatih asal Brasil ini dipercaya lagi menjadi pelatih menggantikan Milomir Seslija.

Video: Stefano Cugurra Teco Latih Bali United

(ASM)

PSMS Medan Tunjuk Abdul Rahman Gurning Sebagai Pelatih

Medan: Manajemen PSMS Medan menunjuk Abdul Rahman Gurning sebagai pelatih. Pria 61 tahun itu bakal membesut Ayam Kinantan untuk mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia 2019.

Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat yang akhirnya sepakat menunjuk Abdul Rahman Gurning sebagai direktur teknik merangkap pelatih. Nantinya Guring akan berduet dengan Edy Syahputra sebagai pendamping serta ditambah Sugiar selaku pelatih kiper.

“Manajemen sepakat mempercayakan PSMS kepada ketiga nama tersebut menukangi PSMS menghadapi Liga 2 Indonesia. Besar harapan kami mereka dapat kembali mengangkat PSMS bisa berlaga di Liga 1 nanti,” kata Julius. 

Dalam rapat tersebut, lanjut dia, juga diputuskan seleksi terhadap pemain mulai dilakukan Rabu (16/1) di Stadion Kebun Bunga Medan dengan melibatkan sejumlah mantan legenda PSMS seperti Nobon, Tumsila, Parlin Siagian, dan Bambang Usmanto.
     
Sementara, mengenai sistem yang akan digunakan dalam seleksi, akan dibicarakan lebih lanjut antara pelatih dengan legenda yang dilibatkan.

“Besok pelatih dan sejumlah legenda akan kumpul membahas skema yang akan digunakan nanti dalam proses seleksi. Pemain seperti apa yang dibutuhkan, siapa dan bagaimananya nanti mereka yang putuskan,” katanya.

PSMS harus turun berlaga di Liga 2 Indonesia setelah finis di peringkat paling bawah di Liga 1 2018.

“Kita berharap tahun depan bisa kembali ke Liga 1 dan tentunya itu semua butuh kerja keras dan kerja sama kita semua. Mari kita saling dukung dan saling membesarkan agar tim kebanggaan kita ini bisa kembali menjadi tim besar,” katanya.

Video: Stefano Cugurra Teco Latih Bali United

(ASM)

PSM Makassar Datangkan Dua Pemain Asing

PSM Makassar datangkan dua pemain asing, Eero Markkanen (kiri) dan Aaron Evans (kanan) (Antara/Abriawan Abhe)

Setelah mendatangkan enam pemain lokal, PSM resmi mendapatkan dua pemain asing. Mereka diharapkan mampu meningkatkan performa tim dalam mengarungi musim 2019.

Makassar: Setelah mendatangkan enam pemain lokal, kini PSM Makassar resmi mendatangkan dua pemain asing. Mereka adalah Eero Markkanen dan Aaron Evans.

Eero Markkanen adalah penyerang asal Finlandia berusia 27 tahun yang didatangkan dari klub Swedia, Dalkurd FF. Ia juga merupakan kakak kandung dari pebasket NBA yang bermain untuk Chicago Bulls, Lauri Markkanen.

Sementara Aaron Evans didatangkan dari Barito Putera setelah kontraknya tidak diperpanjang. Bek 24 tahun asal Australia ini diharapkan mampu menggantikan peran Steven Paulle yang kontraknya tidak diperpanjang.

Baca juga: Nadeo Argawinata Tak Gentar Bersaing dengan Kiper Langganan Timnas

“Ini adalah pengalaman pertama saya bermain di Indonesia, bahkan Asia. Saya cukup bersemangat untuk segera mulai bekerja,” kata Eero di laman resmi klub.

“PSM tim yang sangat besar dan selalu ada di posisi atas klasemen. Saya ingin segera berkontribusi untuk tim. Saya minta dukungan dari teman-teman setim,” tambah Aaron.

Video: Pemain Muda Indonesia Berguru di Spanyol

(ASM)

Diincar Klub Luar Negeri, Samsul Arif Setia di Barito Putera

Samsul Arif lebih memilih bertahan di Barito karena sudah menyatu dengan klub. Kedatangan Evan Dimas juga membuatnya yakin Barito mampu bersaing di level tertinggi.

Banjarmasin: Penyerang andalan Barito Putera, Samsul Arif, resmi meneken perpanjangan kontrak bersama klubnya saat ini. Meski mendapat tawaran bermain di luar negeri, Samsul sudah merasa nyaman di Barito sehingga memutuskan bertahan lebih lama lagi.

“Memang ada tawaran dari beberapa klub luar negeri dan dalam negeri. Tapi saya tetap memilih Barito,” papar Samsul.

“Saya sudah terlanjur merasa nyaman di sini. Apalagi suporter dan manajemen memperlakukan saya dengan sangat baik,” lanjutnya.

Baca juga: PSM Makassar Datangkan Dua Pemain Asing

Samsul berujar bahwa dirinya sudah menyatu dengan tim yang ada. Sehingga jika ia memutuskan hengkang, perkembangan kariernya akan terhambat karena harus beradaptasi dengan tim barunya.

“Selain itu, pilihan saya bertahan juga karena di sini ada Evan Dimas. Evan adalah anak muda potensial. Saya yakin kedatangannya akan mengangkat kualitas tim,” pungkasnya.

Video: Umuh Muchtar Isyaratkan Mundur dari Persib

(ASM)

Arema Produksi 30 Ribu Jersey untuk Suporter

Dari 30 ribu jersey baru Arema yang akan diproduksi Munich-X, akan dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, authentic jersey yang notabene sama dengan yang digunakan dengan pemain. Lalu yang kedua dan ketiga memiliki kualitas sedikit di bawah. Harga jersey baru Arema nanti diklaim cukup terjangkau.

Malang: Arema FC resmi menggaet apparel baru untuk musim 2019, yakni Munich-X. Apparel asal Spanyol ini rencananya bakal memproduksi tiga jenis jersey untuk suporter.

Manajer Bisnis Arema FC, M Yusrinal Fitriandi mengatakan selain menyediakan kebutuhan tim, Munich-X juga siap melayani keinginan Aremania (suporter Arema FC) untuk mendapatkan jersey Arema dengan mudah dan terjangkau.

“Tahun ini ditargetkan produksi jersey sebanyak 30 ribu buah. Ada tiga kategori jersey yang dijual, yakni authentic, replica dan fans jersey. Harganya disesuaikan dengan jenis kategori jersey tersebut,” katanya.
 

Baca: Gandeng Apparel Spanyol, Ini Bocoran Jersey Baru Arema

Jersey Authentic yakni adalah jersey yang memiliki kualitas sama dengan yang dikenakan pemain Arema. Sementara itu, jersey replica dan fans memiliki kualitas di bawahnya.

“Baik Arema FC dan Munich-X mengharapkan semua kalangan dapat membeli jersey kebanggaan ini,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Inal ini menambahkan, untuk memenuhi target 30 ribu penjualan apparel baru ini, pihaknya telah menyusun sejumlah program event untuk merangsang daya beli Aremania.

“Munich-X kebetulan sangat respect dengan event pengembangan sepak bola, nanti akan ada banyak event turnamen mulai futsal, kegiatan di sekolah, di kampus, dan di berbagai ruang publik lainnya,” bebernya.
 

Baca juga: PSS Sleman Rekrut Mesin Gol Kalteng Putra

Event yang dimaksud bisa berupa, Coaching Clinic, festival Akademi Arema berbagai umur, dan kegiatan edukatif lainnya yang menggembirakan dan menghibur.

Sementara itu, Associate Sponsorship Munich-X, Sonny Agus Santoso mengaku bahwa urusan marketing telah dipercayakan kepada manajemen Arema.

“Soal marketing, Arema itu jualannya udah jago. Mereka punya strategi. Mereka sudah sepakat kapan rilis jersey dan sudah ada timelinenya,” pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persija Menang Tipis Atas Lampung All Star di Laga Amal

(ACF)